Home » Archive

Artikel mengenai: UNAS

Pendidikan »

[19 Nop 2009 | No Comment | ]
NUN Jadi Syarat Masuk PTN, Unas Makin Ketat

Rencana menjadikan hasil Ujian Nasional (UN) menjadi syarat masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) berimbas pada ketatnya pelaksanaan UN 2010 mendatang. Rencananya untuk menghindari kecurangan, lokasi ujian untuk peserta akan diacak. Siswa dalam satu sekolah belum tentu akan mengikuti UN di sekolahnya, akan tetapi kemungkinan akan disebar di sekolah yang lainnya.
“Sesuai dengan Permendiknas yang sudah turun disebutkan bahwa lokasi ujian siswa akan diacak. Tapi bagaimana teknis lebih detilnya masih menunggu prosedur operasional standar (POS) UN,” ungkap Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdik Kota Malang, Drs Sugiharto

Pendidikan »

[18 Nop 2009 | No Comment | ]
Deadline nominasi Ujian Nasional, Dinas Kalang kabut

Hingga deadline nominasi Ujian Nasional (UN) kemarin, data calon peserta UN SMP SMA Kota Malang masih kacau. Hampir semua sekolah belum mengirimkan data yang akurat terkait peserta UN ini. Praktis, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang pun dibuat kalang kabut karena harus mengembalikan semua berkas yang sudah masuk.
“Semua sekolah rata-rata masih salah dalam menyusun data, karena itu masih harus dikembalikan,” ungkap Kasi Kurikulum Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdik Kota Malang, Kunti Nur Sasiati S.Tp kepada Malang Post.
Padahal, lanjutnya, deadline pengiriman daftar nominasi peserta ini harus sudah dikirimkan ke propinsi pada 20 November …

Pendidikan, Sorotan »

[2 Okt 2009 | 4 Comments | ]
Standar Kelulusan UN Naik Jadi 5,75

Siswa SMP dan SMA yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) 2010 wajib belajar lebih giat. Soalnya, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) kembali menaikkan standar kelulusan ujian nasional. Kalau Juli 2009 lalu siswa bisa lulus dengan nilai rata-rata 5,5, tahun depan siswa bisa lulus dengan nilai minimal 5,75. Ada kenaikan 0,25 daripada tahun sebelumnya.

Pendidikan »

[9 Mei 2009 | No Comment | ]
Ujian Sekolah Juga Penentu Kelulusan

Usai gelaran Ujian Nasional (UN) SMA beberapa waktu lalu, kali ini siswa kelas tiga disibukkan dengan agenda ujian sekolah. Ujian ini memang tidak seketat UN, namun sebenarnya memiliki porsi yang sama besar sebagai penentu kelulusan siswa.
Menurut Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang, siswa dinyatakan lulus jika ujian sekolah dan UN nya memenuhi standar.
“Jadi dua ujian ini punya porsi yang sama untuk penentuan kelulusan siswa,” ungkapnya.

Pendidikan »

[28 Apr 2009 | No Comment | ]
Menyikapi Bocoran Jawaban UN

Sejak kecil kita sering diingatkan untuk saling tolong menolong, membantu orang lain. Mereka yang memberikan bantuan, seringkali diidentikkan sebagai hero, pahlawan, angel, malaikat. Tapi dalam berita yang marak dimuat di media cetak dan elektronik beberapa hari terakhir, membantu berubah menjadi kecurangan, loh kok bisa?
Ya tentu saja, karena bantuan yang diberikan berupa jawaban soal Ujian Nasional (UN). Tak tanggung-tanggung, yang memberi bantuan adalah para guru yang selama ini mendidik mereka di kelas. Banyak yang mengecam, namun tak sedikit juga yang mendukung pemberian jawaban UN.

Pendidikan, Utama »

[24 Apr 2009 | 2 Comments | ]
Sisi Lain Diantara Seriusnya Ujian Nasional

Sejak Senin kemarin, siswa SMA mulai menjalani ujian secara nasional. Bahkan hal menarik terjadi selama UN berlangsung. Apa saja yang terjadi? Berikut catatan Malang Post.
HALAMAN SMAN 3 Malang pagi kemarin, terasa hening. Waktu itu jam menunjukkan pukul 09.45. Artinya lima belas menit lagi waktu pelaksanaan ujian nasional (UN) hari kedua berakhir.
Terdengar suara keras dari speaker sekolah yang mengingatkan bahwa waktu ujian segera habis. Tak lama kemudian, bel tanda waktu ujian selesai pun berdering.
Satu persatu siswa tampak keluar dari ruang ujian. Ada yang langsung menuju tempat parkir motor yang …

Pendidikan »

[24 Apr 2009 | No Comment | ]
Pendidikan Penentu Nasib Bangsa

Mangaca pada hasil keputusan BNSP tentang Standar Kelulusan Ujian Nasional 2009 yang naik 0,25 dari tahun sebelumnya 5,25 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan. Nilai kelulusan tersebut memiliki spesifikasi nilai minimal 4,00 untuk dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya. Dengan ini, tentu sistem belajar mengajar di sekolah harus bekerja ekstra dalam menopang kenaikan nilai kelulusan 0,25.
Sebab, kalau tidak demikian peserta didik tidak akan mendapatkan ijasah yang mereka tunggu selama duduk di bangku sekolah. Sementara, hakikat pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana dalam pembukaan UUD 45.

Pendidikan, Sorotan »

[21 Mar 2009 | No Comment | ]
UN SMK Dimulai Selasa, Garap Teori Kejuruan

Sebanyak 5.832 siswa SMK se-Kota Malang akan melaksanakan ujian nasional 2009 pada Selasa (24/3) mendatang. Materi yang diujikan adalah teori kejuruan. Agar lulus, para siswa itu harus berjuang agar bisa memperoleh nilai ujian teori kejuruan minimal 5.

Jatim, Pendidikan, Utama »

[24 Feb 2009 | No Comment | ]
Diknas Jatim Dukung Diknas Malang ikutkan SIMAK-UI

Keinginan Diknas Kota Malang menyertakan siswa Malang ikut tes Universitas Indonesia (UI), didukung Pemprov Jatim. Bahkan, Diknas Jatim akan membantu memindahkan pelaksanaan tes Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) ke Malang.
’’Selama tujuannya untuk mengembangkan kualitas pendidikan di Malang, tidak ada masalah. Tetapi, akan lebih baik kalau pelaksanaannya dilakukan di Malang bukan di Jakarta,’’ ujar Drs. Rasiyo MSc, Kadiknas Jatim kepada MP di kantornya, kemarin siang.
Seperti diberitakan diharian ini sebelumnya, Shofwan Kadiknas Kota Malang menyarankan agar siswa lulusan SMA di Malang ikut tes SPMB ke UI Jakarta.

Pendidikan »

[11 Feb 2009 | No Comment | ]

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Dr HM Shofwan SH Msi mengharapkan keterlibatan perguruan tinggi negeri (PTN) dalam mengawasi pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tidak sampai merugikan sekolah-sekolah di tengah kota. Sebab ada kekhawatiran bahwa pengawasan itu akan sangat ketat dilakukan PTN untuk sekolah di dalam kota sementara untuk sekolah di kabupaten lebih longgar. Mengingat lokasi sekolah yang jauh dari keberadaan perguruan tinggi.
“Saya tidak yakin apakah pengawas dari PTN bisa menjangkau sekolah-sekolah di kabupaten dan di daerah pelosok. Padahal seharusnya mereka juga diawasi sama ketatnya kalau tidak kami yang di kota rugi,” ungkapnya …