Home » Archive

Artikel mengenai: rokok

Malang Raya, Utama »

[11 Okt 2012 | No Comment | ]
Kenaikan Cukai Bukan Pemicu Utama Kebangkrutan Pabrik Kecil?

RENCANA pemerintah yang bakal menaikkan tarif cukai rokok 7-10 persen, mulai 1 Januari 2013 mendatang disayangkan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI). Sebab, ini akan berdampak besar bagi pabrik rokok, terutama perusahaan kecil yang banyak betebaran di Malang Raya.
Juru bicara SBSI Malang Kucecwara, Muhammad Syafril mengatakan, memang untuk pabrik rokok besar, tidak akan merasakan dampak yang besar dari naiknya cukai rokok. Ini karena pabrik besar bermain di segmentasi berbeda, yakni kelas menengah ke atas. Sehingga, meski harga rokoknya dinaikkan tetap laku. Berbeda dengan pabrik kecil, karena menyasar kelas bahwah dan harga …

Kota Malang »

[2 Okt 2009 | No Comment | ]
DKP Siap Hijaukan 130 Titik Sekitar Pabrik Rokok

Pencemaran udara di kawasan pabrik rokok akan disterilkan. Bahkan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) telah mengidentifikasi 130 titik pabrik rokok untuk dihijaukan. Penghijauan itu disentralkan di lahan-lahan sekitar pabrik, jika tak ada lahan maka digunakan kawasan Damija (daerah milik jalan).
Kepala DKP Kota Malang Wasto mengatakan langkah penghijauan di sekitar pabrik rokok (PR) untuk mengurangi polusi. Apalagi seperti diketahui bahwa menghisap asap rokok, termasuk tembakau sangat berbahaya bagi kesehatan. “Masyarakat mungkin tidak menyadari jika setiap hari tanpa sengaja menghisap udara yang tercemar rokok. Karena itu, udara di sekitar pabrik rokok harus …

Kota Malang »

[13 Sep 2009 | No Comment | ]
Nurudin Merasa Diincar KPPBC

Pemilik PR Dolar Prima Utama, H Nurudin Huda membantah ribuan rokok merk DL Super yang diproduksi PR Dolar yang ditangkap KPPBC Madya Cukai Malang sebagai miliknya. Sejak Agustus 2007 lalu, PR Dolar sudah disewakan secara penuh kepada H Suryadi. Semua manajemen dan pengelolaan sudah berada di tangan Suryadi.
Karena telah berpindah tangan, sejak 2007 lalu, Nurudin tidak lagi campur tangan terhadap keberlangsungan PR Dolar yang berlokasi hanya beberapa meter dari rumahnya di Jalan Mayjen Sungkono Buring itu.
Sepenuhnya, Nurudin berkonsentrasi di pabrik rokok lainnya yang juga dikelola olehnya di PR Dolar Prima …

Kota Malang »

[11 Sep 2009 | No Comment | ]
Diduga Ilegal, Rokok PR Dollar Disita

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Malang, panen tangkapan. Senin (7/9) lalu KPPBC mengamankan 257 karton rokok PR Dollar yang diduga diperdagangkan secara ilegal.
Ratusan karton rokok yang diangkut dua truk colt diesel itu diamankan ketika melintas di Jl Raya Karanglo selepas Subuh. Dari kasus ini, petugas mengamankan dua truk bernopol N 7882 BD dan N 9211 CB beserta barang muatannya dan memeriksa dua pengemudinya berinisal JM dan J. Oleh penyidik, dua sopir truk ini masih ditetapkan sebagai saksi.

Kabupaten Malang, Sorotan »

[10 Sep 2009 | No Comment | ]
Pabrik Rokok Bangkrut, Ratusan Buruhnya Tuntut THR

Sebanyak 200 buruh pabrik rokok Delapan Wijaya menuntut pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Tuntutan itu dilakukan lantaran para buruh khawatir bila perusahaan yang terletak di Jalan Industri 59 Pakis tersebut bakal lari dari tanggungjawab. Apalagi pabrik saat ini sudah bangkrut.

Kabupaten Malang »

[8 Sep 2009 | No Comment | ]
Di-PHK Sepihak, Buruh Rokok Mengadu Ke Disnaker

Sekitar 130 buruh pabrik rokok (PR) Indo Parijotomas di Dusun Sawon Desa Jedong Kecamatan Wagir, mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, Senin (7/9) pagi. Kedatangan sejumlah buruh yang rata-rata perempuan dengan menggunakan dua truk dan didampingi kuasa hukumnya itu, tak lain untuk minta difasilitasi pertemuan dwipartit antara buruh dengan pihak perusahaan milik Hartono itu, tentang pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak.
Pasalnya, sejak beberapa buruh tiba-tiba dirumahkan mulai Maret 2009 lalu hingga kini tidak mendapatkan gaji. Tak hanya itu, selama menjadi buruh juga tidak libur haid layaknya pabrik lainnya.

Kota Batu »

[28 Agu 2009 | No Comment | ]
Gazebo Permanen Lebih Mudah Perawatannya

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu memastikan pembangunan 7 gazebo area bebas rokok selesai pada akhir Desember 2009 ini. Pembangunan gazebo ini diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 400 juta.
Kepala Dinkes kota Batu, Wiwiek Sukeisih menuturkan bahwa pembangunan gazebo area bebas merokok yang dibuat kali ini belajar dari gazebo yang sudah ada sebelumnya. Di gazebo lama yang terbuat dari kayu, bangunan mudah lapuk dan digerogoti rayap.
“Bila area bebas rokok yang baru dibangun nanti itu terbuat dari bangunan permanen, selain lebih kuat juga karena dari sisi perawatan lebih mudah dan juga bagus. Dengan begitu …

Kota Batu »

[27 Agu 2009 | No Comment | ]
Gazebo Area Bebas Rokok Dianggarkan Rp 400 Juta

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu memastikan pembangunan 7 gazebo area bebas rokok selesai akhir Desember 2009. Pembangunan gazebo ini diperkirakan akan menghabiskan anggaran Rp 400 juta. Rencananya bangunan itu dibuat secara permanen, tidak seperti gazebo yang dibuat sebelumnya yang terbuat dari kayu.
Kepala Dinkes Kota Batu, Wiwiek Sukeisih menuturkan, pembangunan gazebo area bebas merokok yang dibuat kali ini belajar dari gazebo yang sudah ada sebelumnya. Di gazebo lama yang terbuat dari kayu, bangunan mudah lapuk dan digerogoti rayap.
”Area bebas rokok yang baru dibangun nanti itu terbuat dari bangunan permanen, selain lebih …

Kota Malang »

[24 Agu 2009 | No Comment | ]
Anggaran Gizi Balita Dihapus dalam PAK APBD 2009

Ribuan balita yang hidup di sekitar kawasan pabrik rokok diperkirakan akan kesulitan memenuhi gizi yang cukup. Pasalnya, pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2009, anggaran peningkatan status gizi balita sebesar Rp 500 juta dihapuskan.
“Dihapus karena tidak pas. Tidak menyentuh langsung pada mereka yang terkena dampak rokok,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang, Enny Sekarringganingati dikonfirmasi, Minggu (23/8).
Enny berkilah meski anggaran peningkatan status gizi balita itu dihapus, namun bukan berarti akan mengancam penurunan gizi balita yang hidup di kawasan pabrik rokok. Sedangkan alokasi anggaran Rp 500 juta diakuinya telah …

Kota Batu »

[20 Agu 2009 | No Comment | ]
Gazebo Rusak, Polres Turun Menyelidiki

Pertanggungjawaban pembangunan gazebo untuk area smoking yang dilakukan Dinas Kesehatan, pada tahun 2008 akhirnya dipelototi Polres Batu. Satuan Reskrim Polres Batu mulai melakukan penyelidikan proses pembangunan gazebo itu.
Penyelidikan pembangunan gazebo dilakukan setelah Satuan Reskrim Polres Batu menduga adanya ketidakberesan. Pertama, seharusnya sembilan gazebo yang dibangun, tapi dalam realisasinya hanya tiga gazebo saja yang dibangun. Alasan kedua, gazebo yang belum sampai setahun dibangun sudah rusak dimakan rayap.
Kapolres Batu AKBP Tejo Wijanarko menjelaskan, karena statusnya penyelidikan, pihaknya masih meminta klarifikasi.