Artikel mengenai: PNS
Berita, Kabupaten Malang, Malang Raya »
Beberapa sumber dari PNS di lingkungan Pemkab Malang memang mengaku sempat ‘tersiksa’ dengan program kerja bakti yang digelar Bupati Sujud sejak beberapa bulan lalu itu. Jika sekarang kerja bakti dilakukan setiap minggu, awal-awal ada dilaksanakan hampir tiap hari.
Apalagi lokasi kerja bakti itu berada di daerah pelosok dengan kondisi medan yang sulit. Bahkan banyak yang menganggap kerja bakti itu sebagai kerja rodi. “Bagaimana tidak, hari Minggu kan seharusnya untuk keluarga karena seminggu sudah bekerja. Eh ini malah harus bekerja lagi secara fisik,” keluh seorang Kepala Seksi di lingkungan Sekretariatan Pemkab Malang.
Berita, Indonesia, Kota Malang, Pendidikan »
Menpan Taufik Effendi dalam Seminar RUU Administrasi Pemerintahan di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA ) UB kemarinMenteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan) Taufik Effendi berjanji, sebelum masa jabatannya berakhir seluruh tenaga honorer akan didaftarkan menjadi PNS, atau paling lambat pada 2009 mendatang.
Menurutnya, program data base tenaga honorer ini sebenarnya sudah digulirkan sejak November 2005 lalu. Namun, ternyata masih saja ada tenaga honorer yang belum terdata.
“Sebenarnya saya sudah mewanti-wanti kepada para kepala daerah untuk mendata semua tenaga honorer yang ada. Tapi rupanya masih ada yang tersisa,” ungkapnya seusai menjadi keynote speaker di Seminar …
Indonesia, Malang Raya »
Alat absen sidik jari (hand key II) di lingkungan Pemkab Kabupaten Malang hingga saat ini masih belum digunakan sesuai fungsinya. Padahal sesuai fungsinya Hand Key II itu dipasang untuk mengontrol kinerja para PNS. Namun dengan beberapa alasan, Pemkab Malang memilih kembali pada cara lama, yakni mengabsen secara manual.
Hal itu dikatakan Kepala BKD (Badan Kepegewaian Daerah) Tulus Haryanto ditemui Malang Post di Gedung DPRD Kabupaten Malang, kemarin. Dikatakannya, Hand Key II hanya sempat berfungsi selama lima bulan pada masa uji coba di awal tahun 2007 lalu.
Kota Malang »
Pemerintah Kabupaten Malang masih membutuhkan sekitar 1000 pegawai untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat. Saat ini Pemkab hanya mempunyai sebanyak 17 ribu PNS terdiri dari 12 ribu Guru dan 5000 staff yang melayani 2,4 juta jiwa warga kabupaten. Malah, dari 33 Kecamatan di Kabupaten Malang masing-masing masih kekurangan pegawai, rata-rata 10 orang.







