Artikel mengenai: perhutani
Kota Batu »
Tingkat erosi di Kota Batu cukup tinggi. Setiap tahun, diperkirakan 5 ribu meter kubik tanah di wilayah pegunungannya jatuh ke bendungan Karangkates, Malang. Pemicunya hampir 40 persen luas lahan hutan di wilayah pegunungan ditanami tanaman semusim.
Beberapa wilayah yang banyak beralih fungsi dari tanaman semusim menjadi tanaman tegakan ini seperti 500 hektar lahan di Sumber Brantas. Di Sumbergondo sekitar 5.000 hektar, dan di Torongrejo ribuan hektar lahan hutan desa telah beralih fungsi.
Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (DPK) Kota Batu, Hendro Prasetyo mengatakan agar kerusakan lingkungan tak semakin parah Pemkot Batu menggandeng …
Kabupaten Malang, Kota Batu »
Pemkot Batu pada akhir 2009 ini diperkirakan memiliki tambahan aset tanah seluas 18,3 hektar. Aset tanah baru ini merupakan milik lahan Perhutani yang berada di kawasan Desa Oro-oro Ombo Kecamatan Batu.
Kepala Sub Bagian Agraria, Bagian Pemerintahan Pemkot Batu, M Robiq mengatakan, tanah yang saat ini menjadi aset Pemkot Batu itu merupakan pertukaran tanah ganjaran Kelurahan Ngaglik yang berada di Desa Oro-oro Ombo dengan Perhutani.
Ketika Kota Batu masih berstatus kecamatan dan merupakan bagian dari Pemkab Malang, terjadi kesepakatan untuk menukar tanah antara Perhutani dengan Pemkab Malang.
Kabupaten Malang, Utama »
Penantian panjang Pemkab Malang untuk mendapatkan persetujuan mengenai tanah tukar guling milik Perhutani sudah menemui titik terang. Setelah menunggu sekitar 24 tahun, Menteri Kehutan (Menhut) RI akhirnya mengeluarkan surat keputusan mengenai masalah tukar guling tersebut.
Proses untuk mendapatkan SK sudah dilakukan pemkab sejak 1985. Pemkab mengharapkan SK untuk tukar guling tanah karena sebagian obyek milik pemkab menggunakan tanah hutan. Misalnya pemandian Dewi Sri, pelabuhan Sendang Biru, dan sebagainya.
Hanya saja, SK Menhut 618/2009 tertanggal 5 Oktober lalu tersebut masih belum menyentuh persetujuan tukar guling.
Kabupaten Malang »
Batas waktu yang ditetapkan Menteri Kehutanan (Menhut) RI kepada pemkab untuk menuntaskan administrasi jalur lingkar selatan (JLS) sudah mulai dekat. Kurang sekitar sebulan. Namun Pemkab Malang masih belum memberikan persetujuan terkait ganti rugi tanah JLS milik Perhutani itu. Artinya jika persyaratan belum kelar melebihi batas waktu, proyek JLS terancam tidak bisa dilanjutkan.
Bupati Malang Sujud Pribadi mengaku, dirinya masih belum menandatangani surat persyaratan administrasi JLS. Kalaupun itu harus segera dibuat, dinas terkait harus segera membuat petikannya. Tujuannya agar proses pembangunan JLS bisa segera dilanjutkan.
Karena itu Sujud meminta secepatnya dinas terkait segera …
Kabupaten Malang »
Rencana lanjutan pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) di wilayah Malang selatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang telah menyiapkan lahan pengganti bagi Perusahaan Umum (Perum) Perhutani. Lahan disiapkan seluas 148 hektare (ha). Lokasinya berhimpitan dengan areal hutan Perum Perhutani.
Kabid Penegembangan Sarana Wilayah, Badan Perencanaan dan Pembangunan Kabupaten (Bappekab) Malang Dwi Siswahyudi, Minggu (6/9), kepada wartawan mengatakan, lokasi pengganti jalan untuk JLS sekitar daerah aliran sungai dekat hutan milik Perhutani. Lahan akan tersedia maksimal tiga bulan mendatang. “Sesuai dengan instruksi Menteri Kehutanan (Menhut) tentang penyediaan lahan pengganti,“ terangnya.
Untuk pohon yang ditebang, Pemkab menyediakan …
Kabupaten Malang »
Keberadaan Candi Sumberawan di Dusun Sumberawan, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, yang eksotik dengan sumber mata airnya, menjadi jujugan Wakil Bupati Malang, Rendra Kresna, Jumat (14/8). Dalam kunjungan itu, Rendra bersama beberapa Muspida Malang, diantaranya Kapolwil Malang, Kombes Pol Drs Rusli Nasution dan Komandan Korem (Danrem) 083 Baladhika Jaya Malang, Kolonel Inf. Ferdinand Setiawan.
Di lokasi yang sesekali dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara itu, tak banyak yang dilakukan orang nomor dua di pemerintah Kabupaten Malang. Selain menikmati segarnya sumber air yang mensuplai kebutuhan air masyarakat Singosari dan beberapa tempat vital, juga melihat-lihat …
Kabupaten Malang »
Tukar guling lahan antara Pemkab Malang dan Perhutani yang diusulkan sejak tahun 1982 belum juga goal hingga tahun ini. Padahal, lahan Perhutani sangat dibutuhkan bagi pengembangan pembangunan kawasan Malang Selatan. Keseriusan Pemkab Malang telah terwujud dengan mempersiapkan lahan pengganti seluas 70 hektare.
Menurut Kepala Sub Bagian Pertanahan Pemkab Malang, Subianto, ada enam lokasi yang diminta tukar guling. Antara lain, TPI Pondok Dadap seluas 17,5 hektare, wisata Ngliyep seluas 10,6 hektare, wisata Balekambang 10,5 hektare, Wendit Water Park 2,1 hektare dan pemandian Dewi Sri dua hektare.
Kabupaten Malang, Pariwisata »
Kabupaten Malang memang kaya pantai yang indah. Namun, semua itu belum bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh Pemkab Malang sebagai daya tarik wisata. Pasalnya, sebagian besar wilayah pantai merupakan milik Perhutani. Begitu ada investor yang berminat, mereka terhambat aturan.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Malang Purnadi, hampir semua wilayah pantai di kabupaten milik Perhutani. Kondisi tersebut membuat pemkab kesulitan mempromosikan objek wisata. Terutama menawarkan pengembangan objek wisata kepada para investor.
Kabupaten Malang »
Ratusan ribu hektare lahan hutan di Kabupaten Malang saat ini dalam kondisi kritis akibat illegal logging (pembalakan liar). Upaya rehabilitasi lahan juga sering gagal karena bibit yang ditanam Perum Perhutani dan Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Malang banyak yang ditebang masyarakat. Guna meminimalisasi terjadinya penebangan pohon hutan di usia dini, dishut menyebar bibit porang.
Untuk 2009 ini, ada 5 desa yang disebar bibit porang. Yakni Desa Tawangsari, Pujon; Desa Gadingkembar, Jabung; Desa Rejosari, Bantur; Desa Sumberoto Donomulyo; dan Desa Wonoagung, Kasembon. “Porang adalah sejenis umbi-umbian yang dimanfaatkan untuk kosmetik,” kata Zen Achmad, …
Kota Batu, Pariwisata »
Coban Talun bisa menjadi salah satu rujukan kunjungan wisata di Kota Batu. Wisata alam yang terletak di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, ini menawarkan keindahan alam yang masih alami. Tim Mlaku-Mlaku Radar Malang menikmati suasana malam hingga siang di wisata alam air terjun ini.
Gelap dan sunyi. Begitulah yang kami rasakan saat menginjakkan kaki di lokasi wisata ini pada malam hari akhir pekan lalu. Tidak ada tanda-tanda kehidupan di wisata alam yang dikelola Perum Perhutani itu.







