Home » Archive

Artikel mengenai: perampokan

Kota Batu »

[1 Jan 2012 | No Comment | ]
Bapak-Anak Lawan Perampok Bergolok, Berhasil Rebut Kembali Tas Berisi Uang Rp 20 Juta

Aksi perampokan di siang bolong kemarin menggegerkan warga Jl. Ihwan Hadi, Kota Batu. Bagaimana tidak, dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.30 itu diwarnai duel perampok dengan dua korban, Sukarto Pengestu, 65, dan Robby Irawan, 32. Keduanya warga Jl. Ihwan Hadi 4.Duel antara perampok-korban itu berlangsung hingga beberapa menit dan mengakibatkan Robby roboh berdarah-darah.
Saat ditemui di rumahnya, Sukarto menyampaikan, sekitar pukul 09.30, dia mengambil uang tunai Rp 20 juta di Bank BCA Kota Batu. Setelah itu, dia pulang naik mobil KIA Picanto warna hijau ke rumahnya bersama Robby dan cucunya, …

Kabupaten Malang »

[3 Des 2008 | No Comment | ]

Suroto alias Gundul, pelaku perampokanKEBRUTALAN Suroto alias Gundul, bisa jadi merupakan kenangan pahit dua anggota Reserse Polsek Tajinan, Aiptu Fredy Siwi dan Brigadir Tendes Hariwoyono. Fredy, hidungnya terluka parah akibat dihantam linggis, sedangkan Tendes jari tengah tangan kirinya, nyaris putus. Tendes yang dirawat oleh dokter spesialis RS Panti Nirmala, dr Istan I Irsan Sp OT, mengalami pata tulang pada hidungnya. Setelah dioperasi, kulit hidung korban yang juga robek sekitar 10 centimeter dengan kedalaman 2 centimeter itu,harus dibalut gips.
“Sedangkan jari tengah Pak Tendes, mengalami patah tulang. Terpaksa harus menjalani rawat inap, …

Kabupaten Malang »

[3 Des 2008 | No Comment | ]

Brigadir Tendes Hariwiyono (kiri) dan Aiptu Fredy Siwi di RS Panti Nirmala saat dijenguk Kapolres Malang, AKBP Drs Edy Sukaryo dan Kapolsek Tajinan, AKP Yulita Ika Misra Toba.
Upaya polisi menggagalkan kejahatan perampokan di sebuah toko emas di Pasar Tajinan, siang kemarin, benar-benar harus dibayar mahal. Yakni, dua anggota Reskrim Polsek Tajinan, Aiptu Fredy Siwi dan Brigadir Tendes Hariwiyono, yang menghadapi langsung pelaku perampokan itu, terluka parah hingga harus dirawat di RS Panti Nirmala Malang.
Sementara Suroto alias Gundul, perampok yang beraksi seorang diri di toko emas milik Abdi Arifin, 46 tahun, …

Kota Malang »

[22 Nop 2008 | No Comment | ]

(sueb / malang post)Suster Agustina Winelci, staf pengajar di SPT IPI (sekolah Pastural Tinggi Ikatan Pastural Indonesia) Malang, harus menanggung beban yang tidak ringan.
Uang senilai Rp 120 juta yang seharusnya dipakai operasional yayasan, harus raib digondol perampok. Padahal, sejak awal Suster Agustina sudah ditawari untuk dikawal petugas, saat membawa pulang uang itu dari BRI Martadinata, Kamis (20/11) kemarin.
Ditemui di komples STP IPI Malang, Suster Agustina mengaku, Senin (17/11), dia juga mengambil uang dengan cara yang sama dan ditempat yang sama senilai Rp 150 juta.

Kota Malang »

[21 Nop 2008 | No Comment | ]

(pipit / malang post)
Hati-hati bagi anda yang sedang membawa barang berharga. Berbagai jenis kejahatan, dapat terjadi dalam hitungan detik. Seperti yang terjadi pada tas milik Agustina Winelci, suster di Sekolah Pastural Tinggi Malang. Akibat lengah, dalam hitungan detik, tas berisi Rp 120 juta miliknya raib dari dalam mobil.
Kejadian tersebut terjadi sangat singkat. Awalnya, sekitar pukul 11.00 WIB, kemarin, Agustina baru saja mengambil uang tunai Rp 120 juta dari BRI Martadinata. Uang itu, akan dibawa pulang ke Ende Flores, minggu depan.

Berita, Kota Malang, Malang Raya »

[20 Okt 2008 | No Comment | ]

Tembok yang dilubangi pelaku, dan ruang Shiper tempat salah satu satpam disekab, dan Satpam Nur Hidayat memperlihatkan luka di tangannya akibat pukulan pelaku (ira ravika / malang post) Empat rampok menyatroni gudang Coca Cola area Malang Selatan di Jalan Satsuit Tubun no 8, Kebonsari, Sukun Kota Malang dinihari kemarin. Pelaku yang membawa linggis menjebol tembok dan menggasak Rp 250 juta.
Bukan itu saja, pelakunya juga berani melawan dua Satpam, yang salah satunya masih berstatus anggota marinir. Yaitu Sandra Abet Mega, 50 tahun, warga Ngamarto Indah, RT07 RW05, Lawang.
Hanya saja, …

Berita, Kota Malang, Malang Raya »

[21 Sep 2008 | No Comment | ]

Jimmy Alexander saat dirawat di rumah sakit. (foto:IRA RAVIKA/MALANG POST) Jimmy Alexander, 21 tahun, asal Surabaya, kabur dari kelas III, ruang 15 C, RS Lavalette. Tidak jelas, kenapa operator Ciliwung Net, yang menjadi korban perampokan ini, meninggalkan rumah sakit. Dugaan awal, kaburnya Jimmy ini berkaitan dengan masalah biaya, apalagi saat pergi tersebut, Jimmy sama sekali belum menyelesaikan administrasinyanya.
Menurut informasi, Jimmy kabur dari RS tersebut sekitar pukul 03.00. Kaburnya Jimmy ini sama sekali tidak diketahui oleh pasien ataupun keluarganya yang sedang berjaga di ruangan yang sama.