Home » Archive

Artikel mengenai: Pemkot

Kabupaten Malang, Kota Batu »

[9 Nop 2009 | One Comment | ]
Berkat Tukar Guling Pemkab-Perhutani, Aset Tanah Kota Batu Bertambah

Pemkot Batu pada akhir 2009 ini diperkirakan memiliki tambahan aset tanah seluas 18,3 hektar. Aset tanah baru ini merupakan milik lahan Perhutani yang berada di kawasan Desa Oro-oro Ombo Kecamatan Batu.
Kepala Sub Bagian Agraria, Bagian Pemerintahan Pemkot Batu, M Robiq mengatakan, tanah yang saat ini menjadi aset Pemkot Batu itu merupakan pertukaran tanah ganjaran Kelurahan Ngaglik yang berada di Desa Oro-oro Ombo dengan Perhutani.
Ketika Kota Batu masih berstatus kecamatan dan merupakan bagian dari Pemkab Malang, terjadi kesepakatan untuk menukar tanah antara Perhutani dengan Pemkab Malang.

Kota Batu »

[10 Okt 2009 | 4 Comments | ]
Pasar Bunga  Sidomulyo Dibangun, Pedagang Berharap Sewa Tak Dinaikkan

Para pedagang Pasar Bunga Sidomulyo meminta Pemkot tidak menaikan harga sewa kios jika Pasar Bunga dibangun lebih megah. Harapan pedagang itu disampaikan menyusul rencana pasar wisata itu dibangun lebih megah pada tahun 2010 mendatang.
“Kami sudah dengar, rencananya pasar ini mau dibangun lebih bagus lagi. Kami mendukung rencana itu asalkan harga sewa tidak ikut dinaikan,” kata pedagang Pasar Bunga Sidomulyo, Darmiati kepada Malang Post.
Didampingi beberapa rekannya, ia mendukung rencana pembangunan pasar karena menurutnya, kondisi fisik pasar sudah tidak nyaman lagi.

Kota Malang »

[4 Okt 2009 | 2 Comments | ]
Peni Berencana Mengakuisisi TKBJ

Setelah sebelumnya sukses mengakuisisi Velodrome dari tangan Pemprov Jatim, Pemkot Malang kembali berancang-ancang mengambil alih aset lain milik provinsi di Kota Malang. Aset yang dilirik pemkot itu adalah Taman Krida Budaya Jatim (TKBJ) di kawasan Jl Soekarno Hatta.
Keinginan itu disampaikan Wali Kota Peni Suparto kemarin. Menurutnya, upaya pengambilalihan aset itu merupakan satu upaya optimalisasi pengelolaan sarana milik pemerintah. Apalagi, selama ini perawatan TKBJ tak maksimal. Padahal, jika dikelola dengan baik, gedung yang biasa untuk pentas budaya dan kesenian Jatim itu bisa mendatangkan PAD (pendapatan asli daerah) tinggi. ”Rencana itu sudah …

Kota Malang »

[29 Sep 2009 | 3 Comments | ]
SAP Tak Sinkron dengan Kepmendagri No 13, Pemkot Dapat Catatan BPK

Sistem Akuntansi Pemerintah (SAP) dengan keputusan Mendagri No. 13 banyak yang tidak sinkron antar keduanya. Akibatnya, pemerintah daerah dibuat pusing dengan dua aturan yang harus dipenuhi semuanya.
Karena tidak sinkron, Pemkot Malang mendapat imbasnya. Pada laporan BPK semester pertama tahun ini, Pemkot Malang harus mendapatkan catatan yang cukup mengejutkan dari BPK, karena salah penerapan SAP yang digunakan BPK. Padahal, Pemkot Malang melaksanakan aturan keputusan Mendagri.

Kota Batu »

[26 Sep 2009 | 6 Comments | ]
Batu Alokasikan Rp 10,8 M untuk Agrobisnis

Sokongan dana Pemkot Batu pada keberlangsungan hidup petani tak hanya dalam berbentuk bibit tanaman, tapi juga dalam pembangunan infrastruktur. Bahkan, untuk perbaikan infrastruktur tersebut, Pemkot mengucurkan cukup banyak anggaran. Tahun anggaran ini, pemkot telah mengalokasikan dana sebesar Rp 10,8 miliar.
“Kucuran dana ini untuk pengembangan agrobisnis dan agroindustri,” kata Hendro Prasetyo, kepala Dinas Pertanian dan Perkebuan Pemkot Batu, siang kemarin.
Hendro menyebutkan, kucuran dana perbaikan infrastruktur itu untuk pembangunan tiga jaringan. Di antaranya, terbangunnya sarana Jitut (jaringan irigasi tingkat usaha tani), Jides (jaringan usaha tani desa) dan Jud (jalan usaha desa).

Kota Batu »

[24 Sep 2009 | 2 Comments | ]
Pegawai Pemkot Batu Wajib Pakai Batik di Hari Pertama Pasca Lebaran

Hari pertama masuk kerja para pegawai di lingkungan pemerintahan jatuh pada hari ini, Kamis (24/9). Walikota Batu menggelar acara open house dan silaturahmi dengan seluruh staf Pemkot Batu di pendapa Balaikota Batu. Khusus untuk para pegawai Pemkot itu diwajibkan mengenakan pakaian batik khas Batu.
Kepala Bagian Humas Pemkot Batu, Eko Suhartono membenarkan hal itu. “Baju batiknya sudah dibagikan sekitar dua bulan lalu. Yakni baju batik yang menandakan khas dari Batu dengan motif buah apel,” ujarnya, kemarin.
Menurutnya tidak ada alasan bagi para pegawai Pemkot Batu untuk tidak memakai baju tersebut.

Kota Batu »

[18 Sep 2009 | 2 Comments | ]
PNS masuk 24 September, Dilarang Cuti Tambahan

Pemkot Batu tidak akan memberikan cuti tambahan kepada para pegawainya dalam merayakan Idul Fitri tahun ini selain cuti yang telah ditentukan. Di mana, cuti yang telah ditentukan itu hanya mulai tanggal 18 sampai 23 September. Untuk melakukan kontrol terhadap para pegawai di lingkungan Pemkot Batu, maka seluruh pegawai diwajibkan hadir pada open house di rumah dinas walikota pada Kamis 24 September.
“Kita tidak menolelir kepada para pegawai yang melanggar aturan. Karena cuti bersama itu sudah termasuk lama. Nanti pada hari pertama setelah cuti, langsung kita lakukan ramah tamah …

Kota Batu, Sorotan »

[10 Sep 2009 | No Comment | ]
Kurang Manjurnya Obat Puskesmas Paling Banyak Dikeluhkan

Cukup banyak warga Batu menganggap obat yang diberikan puskesmas di Kota Batu kurang manjur. Warga kota apel itu pun menganggap pelayanan kesehatan belum maksimal. Berdasarkan Indeks Pengaduan Masyarakat (IPM) Kota Batu tentang pelayanan kesehatan puskesmas, mencatat kurang manjurnya obat puskesmas paling banyak dikeluhkan.

Kota Malang »

[30 Agu 2009 | One Comment | ]
UM Memiliki, Pemkot Menguasai

Untuk menyelesaikan tarik ulur aset SMAN 8, SMPN 4 dan SDN Percobaan I antara Pemkot Malang dan Universitas Negeri Malang, pakar hukum agraria, DR Benediktus Bosu SH menyarankan kedua belah pihak untuk bertemu dan membicarakan solusi bersama untuk kebaikan pendidikan di Kota Malang.
Menurutnya, tarik ulur itu terjadi karena ada dua penyebab, cara pandang yang berbeda dan UU. No. 9 tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan (BHP).
UM merasa memiliki lahan itu karena memiliki sertifikat tanah, dan Pemkot Malang tengah menguasai karena memiliki bukti Penyerahan Peralatan, Personil dan Dokumen (P3D) …

Kota Malang »

[28 Agu 2009 | No Comment | ]
22 unit Mobil Baru untuk Kendaraan Dinas Pejabat Pemkot

Enak betul menjadi pejabat. Kinerja belum tentu jelas, tapi fasilitas wah jelas didapat.
Itu pula yang dialami para pejabat di lingkungan pemkot dan DPRD Kota Malang. Berdalih mobil lama tak layak pakai lagi, uang rakyat dikuras untuk belanja pengadaan mobil baru. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 22 unit mobil baru bakal dibeli dalam waktu dekat ini dengan anggaran total Rp 5,7 miliar.
Pembelian mobil yang dianggarkan melalui APBD 2009 ini harganya bervariasi. Untuk mobil yang bakal diperuntukkan walikota saja, bermerek Toyota Camry dengan harga sekitar Rp 400 jutaan. Harga tersebut hampir sebanding dengan …