Home » Archive

Artikel mengenai: pemilu

Pendidikan »

[19 Feb 2012 | No Comment | ]
Raih Doktor Berkat Politik Bakul Gethuk

UNIVERSITAS Muhammadiyah Malang (UMM) untuk kali pertama menggelar ujian terbuka doktor program S-3 Ilmu Sosial Politik. Doktor perdana yang ujian kemarin (18/2),adalah Sunjoto, dosen Yayasan STKIP PGRI Tulungagung yang juga mantan anggota DPRD Kabupaten Tulungagung periode 1992-1999.
Sunjoto meraih gelar doktor dalam usia 69 tahun. Selaku promotor adalah Prof dr M.Mas’ud Said. Izin penyelenggaraan program doktor di UMM dikeluarkan dikti pada 2007 lalu. Sunjoto dinyatakan sebagai mahasiswa pada 2008. Dia menempuh studi 3,5 tahun dan membutuhkan waktu penelitian 1,5 tahun.
”Ini ujian desertasi doktor perdana di UMM.Kami berharap ke depan akan muncul …

Kota Batu »

[22 Des 2011 | No Comment | ]
Golkar Wacanakan Pemekaran Wilayah di Batu

Usia Kota Batu menapak 10 tahun. Tapi, sejak berdiri hingga saat ini, kota yang terkenal dengan potensi wisatanya ini hanya memiliki tiga kecamatan dan 24 desa/kelurahan. Karena itu, sudah saatnya Kota Batu melakukan pemekaran.
Ketua DPD II Partai Golkar Kota Batu, Didik Mahmud, mengatakan, pemekaran diperlukan untuk meningkatkan pelayanan dan pemerataan pembangunan. “Sekaligus mengantisipasi perkembangan politik dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang,” ujarnya.
Dia menyebutkan, berdasarkan data persebaran penduduk, selama ini warga hanya terkonsentrasi di Kecamatan Batu. Hampir 50 persen dari penduduk Kota Batu yang mencapai hampir 200 ribu jiwa, tinggal di …

Kabupaten Malang »

[18 Agu 2009 | No Comment | ]
50 Calon Anggota Baru DPRD Mengurus SKCK

Sebanyak 50 Calon Legeslatif (Caleg) terpilih di Kabupaten Malang yang akan dilantik pada 30 Agustus mendatang, Sabtu kemarin bersama-sama mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Malang. SKCK tersebut merupakan salah satu syarat kelengkapan administrasi agar bisa dilantik.
Dari pantauan Malang Post, saat pengurusan SKCK, bukan hanya Caleg baru saja yang mengurus SKCK. Anggota dewan yang kembali terpilih juga sama-sama mengurus SKCK.
“Untuk Caleg terpilih yang baru, pengurusan SKCK nya juga baru. Sedangkan untuk anggota dewan yang kembali terpilih, hanya memperpanjang SKCK saja,” kata Ketua DPRD Kabupaten Malang, Suhadi, yang kemarin …

Kabupaten Malang »

[30 Jul 2009 | No Comment | ]
Putusan MA Dinyatakan belum Diberlakukan Di Lingkup KPUD Kabupaten

Putusan MA dinyatakan belum diberlakukan dilingkup KPUD Kabupaten Malang, sehingga membingungkan peserta Pemilu legislatif maupun Pemilu Pilpres 2009.
Ketua KPUD Kabupaten Malang, Abdul Kholik SH mengatakan, selama dikeluarkannya keputusan MA, KPUD Kabupaten Malang mulai kemarin melakukan kordinasi dengan kpu propinsi jawa timur untuk menindaklanjuti. Karena, hinga saat ini belum diterima KPUD terkait putusan MA dimaksud.

Kabupaten Malang »

[22 Jul 2009 | No Comment | ]
Penyelenggaraan Pileg-Pilpres Kabupaten Habiskan Rp 46 Miliar

Pesta demokrasi Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden di Kabupaten Malang menyedot dana miliaran rupiah. KPU Kabupaten Malang melansir, dua perhelatan itu menghabiskan dana mencapai Rp 46 Miliar. KPU menyebutkan, kebutuhan dana terbesar dihabiskan di tingkat PPK.
Sekretaris KPU Kabupaten Malang Bambang Prayitno mengatakan, honor Ketua PPK saja mencapai Rp 33 juta. Biaya itu hanya untuk satu kali pelaksanaan Pemilu dan belum termasuk honor anggota PPK hingga tingkat KPPS.

Kabupaten Malang »

[16 Jul 2009 | No Comment | ]

Pilpres 2009 ini akhirnya benar-benar menjadi sejarah kelam bagi PDI Perjuangan di Kabupaten Malang. Meski menang telak dalam Pilgub dan Pileg, PDI-P pun menelan pil pahit Pilpres. Capres yang diusung PDI-P hanya menang di tujuh Kecamatan dari total 33 kecamatan di Kabupaten Malang.
Kekalahan Megawati-Prabowo (Megapro) terkuak dari hasil penghitungan sementara Pilpres sesuai laporan 33 kecamatan ke Pemkab Malang. Mega-Pro memenangi tujuh kecamatan yakni Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Wagir, Ngajum, Kalipare, Donomulyo, Bantur dan Gedangan. Sedangkan 26 kecamatan lainnya direbut pasangan Capres-Cawapres SBY-Boediono.

Kabupaten Malang »

[15 Jul 2009 | No Comment | ]
Massa Pemilih Fanatik Banyak Berkurang

Meski tahapan Pemilihan Presiden 2009 belum berakhir, namun Pemkab Malang sudah mulai mempersiapkan Pilkada Kabupaten Malang 2010. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemkab Malang sudah memetakan stereotype pemilih Kabupaten Malang. Secara umum jumlah pemilih berstereotipe fanatik sudah berkurang, karena masyarakat dinilai makin pragmatis.
Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan, Ideologi, dan HAM Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pemkab Malang Drs.Saurianto,MM mengungkapkan hal itu kepada Malang Post. Menurut Saurianto, pemetaan strereotype pemilih perlu dilakukan, karena Pilkada lebih rawan terhadap gesekan-gesekan tertentu.

Kota Malang »

[12 Jul 2009 | No Comment | ]
200 Tahanan Tak Bisa Mencontreng karena Administrasi DPT

Keberadaan dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lowokwaru, tak sepenuhnya mampu menampung semua aspirasi calon pemilih dari tahanan maupun napi yang menjadi penghuni LP. Bagaimana tidak, dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang terpampang sebanyak 726 calon pemilih di masing-masing TPS, banyak nama mantan napi yang pada hari pencontrengan telah bebas. Sebaliknya, sekitar 200 tahanan baru di LP Lowokwaru, justru tidak mendapat hak untuk memilih. Tak hanya itu, hak pilih juga tidak berlaku kepada napi yang menjalani hukuman 5 tahun ke atas.

Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Malang, Malang Raya »

[10 Jul 2009 | No Comment | ]
Tingkat Golput Pilpres Stabil Di Kisaran 30 Persen

Angka golput di Malang Raya dalam pilpres diperkirakan hampir sama dengan pileg 9 Juli lalu. Besarnya, di Kota Malang mencapai 30 persen, Kabupaten Malang sekitar 30 persen, dan Kota Batu 21 persen.
Di Kota Malang, angka 30 persen itu berasal dari total pemilih yang ada dalam DPT (daftar pemilih tetap). DPT pilpres ditetapkan sejumlah 590.021 orang. “Kami hitung secara kasar, partisipasi masyarakat 70 persen. Berarti golputnya 30 persen. Nyaris sama dengan pileg,” kata Alim Mustofa, anggota KPU Kota Malang divisi pemilih, kemarin.

Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Malang »

[9 Jul 2009 | No Comment | ]
Pilpres Malang Raya Berlangsung Kondusif

Suasana Pilpres di Malang Raya kemarin lebih semarak. Tidak hanya masyarakat, para pejabat di Malang raya juga menggunakan hak politiknya dengan mantap. Seorang mahasiswa asal luar Jawa pun dengan susah payah harus meminta difax keluarganya dari Gorontalo untuk bisa mencontreng di Malang kemarin. Ini cermin betapa masyarakat sudah menyadari hak politiknya untuk menentukan masa depan bangsa ini lima tahun ke depan. Meski masih banyak yang golput juga.
Wali Kota Malang Drs Peni Suparto MAP melakukan pencontrengan di TPS 11 Kelurahan Sumbersari Kecamatan Lowokwaru. Orang nomor satu di Kota Malang tersebut …