Artikel mengenai: pangan
Kota Batu, Malang Raya »
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batu kembali melakukan operasi pasar (OP) minyak goreng (migor) dan kedelai bersubsidi. Berbeda dengan sebelumnya, penyaluran Migor bersubsidi langsung diberikan ke desa-desa dan kelurahan.
Jumlah Migor murah yang dijual kepada masyarakat tidak seperti sebelumnya yang mencapai 32.688 liter. Tahap ketiga hanya 26.400 liter. Disperindag berencana menggelar lima kali operasi lagi.
Indonesia, Kota Malang, Pendidikan »
Mahasiswa FTP tengah menuangkan minuman sari buah Tamarillo atau dikenal dengan terung Belanda
Siapa yang tak kenal dengan minuman sari buah Tamarillo atau biasa dikenal dengan terung Belanda. Minuman ini sudah banyak disajikan di restoran maupun rumah makan yang ada di Malang. Hanya saja, belum ada produsen yang tertarik untuk membuat kemasan sari buah Tamarillo ini. Karena itu, sejumlah mahasiswa dari Jurusan Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) Malang mempeloporinya.
Indonesia, Kota Malang, Pendidikan »
Jika dulu beras adalah makanan pokok yang dikonsumsi semua orang, saat ini peranananya mulai beralih kepada terigu. Perubahan perilaku konsumsi ini menurut Kepala Badan Ketahanan Pangan Departemen Pertanian RI Prof Dr Ir Ahmad Suryana MS dalam jangka panjang akan sangat berbahaya.
“Sektor pertanian kita ini tidak mampu memproduksi gandum sebagai sumber utama terigu. Karena tanah Indonesia tidak cocok ditanami gandum. Ini berbahaya sekali, sebab selamanya kita akan bergantung pada impor. Sementara kebutuhan konsumsi roti terus meningkat,” ungkapnya
Indonesia, Kota Batu, Malang Raya »
Harga kebutuhan pokok semakin hari semakin melonjak. Hal ini tentunya membuat ibu rumah tangga kerepotan mengatur pengeluaran harianya. Tidak hanya itu, beberapa pedagang juga merasa barang dagangannya sulit laku. Di Pasar Induk Batu yang biasanya ramai dikunjungi pembeli, kini para pedagang harus bersabar nunggu sampai jam tujuh malam.
Atik (48th) penjual daging ayam potong di emperan pasar batu ini mengatakan, dengan harga Rp 20 ribu per kilogram, 1.5 kwintal dagangannya baru terjual sampai siang hari.







