Home » Archive

Artikel mengenai: MUI

Indonesia, Kota Malang, Sorotan »

[18 Nop 2009 | No Comment | ]
Kisah ‘Kiamat’ 2012 Difilmkan, Raup Penghasilan Rp 2 Triliun

Hollywood kembali berkibar di layar perak Indonesia, film besutan sutradara Roland Emmerich, berjudul 2012 laris manis. Film bergenre fiksi ilmiah itu berhasil merebut minat masyarakat dengan menjual brand image kiamat. Tak hanya menuai rupiah dan dolar, film itu juga menuai protes agamawan di Malang.

Jatim »

[1 Sep 2009 | No Comment | ]
MUI Pasuruan Pernah Fatwakan Haram Sumbangan di Tengah Jalan

Bila fatwa haram mengemis yang dikeluarkan oleh MUI Sumenep yang didukung MUI Jatim masih menjadi perbincangan belakangan, fatwa serupa rupanya pernah dilontarkan MUI Kabupaten Pasuruan tepatnya pada 2007 lalu. Bedanya, fatwa pengharaman pekerjaan meminta-minta ini dikeluarkan terhadap mereka yang meminta sumbangan dengan cara meminta di jalan.
Fatwa pengharaman meminta sumbangan di tengah jalan ini terlontar karena pertimbangan keselamatan. “Pertimbangannya sudah jelas, permintaan sumbangan untuk masjid di tengah jalan itu mengganggu ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas. Selain itu, permintaan sumbangan di tengah jalan seperti ini juga bisa mengakibatkan kecelakaan bagi pengendara …

Pendidikan »

[1 Sep 2009 | One Comment | ]
Penelitian tentang Facebook Antarkan Juara III Nasional

Penelitian Raehani Ajeng siswa SMPN 1 Kota Malang tentang fatwa haram facebook, mengantarkan penulisnya menjadi juara 3 lomba karya ilmiah remaja (LKIR) tingkat nasional untuk kelompok IPS. Siswa kelas 9 sekolah itu melakukan penelitian dengan menyebar 30 angket di sekolah dan mewawancarai langsung melalui chatting kepada 20 pengguna facebook.
Menurut dia, dari hasil penelitian yang dia lakukan, sebanyak 80 persen responden tidak seutju dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan facebook itu. Alasan responden, facebook tak perlu di pro-kontrakan. Karena itu hanya sebagai media. Lalu, sebanyak 15 persen memilih abstain. …

Kota Batu »

[19 Agu 2009 | No Comment | ]
MUI Minta Jam Operasi Panti Pijat Diperketat

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batu meminta Pemkot Batu untuk mengontrol jam buka dan tutup panti pijat selama Ramadhan nanti. Ini sebagai salah satu jalan tengah bila para pengelola panti pijat tidak mau menutup usahanya.
Ketua MUI Kota Batu, KH Nur Yasin Muhtady mengatakan Pemkot Batu harus benar-benar memerhatikan masalah ini, bukan hanya sebagai bentuk toleransi dan penghormatan bulan Ramadan saja, namun juga untuk menjamin tata kehidupan yang saling menghargai.
Karena itu MUI meminta jam buka dan tutup panti pijat harus benar-benar dikontrol.

Kabupaten Malang »

[27 Jul 2009 | No Comment | ]
Harus Dibedakan Antara Jihad dan Teror

Masih teringat dipikiran kita terjadinya aksi pengeboman Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton di Jakarta Jumat (17/7). Aksi terorisme mengatasnamakan jihad itu kembali menelan korban tewas dan luka-luka. Sementara di Malang raya, Densus 88 diam-diam sudah menyisir kediaman orang-orang yang diduga terlibat terorisme. Lantas seperti apa, tanggapan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang, Drs. KH. Mahmud Zubaidi, MA. Berikut petikan wawancara wartawan Malang Post Bagus Ary Wicaksono.
Bagaimana pandangan Pak Kiai mengenai terorisme?
Terorisme dari segi agama dan perbuatannya, jelas bertentangan dengan ajaran agama Islam. Terorisme tidak bisa dikatakan sebagai jihad, karena …

Kota Malang »

[8 Mei 2009 | No Comment | ]

Dinas Kesehatan Kota Malang bakal segera menindaklanjuti temuan MUI Kota Malang terhadap dugaan adanya rambak yang menggunakan kulit babi. Dinkes akan melakukan penelitian terhadap beberapa jenis krupuk rambak yang banyak beredar di masyarakat untuk diuji di laboratorium.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr. Enny Sekar Rengganingati menegaskan, pihaknya belum pernah menerima laporan hasil uji laboratorium terhadap rambak yang banyak beredar di masyarakat, baik dari BP POM maupun lainnya. Hasil uji laboratorium yang dimilikinya hanya dendeng yang positf menggunakan daging babi.

Kota Malang »

[9 Apr 2009 | One Comment | ]
Dendeng Babi Jadi Masalah Nasional

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang, tidak akan melakukan tindakan hukum terhadap penipuan produk dendeng sapi yang berisi daging babi. Karena peredaran dendeng yang dibuat di Kota Malang itu, sudah beredar luas di beberapa daerah di Indonesia. MUI pusat yang akan melakukan tindakan hukumnya.
Sekretaris MUI Kota Malang, Nidzom Hidayatullah menegaskan, MUI di Malang sudah diminta untuk tidak melakukan tindakan hukum. MUI pusat yang akan melaporkan temuan itu kepada aparat penegak hukum di tingkat nasional. Pasalnya, peredaran dendeng sapi yang berisi daging babi itu sudah beredar luas secara nasional.

Kota Malang, Utama »

[8 Apr 2009 | No Comment | ]
Pemkot Koreksi Rilis, Sapi Kumala Tak Mengandung Babi

Kasus dendeng sapi mengandung babi terus berlanjut. Kemarin, Pemkot Malang menggelar pertemuan di balai kota dengan semua institusi terkait untuk menyikapi kasus tersebut. Pertemuan dilakukan tidak hanya menentukan langkah lanjutan, tetapi juga merilis ulang produk-produk olahan daging sapi yang positif mengandung babi.
Rilis ulang itu dilakukan karena sebelumnya sempat terjadi kesalahan pemberian data olahan daging sapi mengandung babi yang dilakukan pemkot. Ternyata dendeng merek Sapi Kumala produksi Jl Lingga 2 tidak termasuk yang mengandung babi. Sebelumnya, Sapi Kumala disebut dendeng yang mengandung babi.

Kota Malang »

[2 Apr 2009 | No Comment | ]
MUI Himbau Akad Halal Penjual Bakso

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang kesulitan mengontrol kehalalan bakso yang dijajakan pedagang kecil yang banyak keliling kampung. Apakah bakso yang dijajakan mereka sudah menggunakan bahan-bahan yang halal atau masih menggunakan bahan-bahan yang tidak halal, seperti daging babi dan lainnya.
Menurut Sekretaris MUI Kota Malang, Nidzom Hidayatullah, pedagang bakso kecil lebih rawan daripada bakso-bakso yang diproduksi pedagang besar. Selama ini, hanya pedagang besar saja yang sudah berani mengakadkan halal bakso yang diproduksinya dengan asma qosam (sumpah).

Kota Malang »

[31 Mar 2009 | No Comment | ]
Dendeng Yang Mencurigakan Masih Beredar

Meski sudah memeriksa produk dendeng sapi hasil produksi perusahaan dendeng di Jalan Raung Nomor 5, tetapi Dinas Kesehatan Kota Malang masih belum menarik produk tersebut di pasaran. Terbukti, produk dendeng sapi bermerek 999 itu masih beredar di pasaran.
Dari hasil pantauan Malang Post di toko bahan makanan terkemuka di Kota Malang, stok dendeng sapi itu yang jumlahnya cukup banyak. Produk yang di toko itu dihargai Rp 28 ribu dipajang bersama merek lainnya.
Kepala Dinkes Kota Malang, dr Enny Sekar Rengganingati berkilah, penarikan produk yang diduga menggunakan daging babi itu memang tidak …