Home » Archive

Artikel mengenai: lingkungan

Kota Batu, Utama »

[24 Mei 2012 | No Comment | ]
Air Brantas Tak Layak Konsumsi

Aliran Sungai Brantas dari hulu ke hilir mengalami penurunan kualitas yang cukup signifikan. Bahkan, hasil pantauan dan pengujian kualitas air yang dilakukan Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Pemkot Batu menyebutkan, sebagian besar aliran sungai itu masuk kategori tidak layak konsumsi. Tepatnya melebihi baku mutu kelas II untuk konsumsi rumah tangga.
Air Brantas tak layak konsumsi karena ditemukan banyak pencemaran di sepanjang aliran sungai tersebut. Pencemaran diketahui di kawasan perkotaan Batu. “Mulai dari jembatan Metro (arah Selecta dari pusat kota), airnya sudah tidak layak dikonsumi. Sudah tercemar,” kata Imelda Murba Triguna, anggota tim …

Sorotan »

[24 Mei 2012 | No Comment | ]
Sejuknya Gang ”Kebun” di Sukun

Kepedulian warga RW 03 Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, terhadap lingkungan patut menda patkan apresiasi. Di kampung tersebut, ha laman depan semua rumah warga terlihat hijau dan terasa sejuk. Itu karena semua warga menanam tanaman di pot.
Berbagai jenis bunga, sayur, dan tana man toga ditanam di pot itu. Karena halaman depan semua rumah berhias tanaman, pengunjung yang melewati gang di RW 03 tersebut seperti masuk dalam kebun. “Siapa pun yang masuk ke kampung RW 03 akan tercengang karena kampungnya sangat bersih dan sejuk,” ujar Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota …

Kota Malang »

[13 Mei 2012 | No Comment | ]
Reklame Semrawut Kurangi Keindahan Kota

SOROTAN dilayangkan LSM Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jatim terkait sikap Pemkot Malang yang terkesan obral dalam memberikan izin reklame di taman kota. Pemasangan reklame di taman kota tidak lain bentuk eksploitasi terhadap lingkungan.
Koordinator Walhi Jatim Purnawan D. Wirawan mengatakan, pemkot memang telah melarang untuk beberapa taman yang harus steril dari reklame. Seperti kawasan alun-alun kota, Alun-Alun Tugu, Jalan Ijen dan hutan Malabar. Hanya saja, untuk taman lainnya masih dimungkinkan untuk dipasangi reklame.
Selain persoalan itu, banyak pemasang yang mengabaikan aspek ekologi. Salah satunya melakukan penebangan pohon terlebih dahulu sebelum melakukan pema …

Kota Batu »

[7 Mei 2012 | No Comment | ]
Telusuri Kantung Air, Pemkot Siapkan Rp 100 Juta

KOTA Batu tak hanya kaya dengan objek wisata, tapi juga kaya dengan sumber mata air. Tercatat, ada 138 sumber mata air di kota dingin itu. Sayangnya, Pemkot Batu tak tahu sama sekali di mana letak kantong air atau imbuhan air yang memasok air pada sejumlah sumber air tersebut. ”Selama ini hanya meraba-raba karena sampai saat ini kami tidak memiliki kepastiannya,” kata Mukhlis, kepala kantor Lingkungan Hidup Pemkot Batu, siang kemarin.
Padahal, kata dia, data kantong air itu bisa dijadikan dasar pelaksanaan konservasi untuk menjaga kelestarian sumber. ”Pemkot memang belum pernah melakukan …

Kota Batu, Pariwisata »

[4 Mei 2012 | No Comment | ]
Batu Jangan Tinggalkan Pertanian sebagai Aset Wisata

Pemberdayaan warga sekitar menjadi salah satu kunci pengembangan pariwisata di setiap daerah. Hal itu juga yang harus dijadikan landasan pelaku usaha maupun pemerintah daerah dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan dan ber tanggungjawab.
“Basisnya jangan sampai di tinggalkan. Basis potensi alam dan pertanian seperti di Kota Batu ini sudah cocok. Masyarakat se tem pat harus dilibatkan sehingga kesejah teraan juga bisa meningkat,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu saat peresmian Jatim Park II, siang kemarin.
Keterlibatan masyarakat sekitar, sambung dia, juga bisa menggugah kebanggaan …

Pendidikan »

[9 Apr 2012 | No Comment | ]
Guru 5 Negara Kumpul di Malang

Sebanyak 50 guru lingkungan dari lima negara berkumpul di Malang. Mereka membahas strategi agar kerusakan lingkungan tidak semakin parah. Salah satu cara yang digagas adalah melibatkan pemuda dalam setiap kegiatan memelihara lingkungan.Lima negara yang mengirim guru tersebut adalah Amerika Serikat, Belanda, Kadana, Malaysia, dan Indonesia sebagai tuan rumah. Pertemuan itu berlangsung sampai 13 April di UPT Balai Pelatihan Kesehatan Murnajati, Lawang. ”Mereka ini guru pelajaran untuk tingkat SD, SMP, dan SMA seluruh dunia yang peduli terhadap lingkungan,” ujar Stien Matakupan, anggota Caretakers of …

Kota Batu »

[11 Nop 2009 | One Comment | ]
Tingkatkan Kualitas Lingkungan dengan Tanaman Tegakan

Tingkat erosi di Kota Batu cukup tinggi. Setiap tahun, diperkirakan 5 ribu meter kubik tanah di wilayah pegunungannya jatuh ke bendungan Karangkates, Malang. Pemicunya hampir 40 persen luas lahan hutan di wilayah pegunungan ditanami tanaman semusim.
Beberapa wilayah yang banyak beralih fungsi dari tanaman semusim menjadi tanaman tegakan ini seperti 500 hektar lahan di Sumber Brantas. Di Sumbergondo sekitar 5.000 hektar, dan di Torongrejo ribuan hektar lahan hutan desa telah beralih fungsi.
Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (DPK) Kota Batu, Hendro Prasetyo mengatakan agar kerusakan lingkungan tak semakin parah Pemkot Batu menggandeng …

Kota Batu »

[7 Nop 2009 | One Comment | ]
Dewan Rekomendasikan Penutupan Permanen Sumur Bor Museum Satwa

Tidak yakin sumur ABT (Air Bawah Tanah) milik proyek pembangunan Museum Satwa, sejumlah warga dan anggota dewan mendatangi lokasi pembangunan, Jumat (6/11). Kedatangan mereka untuk memastikan bahwa sumur ini benar-benar telah ditutup oleh Museum Satwa.
“Beberapa hari yang lalu ada warga yang mendatangi kantor dewan mengadukan masalah ini, akhirnya kita putuskan untuk turun ke lokasi,” jelas Wito Argo, anggota dewan dari Fraksi PDIP.
Anggota dewan yang datang ke lokasi adalah Usman, Wito Argo, Simon Purwoali, Agus Haryanto, Hari Purwanto, Sunardi, Katrin, Saudah dan Nurjayanti. Sebagai tindaklanjut dari kunjungan ini, anggota dewan akan …

Gadget Teknologi »

[10 Okt 2009 | 4 Comments | ]
Sony Ericsson J105/Naite, Ponsel Low-end Ramah Lingkungan

Sony Ericsson (SE) mencoba memperkenalkan ponsel baru yang lebih ramah lingkungan. Nama serinya J105 sedangkan nama populernya adalah Naite. Harganya tergolong low end untuk ukuran SE, berkisar antara Rp 1,4 juta. Berbagai fasilitas terkini dipasangkan dalam ponsel tersebut.
Naite masih mengusung desain konvensional, berbentuk candybar alias batangan dengan dimensi 108 x 47 x 12.6 mm dan berat 84 gram. Di bagian depan terdapat layar QVGA sebesar 2.2 inci sedangkan di bagian bawah layar terdapat keypad ergonomic dengan bentuk persegi panjang yang solid.

Kota Malang »

[5 Okt 2009 | 3 Comments | ]
Greenpeace Galang Suporter Peduli Lingkungan

Organisasi lingkungan global, Greenpeace kemarin melakukan kampanye di toko buku Togamas. Kampanye yang bertujuan untuk menggalang suporter yang peduli terhadap lingkungan itu dilaksanakan sejak tanggal 1-7 Oktober oleh sukarelawan Greenpeace South East Asia (SEA).
Dalam kampanye tersebut lima orang sukarelawan Greenpeace melakukan sosialisasi terkait isu lingkungan. Ada dua kampanye yang disuarakan oleh Direct Dialog Campaigner (DDC), yaitu iklim energi dan perlindungan terhadap hutan.
“Lahan gambut yang ada di Indonesia utamanya di Riau dan Kalimantan memberikan sumbangsih yang besar dalam rangka penyerapan karbondioksida. Pembakaran hutan yang menyebabkan berkurangnya lahan gambut yang otomatis juga …