Home » Archive

Artikel mengenai: distro

Kota Malang »

[18 Mei 2009 | No Comment | ]
Clothing Malang Diproduksi di Bandung

Perkembangan bisnis clothing di Malang ternyata masih belum dibarengi dengan teknologi produksi yang memadai. Terbukti clothing besar masih melakukan produksi di Kota Bandung yang merupakan kiblat clothing di Indonesia.
Owner Redsyif Clothing, Sata Adinegara mengatakan, ada dua alasan yang membuat clothing di Kota Malang memilih melakukan produksi di Kota Bandung, yakni karena faktor kualitas dan harga yang lebih murah. Kualitas produksi di Bandung lebih bagus karena mereka memiliki teknologi produksi yang jauh lebih canggih daripada di Kota Malang.

Kota Malang »

[7 Mei 2009 | No Comment | ]
Bisnis Factory Outlet Ditengah Persaingan Department Store

PERSAINGAN usaha di bidang fashion dewasa ini semakin gencar. Diskon besar-besaran ditawarkan oleh department store besar untuk menarik jumlah pembeli sebanyak-banyaknya. Menariknya, tengah persaingan Department Store yang sangat ketat, ada beberapa Factory Outlet (FO) yang masih bertahan.
Bisnis FO sempat menjamur di awal era 2000-an. Di Kota Malang sendiri cukup banyak FO yang berdiri waktu itu. Seiring dengan berjalannya waktu, satu persatu FO berjatuhan karena tidak bisa bertahan menghadapi ketatnya persaingan di bidang fashion. Namun ada juga beberapa outlet yang mampu bertahan.

Kota Malang »

[18 Apr 2009 | No Comment | ]
Sukses Usaha Clothing dengan Idealisme

Geliat distribution store (Distro) atau clothing ternyata sudah lama dirintis oleh penggila under groud Malang. Gaungnya yang semakin menjadi trend fashion seperti sekarang malah dianggap sebagai sistem penjualan yang melenceng dari semangat awal kelahirannya.
Sekitar 15 tahun lalu, penggiat clothing di Malang mendirikan usaha konveksi sebagai bagian dari semangat DIY (Do It Your Self), mendanai pergerakan underground dan idealisme musik mereka tanpa terpengaruh pasar besar dengan sistem pemasaran yang dianggap mengeksploitasi pembeli dan hanya berorientasi pada keuntungan saja.

Kota Malang »

[8 Mar 2009 | No Comment | ]

Sebanyak kurang lebih 40 label khas distribution outlet (Distro) and Clothing dipamerkan di ajang Bazar Distro and Clothing di DOME Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Beragam produk kreatif itu merupakan hasil karya pebisnis muda yang mencoba membentuk komunitas sendiri sebagai seorang pebisnis.
Menurut Koordinator Lapangan Ego Production, Bondan Arimurti, bazar yang digelar sejak kemarin hingga 8 Maret ini, tak hanya bertujuan untuk meraup omzet tapi juga sebagai ajang penyamaan visi dan misi para pelaku bisnisnya.
“Selama ini bisnis Distro cenderung egois, dimana masing-masing pebisnis menjalankan bisnis sendiri-sendiri. Karena itu melalui ajang ini kami …

Malang Raya »

[27 Okt 2008 | No Comment | ]

Sebelum jatuh sanksi Komisi Disiplin PSSI bahwa Aremania dilarang memakai kostum dalam pertandingan resmi selama dua tahun, laga Arema selalu diwarnai lautan biru. Ya, hamparan biru itu berasal dari merchandise Arema seperti kaus dan slayer. Siapa pioner lautan biru itu?
Liga Kansas 1998. Arema, tim kebanggaan kera-kera Ngalam, tengah bertanding menjamu tamunya di Stadion Gajayana. Beribu-ribu suporter Aremania datang ke Gajayana untuk memberikan dukungan terhadap Arema.
Salah satu di antara Aremania itu, ada sosok bernama Ivan Syahrul. Bukan sekali itu saja Ivan datang ke Gajayana guna men-support tim kesayangannya bertanding. Tiap Arema …

Berita, Kota Malang, Malang Raya »

[8 Okt 2008 | No Comment | ]

GUDANG Straat atau yang kini lebih dikenal sebagai Jalan Trunojoyo perlahan tapi pasti kini mulai bermetamorfosis. Jika beberapa tahun lalu hanya ada toko-toko atau outlet yang terkesan kumuh, kini kesan itu mulai bergeser.
Beberapa toko sudah disulap menjadi sebuah distribution outlet atau lebih dikenal distro. Berbeda dengan toko baju pada umumnya, kemunculan distro memberi angin segar bagi fashionista yang bosan dengan model baju produksi massal yang dijual di department store.
Distro menawarkan model yang ‘eksklusif’ karena di desain sendiri oleh si pemilik distro. Meskipun tidak eksklusif-eksklusif amat, satu model baju tidak diproduksi …

Kota Malang »

[23 Jun 2008 | No Comment | ]

Pasar Malang masih potensial untuk pengembangan distro. Komposisi masyarakatnya yang terdiri dari mahasiswa serta tanggap terhadap tren merupakan alasan utama pelaku bisnis mengembangkan distro baru. Seperti yang dilakukan Distro 3 Second & Green Light yang berada di Jalan Soekarno Hatta.
Seperti distro yang lain, distro yang baru buka akhir pekan kemarin ini juga menawarkan koleksi fashion dalam jumlah terbatas. Bedanya, distro ini memiliki lebih dari 10.000 desain dari tiga brand yang merupakan produk clothing unggulannya. Dijelaskan Area Supervisor 3 Second & Green Light Distro, Sudiyono, distronya mengutamakan konsep yang kuat dengan …

Kota Malang »

[19 Mei 2008 | No Comment | ]

Banyaknya distro yang bermunculan belakangan ini tidak membuat distro lama mati. Justru, keberadaan distro yang lebih dari dua tahun bertahan semakin eksis. Pasalnya, meski menjual produk serupa, distro-distro ini memiliki pasarnya masing-masing.
Seperti Distro Ecocide yang berada di Jalan Arief Rahman Hakim. Distro yang telah berusia 3 tahun ini khusus membidik anak muda pecinta musik aliran underground. Dikatakan karyawan Distro Ecocide, Yusuf Nur Arif, khusus distronya memang telah menjadi rujukan anak muda yang mengerti musik underground. “Meski banyak, sebenarnya distro ini terkatagori.