Home » Archive

Artikel mengenai: demo

Kota Malang »

[5 Okt 2009 | One Comment | ]
Warga Demo Tolak RSUB

Sekitar 50 warga RT 10 RW 4 Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru, yang juga penghuni Perumahan Griya Shanta Soekarno Hatta, melakukan unjuk rasa menentang pembangunan Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB) di atas tanah lapang diperumahan Griya Shanta, Minggu (4/10) kemarin.
Warga juga memasang tiga spanduk bertulis penolakan atas rencana pembanguna RSUB di tanah yang dianggap sebagai lahan fasum perumahan. Warga juga mencoret tembok ruko disekitar tanah lapang dengan kalimat penolakan yang sama.
Penolakan warga terhadap proses pembangunan RSUB telah ditunjukkan sejak awal proses pembangunan RSUB mulai dilakukan di tanah lapang perumahan Blok P …

Kabupaten Malang »

[3 Okt 2009 | 2 Comments | ]
Warga Ngantang Minta Kades Cabul Dihukum Mati

Sekitar 50 warga Desa Sumberagung Kecamatan Ngantang, kemarin siang melakukan aksi damai di depan Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen. Mereka menuntut agar hakim yang menangangi kasus ‘Kades Cabul’ Achmad Khoiri alias Kamad, Kepala Desa Sumberagung Ngantang yang memperkosa Fulan (nama samaran) 16 tahun warganya sendiri, dengan hukuman mati.
“Hukum mati saja Pak Lurah cabul itu, dia tidak pantas diampuni. Sebab perbuatan perkosaan yang dilakukannya itu adalah perbuatan setan, oleh karena itu hukum mati saja,” teriak Soekarja ‘Alima, koordinator aksi damai yang akrab disapa Ki Sapoe Djagad ini.

Kota Malang »

[17 Sep 2009 | One Comment | ]
210 Buruh Pabrik Jeans Tagih THR

Protes buruh terkait pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) masih saja terjadi hingga H-4 Lebaran kemarin. Sejumlah 210 buruh pabrik tekstil PT Pesona Remaja, Jalan Mayjen Panjaitan 94, terpaksa menggelar unjuk rasa untuk menagih hak mereka.
Mereka duduk-duduk di depan pabrik sambil membunyikan drum yang mereka bawa. Suara drum yang dipukul tak teratur mau tidak mau menarik perhatian pengguna jalan.
Sejumlah poster juga mereka bentang berisi Kami Udah Capek, Berikan Hak Kami, THR, Gaji dan Pesangon Berikan Kepada Kami.

Kota Batu »

[16 Sep 2009 | One Comment | ]
Mantan Buruh Wastra Indah Kembali Tuntut Sisa Pesangon

Puluhan mantan karyawan PT Wastra Indah (WI) kembali mendatangi pabrik itu untuk menuntut pesangon yang hingga kini belum tuntas. Aksi di depan pabrik tekstil ini diwarnai dengan aksi membakar ban bekas sebagai wujud kekecewaan para karyawan. Para mantan karyawan ini sudah 5 kali Lebaran ini belum menerima pembayaran pesangon dengan tuntas.
Menurut koordinator lapangan aksi, Harun AR, demo kali ini merupakan rangkaian aksi yang pernah dilakukan oleh mantan karyawan PT. WI untuk menuntut kejelasan pesangon yang pernah dijanjikan manajemen dulu.

Kabupaten Malang, Sorotan »

[10 Sep 2009 | No Comment | ]
Pabrik Rokok Bangkrut, Ratusan Buruhnya Tuntut THR

Sebanyak 200 buruh pabrik rokok Delapan Wijaya menuntut pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Tuntutan itu dilakukan lantaran para buruh khawatir bila perusahaan yang terletak di Jalan Industri 59 Pakis tersebut bakal lari dari tanggungjawab. Apalagi pabrik saat ini sudah bangkrut.

Indonesia »

[9 Sep 2009 | One Comment | ]
Peringati 5 Tahun Kematian, Sahabat Munir Surati SBY

Menjelang lima tahun kematian Munir SH, Sahabat Munir Malang Raya melakukan aksi teaterikal dan mengirim surat pada Presiden SBY dan Kapolri untuk mengusut tuntas pembunuh pejuang HAM asal Kota Batu. Aksi diawali dengan pembacaan pernyataan sikap dan aksi teaterikal tentang pelanggaran HAM yang dilakukan aparat pada aktifis penegak HAM di Indonesia di sekitar Alun-alun Kota Malang kemarin.
Sahabat Munir Malang Raya lantas melanjutkan aksi mengirimkan surat berisi pernyataan sikap pada Presiden SBY, Kapolri dan Jaksa Agung.
Pernyataan sikap yang dibacakan oleh Zia’ ul Haq berisi tiga tuntutan.
”Kami mendesak SBY untuk menjadikan penyelesaian …

Kabupaten Malang »

[8 Sep 2009 | No Comment | ]
Di-PHK Sepihak, Buruh Rokok Mengadu Ke Disnaker

Sekitar 130 buruh pabrik rokok (PR) Indo Parijotomas di Dusun Sawon Desa Jedong Kecamatan Wagir, mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, Senin (7/9) pagi. Kedatangan sejumlah buruh yang rata-rata perempuan dengan menggunakan dua truk dan didampingi kuasa hukumnya itu, tak lain untuk minta difasilitasi pertemuan dwipartit antara buruh dengan pihak perusahaan milik Hartono itu, tentang pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak.
Pasalnya, sejak beberapa buruh tiba-tiba dirumahkan mulai Maret 2009 lalu hingga kini tidak mendapatkan gaji. Tak hanya itu, selama menjadi buruh juga tidak libur haid layaknya pabrik lainnya.

Kota Batu »

[1 Sep 2009 | No Comment | ]
Ketua DPRD Terima 100 Balon dari FORMASI-MR

Berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Sipil Malang Raya (FORMASI-MR) memberikan 100 balon yang berisi tuntutan kepada DPRD kota Batu. Hal ini sebagai sebuah penawaran untuk membantu program peningkatan kapasitas kepada dewan baru periode 2009-2014.
Ibnu Tri Cahyo, salah satu anggota dari FORMASI-MR mengatakan, 100 balon itu berisi data dan fakta sekaligus harapan masyarakat terhadan kinerja para anggota dewan yang baru itu.
“Berdasarkan catatan kita, anggota DPRD kota Batu periode sebelumnya tidak ada yang mampu menjalankan amanah rakyat, untuk itu kita siap mendukung DPRD yang baru untuk bisa bekerja lebih …

Kota Batu »

[31 Agu 2009 | No Comment | ]
HPP Tunda Protes, Konsentrasi Omset Lebaran

Keresahan kalangan pedagang kecil konveksi di Kota Batu terhadap kehadiran toko konveksi modern mereda untuk sementara waktu. Meski pembeli masih tersedot ke sejumlah toko modern, ratusan pedagang di dalam Pasar Batu itu memilih bersaing secara sehat. Mereka ingin konsentrasi mencari pendapatan dalam momen Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Sekretaris Himpunan Pedagang Pasar (HPP) Kota Batu Achmad Yusni kemarin mengungkapkan, untuk jangka pendek, protes pedagang belum dilayangkan menjadi sebuah surat. Setelah melalui beberapa rembugan, pedagang memutuskan untuk konsentrasi berdagang terlebih dahulu. Tidak mau direpoti dengan urusan protes atau mediasi dengan …

Kabupaten Malang »

[31 Agu 2009 | No Comment | ]
MCW Meragukan Kinerja Dewan jika Kembali Dipimpin Suhadi

Sebanyak 50 anggota DPRD Kabupaten Malang yang baru dilantik akan menikmati beberapa fasilitas. Misalnya gaji yang cukup tinggi dan beragam tunjangan. Fasilitas tersebut harus dibayar dengan pengabdian yang setimpal. Tapi, masyarakat tampaknya masih meragukan kemampuan wakil rakyat dalam menjalankan amanah.
Fasilitas yang diterima anggota dewan berupa dana operasional, uang representatif, tunjangan jabatan, tunjangan perumahan, tunjangan komunikasi, tunjangan keluarga, dan uang paket. Bahkan, ketua dewan setiap bulan menerima gaji dan uang tunjangan sebesar Rp 29 juta, wakil ketua dewan Rp 22 juta, dan untuk anggota dewan sebesar Rp 15 juta.