Home » Archive

Artikel mengenai: budaya

Kabupaten Malang, Pariwisata »

[19 Nop 2009 | 2 Comments | ]
Potensi Wisata Pemandian Sumberringin di Tumpang

MENJELAJAH Kabupaten Malang kita akan menemukan banyak keindahan tersembunyi di sana. Walau banyak yang tak terawat dan dibiarkan apa adanya, namun siapapun akan setuju bahwa pesona alamnya luar biasa. Tengok saja pemandian wisata Sumberringin. Lokasinya berada di Desa Wringinsongo Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Bagaikan perawan yang tak tersentuh, eksotisme tempat ini membuat siapapun berandai-andai. Andai saja sang perawan didandani…
Jika melewati Desa Malangsuko, Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang, tak ada salahnya jika mampir ke tempat wisata ini. Mencari lokasinya memang tidak mudah, karena tak ada papan petunjuk besar di jalan raya yang …

Kota Malang »

[6 Okt 2009 | 3 Comments | ]
Cosplay: Hadirkan Tokoh Fiksi ke Dunia Nyata

Ada Dante dari Devil My Cray sedang menodongkan dua pistol laras pendek miliknya ke arah Naruto Uzumaki, dari serial anime dan manga Jepang. Tak jauh dari mereka Elza sang antagonis dari Games Suikoden 2 sedang merencanakan lahirnya klan pejuang baru dengan si kucing imut Ichigo Momomiya dari Tokyo Mew-Mew, serta si cantik dan kalem Haruhi Suzumiya dari novel yang sama. Tak disangka mereka muncul bersama-sama di Sasana Budaya Jumat sore kemarin.
Jangan dibayangkan itu hanya fiksi atau khayalan penulis belaka. Tokoh-tokoh yang hidup di layar kaca televisi, komputer bahkan dari lembaran …

Kabupaten Malang, Sorotan »

[5 Okt 2009 | 4 Comments | ]
Batik Druju, Salahsatu Ikon Penting Batik Malangan

Motif batik terutama batik tulis tengah digandrungi masyarakat, barangkali akan menjadi trend 2010 paska diakui Unesco sebagai warisan dunia asal Indonesia. Pengakuan itu tak lepas dari peran orang-orang yang berkecimpung dan mencintai batik. Peran penting juga diberikan Kabupaten Malang dengan menyumbangkan karya batik Druju

Kota Malang, Sorotan »

[4 Okt 2009 | 6 Comments | ]
Mengenal Batik Khas Malangan

PENGAKUAN lembaga dunia, UNESCO terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia membuat identitas bangsa ini kembali diakui dunia. Batik kaya akan ragam sesuai dengan motifnya yang dipengaruhi setiap daerahnya. Meski Malang bukan kota batik, tapi Malang mempunyai batik khas Malangan

Kabupaten Malang »

[30 Sep 2009 | 5 Comments | ]
Melihat Petik Laut di Pantai Sendang Biru

IRING-iringan sesajen diarak beberapa warga dari rumah Pak Hajatemo, salah seorang tokoh nelayan di Sendang Biru menuju Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pantai Sendangbiru. Dalam iring-ringan itu terdapat tumpeng raksasa setinggi satu meter. Ada wanita cantik yang didandani ala Nyi Loro Kidul digotong tandu, diikuti perahu yang berisi buah-buahan, serta rempah-rempah. Di belakangnya sepasang pengantin, yang diarak dengan beberapa biduan cantik, dan drum band.
TEPAT pukul 13.00 WIB, iring-iringan sesajen yang dibawa itu tiba di PPI Sendangbiru. Sebelum sesajen tersebut dilarung ke dalam laut dalam Syukuran Nelayan dan Petik Laut 2009, sesajen …

Kota Malang »

[10 Sep 2009 | No Comment | ]
Rela Antre dari Tengah Malam Demi Mendapatkan Uang Baru

Bukan hanya bahan makanan dan pakaian yang diserbu menjelang datangnya hari raya, uang baru pun juga tak luput diburu masyarakat. Banyaknya orang yang memburu uang baru menjelang hari raya tak lain karena adanya budaya pemberian angpao yang sudah lama melekat.
Suasana di pelataran Kantor Bank Indonesia (KBI) Malang beberapa hari belakangan ini terlihat lebih ramai dibanding biasanya. Ratusan orang memadati halaman yang dijaga belasan sekuriti.
Sebagian ada yang duduk manis di bawah tenda yang disediakan oleh KBI dan sebagian lagi memilih berdiri di depan tangga pintu masuk KBI.
Meski jam masih menunjukkan angka …

Kota Malang »

[5 Sep 2009 | No Comment | ]
‘Sedekah Bumi’ di Klenteng Eng An Kiong

Bila Islam memaknai bulan suci Ramadan sebagai bulan penghapusan dosa, umat Konghucu pun mempunyai cara tersendiri dalam menghapus dosa. Yakni dengan membakar Botho, simbol kebatilan yang melekat dalam diri setiap insan. Upacara ini kerap disebut “Sedekah Bumi”.
Api itu terus menyala. Efek panas yang ditimbulkannya kian menyengat pori-pori kulit. Namun beberapa tokoh Konghucu berbaju merah tampak asyik menikmati kobaran api. Gambar Botho -orang Jawa lebih mengenal dengan sebutan buto atau raksasa jahat- yang dipampang tepat di atas kobaran api mulai terbakar. Sedikit demi sedikit, Botho yang dikenal sebagai simbol kebatilan dan …

Kota Malang »

[5 Sep 2009 | No Comment | ]
Nordin M Top Dibakar Bersama Ogoh-ogoh

Sedekah bumi yang bertepatan dengan hari raya Tiong Goan pada tanggal 17 bulan 7 tahun 2560 di Kelenteng Eng An Kiong Malang, dipadati ribuan warga yang akan menerima beras dan mie kering dari umat kelenteng. Sejak jam 05.00 WIB, warga sudah mulai mengantre di depan pintu belakang klenteng, meski pintu baru dibuka jam 09.00 WIB.
Warga yang datang tidak hanya dari sekitar klenteng, banyak warga dari luar Kota Malang ikut mengantre bersama ribuan warga lainnya. Mereka berasal dari Pasuruan, Tumpang, Lawang, Kepanjeng, Purwosari dan daerah lainnya.
Tak ayal, antrean panjang terlihat hampir …

Kabupaten Malang »

[31 Agu 2009 | No Comment | ]
Dana Pengurusan Hak Paten belum Masuk APBD 2009

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menyatakan tidak mengalokasikan dana khusus di APBD 2009 ini untuk pengurusan hak paten seni dan budaya. Kebijakan ini dipilih karena Pemerintah Pusat belum mengeluarkan petunjuk teknis (juknis).
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Malang H Purnadi, Minggu (30/8) mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) membutuhkan juknis pengurusan hak paten beserta besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk itu. Pemerintah Pusat dalam hal ini Departemen Kebudayaan dan Pariwisata harus segera mengeluarkan juknis pengurusan hak paten yang berhubungan dengan seni dan budaya,“ jelasnya.

Kota Malang »

[23 Agu 2009 | No Comment | ]
Melihat Ritual Keramas Bersama di Sumber Mbah Raden

Sehari sebelum Ramadan tiba, sebagian orang masih melanggengkan tradisi. Salah satunya adalah keramas bersama di sumber Mbah Raden di Sukun. Tepatnya di RT 10 RW 06 Kelurahan Sukun.
Melalui Jalan S Supriadi Gang 8 di Kelurahan Sukun, sumber Mbah Raden, sumber mata air yang bening itu bisa didatangi. Nama sumber itu memang cukup dikenal dan masih banyak didatangi di kalangan warga sekitar.
Sekalipun sumber itu sudah dikelilingi perumahan padat dan berjajar mengikuti alur Sungai Bonagung, pecahan dari Sungai Metro yang mengalir di bagian bawah Sungai Bonagung. Tapi kejernihan airnya tetap …