Home » Archive

Artikel mengenai: bisnis

Kota Malang »

[5 Okt 2009 | 4 Comments | ]
Pedagang Nikmati Euforia Batik

Uforia peresmian batik sebagai salah satu warisan budaya dunia benar-benar dirasakan oleh para pengusaha batik, sebab momen tersebut banyak dimanfaatkan sebagian besar warga untuk berbelanja busana batik.
Alhasil, penjualan batik selama sekitar dua hingga hari itu pun meningkat cukup tajam. Beberapa instansi yang mewajibkan karyawannya mengenakan batik membuat toko-toko batik banyak dikunjungi oleh warga Malang.
Hal tersebut dikemukakan oleh salah satu distributor batik Pekalongan, Eko April. Pria ini mengungkapkan, penjualannya mampu terdongkrak berkat momentum pengakuan UNESCO.

Kota Malang »

[29 Sep 2009 | 11 Comments | ]
Ramai-ramai Jual Ponsel Pasca Lebaran

Membengkaknya dana pascalebaran tampaknya membuat sebagian besar masyarakat memutuskan untuk menjual ponselnya. Setidaknya kondisi itulah yang tergambar di beberapa gerai ponsel di Malang. Di pusat ponsel Malang Plasa misalnya. Di gerai ponsel yang mengkhususkan diri di segmen ponsel bekas banyak disinggahi oleh user yang ingin menjual ponselnya. Mulai dari ponsel kelas high end hingga low end.
“Dari pertama kali buka, banyak user yang mampir untuk menawarkan ponselnya,” ungkap karyawan Sattelite Cell, Titin Sarik. Dia menjelaskan, harga yang diminta oleh user seringkali tidak sesuai dengan harga pasar alias terlalu tinggi. Ia menyontohkan, …

Berita »

[29 Sep 2009 | 6 Comments | ]
Harga Emas Turun, Transaksi Pasca Lebaran Meningkat

Bisnis emas menjadi salah satu bisnis yang sukar untuk diprediksi. Untuk transaksi emas tahun ini misalnya, kondisinya berbanding terbalik dengan tahun kemarin. Jika tahun lalu, peningkatan penjualan emas terjadi sebelum Lebaran, maka untuk tahun ini, lonjakan transaksi emas mulai terjadi.
Hasan, pemilik Toko Emas Utama di Pasar Besar Malang ini mengungkapkan, penjualan emas di tokonya meningkat sejak H +4 Lebaran atau tepatnya Kamis (24/9) lalu.
Transaksinya sendiri banyak didominasi pembelian oleh para pengunjung. Artinya saat ini masyarakat sedang berbondong-bondong memborong emas seusai merayakan Lebaran. “Langsung banyak pembeli waktu pertama kali buka. Kalau …

Kota Batu »

[29 Sep 2009 | 3 Comments | ]
Berkat Lebaran, Penjual Oleh-oleh Khas Batu Tangguk Untung

MENINGKATNYA kunjungan wisatawan saat liburan Lebaran baru lalu sangat berdampak pada pedagang oleh-oleh khas Kota Batu. Keuntungan para pedagang oleh-oleh, terutama makanan dan minuman melonjak secara drastis.
Pemilik Manunggal Oleh-Oleh, Abdul Rohman mengungkapkan, selama liburan Lebaran, pendapatannya naik rata-rata sekitar Rp 1,6 juta. Sedangkan pada hari-hari biasanya, dalam sehari ia mendapat keuntungan sekitar Rp 500 ribu.
“Umumnya yang dicari itu berupa makanan khas Batu, seperti keripik kentang, nangka dan keripik buah-buahan,” terangnya

Kota Malang »

[13 Sep 2009 | One Comment | ]
Penjualan Elektronik Melonjak di Bulan Puasa

Tak hanya sektor sandang dan pangan yang mengalami peningkatan penjualan saat mendekati lebaran. Barang-barang elektronik pun mengalami kenaikan permintaan meskipun tidak merata.
Sejak awal ramadan, penjualan barang elektronik di Plaza Elektronik Blimbing mulai mengalami kenaikan, khususnya untuk penjualan lemari es “Bisa dikatakan permintaan melonjak dua kali lipat dibandingkan hari-hari biasa,” kata Suryadi Setiawan, Direktur Plaza Elektronik Malang.
Pada saat kondisi normal, penjualan lemari es dua pintu bisa mencapai 15 unit perharinya, namun saat masuk bulan ramadan rata-rata lemari pendingin tersebut bisa keluar hingga 30 unit perharinya.
Tren ini, lanjutnya, akan semakin bertambah saat …

Kota Malang »

[11 Sep 2009 | No Comment | ]
Para Penjual Uang Baru Kulakan hingga Ke Surabaya

Tidak hanya halaman Kantor Bank Indonesia (KBI) saja yang dipenuhi antrean penukar uang menjelang hari raya. Jalanan sepanjang gedung ini pun juga ramai. Tetapi orang-orang di luar halaman KBI ini bukan mencari uang baru. Mereka justru menyediakan uang baru untuk orang-orang yang enggan mengantre.
Suasana sepanjang Jalan Merdeka Utara dan Jalan Merdeka Timur, Selasa (8/9) siang kemarin terlihat sibuk. Kendaraan yang lalu lalang juga cukup padat. Apalagi sebagian ruas Jalan Merdeka Timur digunakan untuk lahan parkir para penukar uang di KBI Malang. Sesekali kendaraan-kendaraan ini berhenti karena banyak pejalan kaki yang …

Pendidikan, Sorotan »

[31 Agu 2009 | No Comment | ]
SMKN 3 Terima Pesanan Kue Lebaran, Omzet Capai Puluhan Juta

PANDAI melihat peluang bisnis diajarkan kepada siswa SMKN 3 Malang. Salah satu peluang bisnis yang tengah dibidik adalah melayani pemesanan kue hingga parcel lebaran. Persiapan menjalankan bisnis ini bahkan sudah dilakukan sebelum Ramadan tiba.

Kota Batu »

[31 Agu 2009 | No Comment | ]
HPP Tunda Protes, Konsentrasi Omset Lebaran

Keresahan kalangan pedagang kecil konveksi di Kota Batu terhadap kehadiran toko konveksi modern mereda untuk sementara waktu. Meski pembeli masih tersedot ke sejumlah toko modern, ratusan pedagang di dalam Pasar Batu itu memilih bersaing secara sehat. Mereka ingin konsentrasi mencari pendapatan dalam momen Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Sekretaris Himpunan Pedagang Pasar (HPP) Kota Batu Achmad Yusni kemarin mengungkapkan, untuk jangka pendek, protes pedagang belum dilayangkan menjadi sebuah surat. Setelah melalui beberapa rembugan, pedagang memutuskan untuk konsentrasi berdagang terlebih dahulu. Tidak mau direpoti dengan urusan protes atau mediasi dengan …

Kota Batu »

[26 Agu 2009 | No Comment | ]
Omset Pasar Tradisional Tergilas Factory Outlet

Pedagang Pasar Batu memprotes berdirinya sebuah pasar modern di Kota Batu, pasalnya keberadaan pasar modern ini berakibat merosotnya pendapatan pedagang terutama pedagang yang menjual pakaian.
Dibandingkan pendapatan pada Ramadan tahun lalu, pendapatan pedagang baju menurun hingga 80 persen. Bila tahun lalu di awal Ramadan mereka mendapatkan pendapatan kotor sebesar Rp 4 juta - Rp 5 juta per hari, kini mereka hanya mendapatkan pendapatan Rp 1 juta – Rp 2 juta.
Merosotnya pendapatan pedagang ini diduga karena beralihnya pembeli pasar tradisional ke pasar modern.

Gadget Teknologi »

[20 Agu 2009 | One Comment | ]
Harga Ponsel Turun

Momen istimewa seringkali dijadikan sebagai ajang untuk mendongkrak penjualan. Namun hal itu nyatanya tidak berlaku bagi pasar ponsel di Malang. Hingar bingar perayaan Agustusan dan momen menjelang bulan Ramadan nyatanya tidak mampu mendongkrak penjualan. Nokia dan Sony Ericsson yang notabene menguasai pasar ponsel Malang pun mengalami penurunan harga. Meskipun tidak banyak, tapi penurunan terjadi hampir di semua tipe.
Ponsel QWERTY yang menjadi primadona Nokia misalnya, mengalami penurunan dari Rp 3 juta menjadi Rp 2,7 juta dalam waktu satu hari, senasib dengan adiknya E71 pun turun harga dari Rp 4,1 juta menjadi …