Artikel dalam Kategori Kota Malang
Kota Malang »
Gedung DPRD Kota Malang yang berada di Jalan Tugu mulai di bongkar, kemarin (14/5). Beberapa pekerja tengah sibuk me runtuhkan bangunan yang didirikan 1978 silam. Pembongkaran itu sendiri di lakukan karena Bagian Perlengkapan Pemkot Malang telah selesai melakukan penghapusan aset gedung dewan dengan melakukan lelang.
Dalam lelang bongkaran gedung dewan, ada pihak ketiga yang menawar tertinggi dengan harga Rp 306 juta. “Penghapusan aset sudah selesai. Sehingga pemenang lelang bisa melakukan pembongkaran gedung dewan,” ujar Kabag Perlengkapan Pemkot Malang Subhan kepada Radar, kemarin.
Gedung DPRD Kota Malang mulai kemarin sudah dibongkar. Bongkaran gedung …
Indonesia, Kota Malang »
Harap-harap cemas. Perasaan itupula yang menghinggapi keluarga besar Yusuf Ariwibowo, salah satu korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet (SSJ) 100. Pihak keluarga masih menyimpan keyakinan bahwa Ari -panggilan Yusuf Ariwibowo- masih selamat.
Luhur, sepupu Ari yang ditemui di Jalan Lahor I/20 kemarin mengatakan bahwa sampai saat ini seluruh keluarga besar dan teman-teman dekat Ari masih percaya pria yang bekerja di Sky Aviation itu masih hidup.
Sampai saat ini kegiatan keluarga besar dan teman-temannya terus mengikuti perkembangan pemberitaan tentang kondisi terkini kecelakaan pesawat buatan Rusia tersebut. “Saat ini keluarga besar selalu mengikuti pemberitaan di …
Kota Malang, Sorotan »
Wajah Kota Malang terlihat semakin semrawut. Salah satu faktornya, tidak adanya penataan yang baik terkait reklame, baliho dan spanduk.
DI setiap sudut Kota Malang banyak dijumpai berbagai macam jenis promosi yang berbentuk baliho, reklame maupun spanduk. Pe masangannya ini tidak hanya marak di pertigaan atau perempatan jalan. Akan tetapi, sudah merambah pada taman-taman yang ada di Kota Malang. Akibatnya, taman-taman kota yang dulu indah dan asri, kini terlihat semrawut.
Mengingat keberadaan hijaunya tanaman sudah tertutup reklame bando, baik dengan ukuran sedang atau besar. Maraknya pemasangan reklame ini terlihat di area taman, seperti, …
Kota Malang »
SOROTAN dilayangkan LSM Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jatim terkait sikap Pemkot Malang yang terkesan obral dalam memberikan izin reklame di taman kota. Pemasangan reklame di taman kota tidak lain bentuk eksploitasi terhadap lingkungan.
Koordinator Walhi Jatim Purnawan D. Wirawan mengatakan, pemkot memang telah melarang untuk beberapa taman yang harus steril dari reklame. Seperti kawasan alun-alun kota, Alun-Alun Tugu, Jalan Ijen dan hutan Malabar. Hanya saja, untuk taman lainnya masih dimungkinkan untuk dipasangi reklame.
Selain persoalan itu, banyak pemasang yang mengabaikan aspek ekologi. Salah satunya melakukan penebangan pohon terlebih dahulu sebelum melakukan pema …
Kota Malang, Pariwisata »
Perkembangan pariwisata di Kota Malang memang tak sepesat Kota Batu. Namun, pelaku wisata di kota ini terus berupaya meningkatkan layanan untuk menyedot wisatawan. Terutama, wisatawan asing.
Salah satu yang dilakukan adalah mengoptimalkan Malang Tourism Information Center (MTIC). Sebuah pusat informasi pariwisata yang ada di Alun-Alun Merdeka, Kota Malang.
Akadianto, pengelola MTIC, mengatakan, langkah yang kini digenjot adalah memperbanyak persediaan peta untuk dibagikan gratis kepada wisatawan yang datang. “MTIC sering didatangi wisatawan. Wisatawan lokal biasanya saat hari libur dan akhir pekan. Sedang wisatawan asing, biasanya Juni hingga Agustus,” ujar dia.
Dua turis asing bertanya-tanya …
Kota Malang »
BEBERAPA komunitas dan perseorangan menyatakan keikutsertaannya pada Kerja Bakti Budaya (Jati Daya) yang digalang Yayasan Inggil dan Radar Malang (Jawa Pos Group) dalam Malang Kembali VII -Festival Tempo Doeloe 2012. Beberapa komunitas itu adalah komunitas Honda Tiger Mailing List (HTML), komunitas sejarah dan AIESEC Brawijaya. Juga ada komunitas Malang Vespa Club dan VW Club.
Sebelumnya, dua mantan menteri telah menyatakan ambil bagian dalam Jatidaya yang digelar 27 Mei mendatang. Keduanya adalah mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata I Gede Artika dan mantan Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro Jakti. Mereka saat ini aktif di …
Kota Malang »
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang telah merampungkan tugasnya mengirim data tenaga honorer kategori 1 (dibiayai APBN/ APBD) dan kategori 2 (dibiayai non-APBN/ APBD). Seluruh data tenaga honorer tersebut dikirim ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk ditindaklanjuti.
Kepala Formasi dan Informasi BKD Kota Malang Mochammad Kharis mengatakan, pengiriman nama-nama tenaga honorer tersebut sudah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang tertera di SE (Surat Edaran) Men PAN RB Nomor 3 Tahun 2012. Untuk honorer kategori 1, BKD sudah melaksanakan uji publik dengan memublikasikan nama-nama honorer kategori 1 itu di papan-papan pe ngumuman resmi …
Kota Malang »
Perhelatan Festival Malang Kembali (FKM) VII atau yang lebih akrab disebut Malang Tempo Doeloe (MTD) baru akan digelar pada 24-27 Mei mendatang. Namun panitia saat ini sudah kewalahan pesanan stan di MTD.
Hingga saat ini, jumlah pemesan stan mencapai 800 orang. Padahal jumlah stan yang disediakan panitia hanya 400 stan. “Animonya setiap tahun selalu meningkat. Ini me nunjukkan bahwa MTD tela h menjadi idola bagi para pe laku ekonomi untuk me ngais rezeki,” ujar Kadis Kebu da yaan dan Pariwisata Kota Malang Ida Ayu Made Wah yuni, kepada Radar, kemarin (6/5).
Berkaca …
Kota Malang »
Ke depan, produk halal akan jadi tren santer dunia. Indikasinya, saat ini mulai bermunculan negara-negara mayoritas non-muslim yang membuat produk bersertifikat halal. Cara itu dipercaya bisa memperkuat marketable-nya.
Hal itu dikemukakan dosen pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), dalam kuliah tamu di aula FMIPA, UM, kemarin. “Banyak industri di Yunani yang di ser tifi katkan halal untuk konsumsi dunia,” jelas Kuwat, sapaan akrab Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si.
“Sekarang, label halal bukan sekadar neraka atau surga, tapi bisnis,” tambah dosen yang salah satu hasil penelitiannya pernah dilirik produsen Toyota Jepang itu.
Contohnya lagi, kata …
Kota Malang, Pendidikan, Sorotan »
URIN. Mendengar dan membayangkannya pasti benak kita langsung mengarah pada limbah cair manusia yang berbau pesing. Dan siapa yang akan per duli dengan pesingnya urin selain langsung me nyiramnya begitu usai buang air kecil. Tapi, ti dak begitu dengan Nurul dan Nando. Dua siswa SMAN 10 ini malah penasaran dengan limbah urin. “Selama ini urin hanya dibuang, padahal kalau diteliti dengan cermat, kandungannya bisa menjadi bahan bakar ramah lingkungan untuk masa depan,” beber Nurul ketika ditemui di se kolahnya, Jumat (4/5) lalu.
Alasan lain mereka memilih urin karena kepedulian me reka …





