Home » Archive

Artikel dalam Kategori Kota Batu

Kota Batu »

[18 Sep 2009 | One Comment | ]
Intervensi Balita Rawan Gizi dengan Bantuan Susu

Jumlah balita yang kondisi kesehatannya di bawah garis merah diperkirakan mencapai 55 bayi dari total 3 ribu balita di Kota Batu. Meski belum termasuk kategori gizi buruk, Pemkot Batu melakukan intervensi dengan memberi bantuan susu bubuk. Selain itu juga membuat kelompok kesehatan yang melibatkan ibu-ibu balita.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan bahwa, PKK Kota Batu akan memberikan asupan gizi berupa minuman susu bubuk untuk 5 balita di setiap desa selama 3 bulan. Selama masa asupan itu para balita tersebut ditargetkan untuk bisa menghabiskan …

Kota Batu, Utama »

[17 Sep 2009 | No Comment | ]
Lokasi Branding ‘Kota Wisata Batu’ Dialihkan ke Gunung Banyak

Rencana penulisan atau branding Gunung Panderman dengan tulisan Kota Wisata Batu batal. Penulisan yang masih bertaraf wacana tersebut bakal dialihkan ke Gunung Banyak. Alasannya karena penulisan pada kawasan gunung yang juga dijadikan landasan terbang paralayang itu lebih memungkinkan dan jauh lebih mudah.
“Penulisan branding di Gunung Banyak lebih mudah dibanding dengan penulisannya di Gunung Panderman,” kata Syamsul Huda, kepala Dinas Kebudayaan dan Parisiwata, Pemkot Batu, siang kemarin.
Syamsul mengatakan, kemudahan itu didasarkan pada teknis pemasangannya. Medan di Gunung Panderman lebih berat dibanding dengan medan yang ada di Gunung Banyak.

Kota Batu, Sorotan »

[17 Sep 2009 | No Comment | ]
PDAM Sediakan Truk Tangki, Pasok Kebutuhan Air di Kawasan Vila Selama Lebaran

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Batu menyediakan dua truk tangki untuk memasok peningkatan kebutuhan air saat liburan Lebaran. Kebutuhan air meningkat di beberapa vila. Antara lain, vila di kawasan Songgoriti, Pesanggrahan, atau perumahan Panderman Hill. Vila-vila itu kosong pada hari biasanya. Sebaliknya, dihuni sesak oleh pemilik atau penyewanya pada liburan Lebaran.

Kota Batu »

[17 Sep 2009 | One Comment | ]
Pengubahan Kultur Birokrasi Tergantung Kepala Daerah

Ini peringatan bagi para pegawai negeri sipil (PNS) yang ada di lingkungan pemerintah daerah. Pemerintah pusat meminta para aparat di daerah segera mengubah perilaku menjadi seorang pelayan masyarakat. Sebagai seorang pelayan, maka aparat tidak boleh resisten terhadap kritikan maupun masukan. Kalau tetap tak mau risiko, sebaiknya seorang aparat mundur dari pegawai negeri sipil (PNS).
“Kalau tak mau risiko dikritik masyarakat, tidak usah menjadi PNS. Yang mau menjadi PNS banyak dan mengantre,” jelas Muhammad Imanuddin, Asisten Deputi Pelayanan Pemerintahan Umum Hukum dan Keamanan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, kemarin. Imam datang ke Batu …

Kota Batu »

[16 Sep 2009 | One Comment | ]
Mantan Buruh Wastra Indah Kembali Tuntut Sisa Pesangon

Puluhan mantan karyawan PT Wastra Indah (WI) kembali mendatangi pabrik itu untuk menuntut pesangon yang hingga kini belum tuntas. Aksi di depan pabrik tekstil ini diwarnai dengan aksi membakar ban bekas sebagai wujud kekecewaan para karyawan. Para mantan karyawan ini sudah 5 kali Lebaran ini belum menerima pembayaran pesangon dengan tuntas.
Menurut koordinator lapangan aksi, Harun AR, demo kali ini merupakan rangkaian aksi yang pernah dilakukan oleh mantan karyawan PT. WI untuk menuntut kejelasan pesangon yang pernah dijanjikan manajemen dulu.

Kota Batu »

[16 Sep 2009 | No Comment | ]
Pembagian Bibit Kopi Arabika Tunggu Pengesahan Gubernur

Penantian panjang kelompok tani mendapatkan bantuan bibit kopi segera terjawab. Sekitar 10 ribu bibit kopi Arabika senilai Rp 150 juta bakal dibagikan kepada para petani. Itu menyusul tuntasnya revisi pengadaan bibit kopi yang ada di Dinas Pertanian dan Kehutanan Pemkot Batu pada perubahan anggaran keuangan (PAK).
“Insya Allah saat musim hujan, bibit sudah dapat kami bagikan. Sekarang, kami masih menunggu pengesahan dari gubernur,” kata A. Hendro Prasetyo, kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Pemkot Batu, di pendopo, siang kemarin.
Hendro mengakui, pengadaan bibit bagi para petani itu sedikit mengalami keterlambatan.

Kota Batu »

[16 Sep 2009 | No Comment | ]
Tiga Desa Terancam Tak Kebagian ADD karena Belum Serahkan DRUK

Badan Pemberdayaan Perempuan, Masyarakat dan KB (Bappemas KB) kota Batu mendesak 3 desa untuk segera mengambil dana anggaran dana desa (ADD) tahap I. Pasalnya, pencairan ADD pemberdayaan tahap II segera dilakukan bulan Oktober. Bila tidak dilakukan, dana ADD untuk 3 desa itu bisa hangus secara keseluruhan.
Kepala Bappemas KB kota Batu, Enny Rachayuningsih mengatakan bahwa 3 desa dari total 24 desa/kelurahan belum mengambil pencairan ADD tahap I. Salah satu penyebabnya, ketiga desa itu belum menyerahkan daftar rencana usulan kegiatan (DRUK) sebagai salah satu syarat pencairannya.

Kota Batu, Sorotan »

[15 Sep 2009 | No Comment | ]
Dana Bergulir Kredit UMKM Kota Batu Dicairkan

Setelah berulang kali tertunda pencairannya, Pemkot Batu akhirnya mencairkan dana untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM), Senin (14/9). Penyerahan dana bergulir tanggung renteng ini dilakukan usai apel rutin di Balai Kota Batu.
Penyerahan dana ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Walikota Batu, HA Budiono kepada tiga kelompok UMKM.

Kota Batu »

[15 Sep 2009 | No Comment | ]
Pemkot Harus Sediakan Sediakan Dana Rp 250 Juta untuk Meterisasi PJU Liar

Pemkot Batu tak tinggal diam dengan temuan banyaknya PJU (penerangan jalan umum) liar oleh PLN APJ (area pelayanan jaringan) Malang. Secara bertahap, Pemkot Batu mulai menuntaskan persoalan pemasangan PJU liar tersebut. Tahun anggaran 2009 ini, pemkot telah mengalokasikan dana sebesar Rp 250 juta untuk meterisasi PJU liar tersebut.
“Kami tidak bisa menuntaskannya dalam satu tahun anggaran. Untuk itu, kami laksanakan secara betahap,” kata Susetya Herawan, kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (cikar tarung) Pemkot Batu, siang kemarin.

Kota Batu »

[15 Sep 2009 | No Comment | ]
PDAM Batu Kesulitan Cari Sumber Baru

Kaya sumber air tak memberi jaminan PDAM (perusahaan daerah air minum) Kota Batu, mudah dalam menemukan sumber air baru. Hingga saat ini, perusahaan daerah milik Pemkot Batu itu, masih kesulitan menaikkan kapasitas pengambilan air dari 120,5 liter per detik yang dimiliki. Dampaknya, PDAM Kota Batu tidak bisa menambah pelanggan baru.
Mohammad Yusuf, kepala Unit Perencanaan dan Teknik PDAM Kota Batu mengatakan, kondisi ini menyebabkan PDAM Kota Batu sulit menambah pelanggan. “Kesulitan menaikkan kapasitas ini juga yang mengganjal kami dalam mengembangkan pelanggan. Termasuk menangani perpindahan seribu pelanggan dari PDAM Kabupaten Malang,” kata …