<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Malang Raya &#187; Kota Batu</title>
	<atom:link href="http://malangraya.web.id/category/batu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://malangraya.web.id</link>
	<description>Arsip Berita dan Informasi Regional</description>
	<pubDate>Tue, 15 May 2012 17:54:18 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Fraksi DPRD Telusuri Piutang Pemkot, BNS Juga Nunggak Pajak Rp 1,1 Miliar</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/05/12/fraksi-dprd-telusuri-piutang-pemkot-bns-juga-nunggak-pajak-rp-11-miliar/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/05/12/fraksi-dprd-telusuri-piutang-pemkot-bns-juga-nunggak-pajak-rp-11-miliar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 10:49:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesianic</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[DPRD]]></category>

		<category><![CDATA[pajak]]></category>

		<category><![CDATA[pajak daerah]]></category>

		<category><![CDATA[pajak hiburan]]></category>

		<category><![CDATA[pajak restoran]]></category>

		<category><![CDATA[retribusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14330</guid>
		<description><![CDATA[Tercecernya dana pemkot sebesar Rp 26,4 miliar menjadi perhatian serius wakil rakyat. Sejumlah wakil rakyat beramairamai mem pertanyakan besarnya piutang tahun anggaran 2011 tersebut. Tak hanya itu, wakil rakyat juga mendesak supaya dana yang masih tercecer itu segera ditarik se hingga bisa menjadi pema sukan daerah.
Pertanyaan serta desakan itu, dilontarkan se jumlah fraksi saat sidang paripurna pandangan frak si atas penyampaian ran cangan peraturan daerah LPJ (laporan pertanggungjawaban) Wali Kota Batu anggaran 2011, kemarin.
Fraksi-fraksi itu diantaranya, FPDIP, Fraksi Hanura, PAN, dan Fraksi Demokrat. ”Ha rus segera diselesaikan, agar da na ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tercecernya dana pemkot sebesar Rp 26,4 miliar menjadi perhatian serius wakil rakyat. Sejumlah wakil rakyat beramairamai mem pertanyakan besarnya piutang tahun anggaran 2011 tersebut. Tak hanya itu, wakil rakyat juga mendesak supaya dana yang masih tercecer itu segera ditarik se hingga bisa menjadi pema sukan daerah.</p>
<p>Pertanyaan serta desakan itu, dilontarkan se jumlah fraksi saat sidang paripurna pandangan frak si atas penyampaian ran cangan peraturan daerah LPJ (laporan pertanggungjawaban) Wali Kota Batu anggaran 2011, kemarin.</p>
<p>Fraksi-fraksi itu diantaranya, FPDIP, Fraksi Hanura, PAN, dan Fraksi Demokrat. ”Ha rus segera diselesaikan, agar da na yang tercecer tidak hanya se kadar angka,” kata Heli Suyanto, ketua fraksi Hanura, kemarin.</p>
<p>Dengan percepatan itu, sambung dia, diharapkan bisa segera dimanfaatkan untuk kebutuhan pem bangunan. Karena, menurutnya, masih banyak pem bangunan yang belum bisa di langsungkan karena kekurangan dana. Heli mengakui belum mengetahui detail ceceran dana tersebut.</p>
<p>Hanya saja, yang telihat pada sisi pajak, retribusi dan bagi hasil daerah. Sejumlah fraksi lainnya juga menyatakan tidak jauh berbeda. Seperti yang disampaikan Fraksi PAN, Demokrat, dan Fraksi PDIP.</p>
<p>Seperti diketahui, LPJ Wali Kota Batu Eddy Rumpoko anggaran 2011, menyisakan masalah. Karena, ditemukan banyaknya dana Pemkot Batu yang nyantol di pihak ketiga, jumlahnya mencapai Rp 26,4 miliar. Jumlah itu, lebih besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya Rp 1 miliar.</p>
<p>Nyantolnya dana itu, tersebar pada piutang pajak sebesar Rp 24,43 miliar, retribusi Rp 861,1 juta, dan dana bagi hasil Rp 1,2 miliar. Sementara itu, Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, mengatakan, munculnya piutang itu karena adanya perubahan regulasi. Dari penetapan pajak, menjadi omzet untuk menarik pajak dari pelaku usaha. ”Objek pajak sebenarnya membayar, tapi ada kekurangan. Dan sisa itu, masih dicocokkan,” terangnya.</p>
<p>Lebih lanjut, pihaknya tengah melakukan upaya penarikan piutang tersebut untuk bisa segera masuk ke kas daerah. ”Makin cepat makin baik. Kalau bisa dalam beberapa bulan ini bisa seratus persen, malah lebih baik,” tambahnya.</p>
<p>Untuk penarikan itu, lanjut Eddy, upaya yang dilakukan melalui Tim TPTGR (tuntutan perben dahraan dan ganti rugi) Kota Batu. Tim itu, sudah lama dibentuk, dan saat ini masih terus melakukan penarikan kekurangan pajak.</p>
<h2>BNS Juga Nunggak</h2>
<p>ZADIM Effisiensi, kepala dinas pendapatan yang juga anggota tim TPTGR Kota Batu, menambahkan, piutang itu menjadi besar dibandingkan dengan se belumnya. Karena, pada tahun sebelumnya tidak tercatat. Sementara, saat ini sudah tercatat semua setelah dilakukan verifikasi dan perhitungan ulang.</p>
<div id="attachment_14331" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a href="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/05/bns-batu.jpg"><img class="size-medium wp-image-14331" title="bns-batu" src="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/05/bns-batu-300x201.jpg" alt="Batu Night Spectacular ini juga menjadi jujukan wisatawan. Tapi manajemen masih nunggak pajak pada Pemkot Batu." width="300" height="201" /></a><p class="wp-caption-text">Batu Night Spectacular ini juga menjadi jujukan wisatawan. Tapi manajemen masih nunggak pajak pada Pemkot Batu.</p></div>
<p>Disinggung soal penunggak selain Jatim Park I, Zadim menyebutkan di antaranya adalah BNS (Batu Night Spectacular) dan sejumlah pelaku usaha pijat. Namun, dia tidak mau membeber besaran sisa pajak yang belum dibayarkan.</p>
<p>Dari penelusuran Radar, tunggakan pajak yang ditanggung oleh BNS selama dua tahun ang garan. Pada 2009 tercatat pajak hiburan sebesar RP 605 juta, parkir Rp 68 juta, dan pajak restoran Rp 34, 8 juta. Sedang, tahun anggaran 2010, pajak hibur an Rp 395 juta, dan pajak parkir Rp 5,8 juta.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan dari pengelola BNS. Berulangkali Radar menghubungi Bambang Isworo, humas BNS, tapi tidak ada tanggapan.</p>
<p>Begitu juga saat Radar mengirimkan pesan singkat, juga tidak ada jawaban. Sedangkan, Deny Wirabayu, manager marketing BNS mengaku tidak mengetahui dengan pasti persoalan tersebut. &#8220;Kalau saya yang menjawab kurang pas,&#8221; kata dia. (yak/nen/radarmalang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/05/12/fraksi-dprd-telusuri-piutang-pemkot-bns-juga-nunggak-pajak-rp-11-miliar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tunggu Verifikasi, Tunjangan Sertifikasi 1.351 Guru Ditahan</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/05/11/tunggu-verifikasi-tunjangan-sertifikasi-1351-guru-ditahan/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/05/11/tunggu-verifikasi-tunjangan-sertifikasi-1351-guru-ditahan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 09:25:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesianic</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<category><![CDATA[sertifikasi-guru]]></category>

		<category><![CDATA[tunjangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14313</guid>
		<description><![CDATA[TUNJANGAN sertifikasi guru Kota Batu senilai Rp 21,8 miliar terpaksa ditahan. Alasannya, diknas masih melakukan verifikasi pada 1.351 guru penerima. Apalagi, disinyalir banyak guru yang mengantongi sertifikasi tidak memenuhi aturan mengajar 24 jam dalam seminggu.
Zakaria, Kadiknas Pemkot Batu, mengatakan, saat ini verifikasi ketuntasan jam mengajar tersebut dalam proses penyelesaian. Begitu tuntas, tunjangan sertifikasi bisa dicairkan. &#8220;Hasil verifikasi ini juga akan kami koordinasikan dengan dinas pendidikan Pemprov Jatim,&#8221; terangnya, kemarin. Hasil verifikasi sementara, lanjutnya, terdapat sejumlah guru yang belum memenuhi kuota mengajar 24 jam per minggu. Para guru yang belum memenuhi ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TUNJANGAN sertifikasi guru Kota Batu senilai Rp 21,8 miliar terpaksa ditahan. Alasannya, diknas masih melakukan verifikasi pada 1.351 guru penerima. Apalagi, disinyalir banyak guru yang mengantongi sertifikasi tidak memenuhi aturan mengajar 24 jam dalam seminggu.</p>
<p>Zakaria, Kadiknas Pemkot Batu, mengatakan, saat ini verifikasi ketuntasan jam mengajar tersebut dalam proses penyelesaian. Begitu tuntas, tunjangan sertifikasi bisa dicairkan. &#8220;Hasil verifikasi ini juga akan kami koordinasikan dengan dinas pendidikan Pemprov Jatim,&#8221; terangnya, kemarin. Hasil verifikasi sementara, lanjutnya, terdapat sejumlah guru yang belum memenuhi kuota mengajar 24 jam per minggu. Para guru yang belum memenuhi kuota itu, terancam tidak menerima tunjangan.</p>
<p>Sayang, berapa guru yang terancam tidak mendapatkan tunjangan itu, Zakaria belum bisa menyebutkan. Karena, saat ini masih dalam proses. Dia hanya menyebutkan, rata-rata yang tidak memnuhi kuota jam tatap muka berada di SMP dan SMA. &#8220;Kalau di SD (selolah dasar) sudah terpenuhi semua jam mengajarnya, yakni 24 jam dalam seminggu,&#8221; kata dia.</p>
<p>Sementara itu, tak kunjung cairnya tunjangan sertifikasi itu, menjadi tanda tanya para guru. Salah satunya Purwoto, guru SMAN 2, peserta sertifikasi tahun 2010 yang menerima tunjangan pada anggaran 2011. &#8220;Harapannya bisa segera cair. Karena biasanya bulan April sudah cair,&#8221; kata dia. Dia mengatakan, tunjangan itu sangat ditunggu-tunggu karena menjadi satu-satunya harapan para guru untuk meningkatkan kesejahteraan. (yak/nen/radarmalang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/05/11/tunggu-verifikasi-tunjangan-sertifikasi-1351-guru-ditahan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pemkot Batu Siap Hadapi Gugatan Th e Rayja</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/05/09/pemkot-batu-siap-hadapi-gugatan-th-e-rayja/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/05/09/pemkot-batu-siap-hadapi-gugatan-th-e-rayja/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 18:03:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesianic</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[demo]]></category>

		<category><![CDATA[hukum]]></category>

		<category><![CDATA[perijinan]]></category>

		<category><![CDATA[perizinan]]></category>

		<category><![CDATA[sumber air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14291</guid>
		<description><![CDATA[Ancaman gugatan hukum oleh investor ata s rencana pencabutan izin pembangunan cottage The Rayja Resort tak membuat gentar Pemkot Batu. Pemkot memastikan bakal menghadapi setiap risiko gugatan hukum yang mungkin terjadi atas kebijakan yang dikeluarkan. &#8220;Kalau digugat, ya tentu kami hadapi,&#8221; kata Eddy Murtono, kepala Bagian Hukum Pemkot Batu, siang kemarin.
Kesiapan pemkot sebenarnya tidak hanya dilakukan atas renca na gugatan yang akan dilancarkan investor The Rayja, tetapi juga pihak-pihak lain yang merasa dirugikan atas kebijakan yang telah dikeluarkan pemkot.
Termasuk rencana gugatan hukum yang sebelumnya dikeluar kan barisan penolak rencana pembangunan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ancaman gugatan hukum oleh investor ata s rencana pencabutan izin pembangunan cottage The Rayja Resort tak membuat gentar Pemkot Batu. Pemkot memastikan bakal menghadapi setiap risiko gugatan hukum yang mungkin terjadi atas kebijakan yang dikeluarkan. &#8220;Kalau digugat, ya tentu kami hadapi,&#8221; kata Eddy Murtono, kepala Bagian Hukum Pemkot Batu, siang kemarin.</p>
<p>Kesiapan pemkot sebenarnya tidak hanya dilakukan atas renca na gugatan yang akan dilancarkan investor The Rayja, tetapi juga pihak-pihak lain yang merasa dirugikan atas kebijakan yang telah dikeluarkan pemkot.</p>
<p>Termasuk rencana gugatan hukum yang sebelumnya dikeluar kan barisan penolak rencana pembangunan The Rayja. Hanya, sejauh ini, belum ada satu pun gugatan hukum yang dialamatkan terhadap Pemkot Batu atas kebijakan tersebut. Karena itu juga, pihaknya juga belum tahu dengan pasti bagaimana saat menghadapi gugatan yang dialamatkan ke pemkot.</p>
<p>&#8220;Kami juga perlu tahu dulu, apa materinya. Yang pasti sampai saat ini belum ada gugatan yang dialamatkan ke kami,&#8221; kata mantan kepala bagian keuangan ini. Disinggung soal pelibatan pengacara negara dari Kejari (Kejaksaan Negeri) Kota Batu, Eddy juga belum bisa memastikannya.</p>
<p>Tetapi, menurut dia, tidak tertutup kemungkinan jika memang ada gugatan, pemkot akan menggandeng jaksa pengacara negara dari kejari. Apalagi, sebelumnya juga sudah ada perjanjian kerja sama penanganan perdata dan tata usaha negara dengan kejari.</p>
<p>Seperti diberitakan, investor tengah bersiap-siap melayangkan gugatan hukum terhadap barisan masyarakat penolak The Rayja maupun Pemkot Batu. Itu menyusul adanya kabar pencabutan izin pasca-adanya kesepakatan yang diteken Wali Kota Batu Eddy Rumpoko bersama dengan barisan penolak pembangunan The Rayja.</p>
<p>Ancaman itu dilakukan oleh manajemen PT Panggon Sarkarsa Sukses Mandiri selaku pengembangan The Rayja. Mereka siap menggugat karena perizinan sudah dilewati sesuai dengan prosedur. Selain itu, kekhawatiran bakal adanya kerusakan sumber air sebagaimana yang dikhawatirkan barisan penolak dinilai tidak beralasan. Selain jaraknya jauh, sekitar 200 meter, di sekitar kawasan sumber air Umbulan Gemulo juga sudah banyak berdiri bangunan. Bukan hanya pemukiman penduduk, tapi juga ada penginapan maupun hotel.</p>
<p>Namun, meski ada persetujuan pencabutan perizinan, hingga saat ini belum diketahui dengan pasti ada tidaknya pencabutan izin The Rayja yang telah di ke luarkan pemkot pada Februari lalu. Eddy mengakui sejah ini juga belum ada koordinasi terkait dengan keputusan tersebut. (yak/yn/radarmalang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/05/09/pemkot-batu-siap-hadapi-gugatan-th-e-rayja/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Telusuri Kantung Air, Pemkot Siapkan Rp 100 Juta</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/05/07/telusuri-kantung-air-pemkot-siapkan-rp-100-juta/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/05/07/telusuri-kantung-air-pemkot-siapkan-rp-100-juta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 07:26:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesianic</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[Bumiaji]]></category>

		<category><![CDATA[konservasi]]></category>

		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>

		<category><![CDATA[sumber air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14283</guid>
		<description><![CDATA[KOTA Batu tak hanya kaya dengan objek wisata, tapi juga kaya dengan sumber mata air. Tercatat, ada 138 sumber mata air di kota dingin itu. Sayangnya, Pemkot Batu tak tahu sama sekali di mana letak kantong air atau imbuhan air yang memasok air pada sejumlah sumber air tersebut. ”Selama ini hanya meraba-raba karena sampai saat ini kami tidak memiliki kepastiannya,” kata Mukhlis, kepala kantor Lingkungan Hidup Pemkot Batu, siang kemarin.
Padahal, kata dia, data kantong air itu bisa dijadikan dasar pelaksanaan konservasi untuk menjaga kelestarian sumber. ”Pemkot memang belum pernah melakukan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA Batu tak hanya kaya dengan objek wisata, tapi juga kaya dengan sumber mata air. Tercatat, ada 138 sumber mata air di kota dingin itu. Sayangnya, Pemkot Batu tak tahu sama sekali di mana letak kantong air atau imbuhan air yang memasok air pada sejumlah sumber air tersebut. ”Selama ini hanya meraba-raba karena sampai saat ini kami tidak memiliki kepastiannya,” kata Mukhlis, kepala kantor Lingkungan Hidup Pemkot Batu, siang kemarin.</p>
<p>Padahal, kata dia, data kantong air itu bisa dijadikan dasar pelaksanaan konservasi untuk menjaga kelestarian sumber. ”Pemkot memang belum pernah melakukan penelitian atau penelusuran. Kalaupun ada data, itu hasil penelitian yang dilakukan perguruan tinggi,” tambahnya.</p>
<p>Padahal, pemerintah seharusnya memiliki data sendiri untuk dijadikan acuan baku. Karena itu, sambung dia, pihaknya telah merencanakan penelusuran titik-titik yang ditengarai sebagai kantung air yang memasok air pada sumber-sumber yang ada. Di antaranya, kantung air di kawasan lereng Gunung Panderman dan Gunung Arjuno.</p>
<p>Bahkan, untuk rencana itu, juga telah disediakan anggaran sebesar Rp 100 juta. ”Tapi, setelah kami lakukan pembicaraan lebih lanjut, dana itu ternyata kurang untuk penelusuran kantung air,” kata dia.</p>
<p>Sebagai gantinya, anggaran yang telah disediakan itu untuk kajian dan penelusuran sumber air pada sumbersumber potensial yang berada di sekitar pemukiman warga. Rencananya, dana itu akan dipergunakan untuk kajian 10 titik sumber mata air. Dia tidak bisa menyebutkan satu persatu kawasan sumber mana yang akan dikaji. Hanya saja, tidak menutup kemungkinan salah satunya adalah sumber Umbulan Gemulo, di Bulukerto, Bumiaji.</p>
<p>Mukhlis menjelaskan, setelah kantung air tersebut diketahui, maka gerakan konservasi atau penghijauan akan dipusatkan pada kawasan itu. Dengan banyaknya tanaman, maka semakin banyak air yang bisa terserap ke dalam kantung air. Sedangkan, konservasi di titik sumber, lebih pada penjagaan kualitas air dari pencemaran. ”Bisa jadi penghijauan yang sudah dilakukan juga kurang tepat, karena debit air juga terus menurun,” sambung dia. (yak/nen/radarmalang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/05/07/telusuri-kantung-air-pemkot-siapkan-rp-100-juta/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tlekung Promosikan Goa Jepang dan Coban Putri</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/05/07/tlekung-promosikan-goa-jepang-dan-coban-putri/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/05/07/tlekung-promosikan-goa-jepang-dan-coban-putri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 06:14:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesianic</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14268</guid>
		<description><![CDATA[Masyarakat Desa Tlekung terus berupaya mem pro mosikan Goa Jepang dan Coban Putri setinggi 40 meter. Karena, dua aset wisata desa itu belum lama ditemukan. Se hingga, butuh waktu mengenal kan pada wisatawan.
Salah satu upaya yang ditempuh adalah menggelar gerak jalan war ga dan ngetrail bersama me lintasi dua titik lokasi wisata baru itu. Acara tersebut digelar Minggu 6 Mei nanti.
Suwandi, salah satu tokoh masyarakat Tlekung yang menjadi ketua panitia promosi wisata desa menyampaikan, selama ini masyarakat Tlekung kurang menyadari jika Goa Jepang dan Coban Putri bisa dikemas menjadi tujuan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masyarakat Desa Tlekung terus berupaya mem pro mosikan Goa Jepang dan Coban Putri setinggi 40 meter. Karena, dua aset wisata desa itu belum lama ditemukan. Se hingga, butuh waktu mengenal kan pada wisatawan.</p>
<p>Salah satu upaya yang ditempuh adalah menggelar gerak jalan war ga dan ngetrail bersama me lintasi dua titik lokasi wisata baru itu. Acara tersebut digelar Minggu 6 Mei nanti.</p>
<p>Suwandi, salah satu tokoh masyarakat Tlekung yang menjadi ketua panitia promosi wisata desa menyampaikan, selama ini masyarakat Tlekung kurang menyadari jika Goa Jepang dan Coban Putri bisa dikemas menjadi tujuan pariwisata yang menarik. Sehingga, mereka membiarkan begitu saja dua objek indah tersebut.</p>
<div id="attachment_14269" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-14269" title="goa-jepang-tlekung" src="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/05/goa-jepang-tlekung.jpg" alt="Inilah Goa Jepang di Desa Tlekung. Untuk mengenalkan potensi itu, warga mengadakan ngetrail bersama, Minggu 6 Mei nanti." width="500" height="416" /><p class="wp-caption-text">Inilah Goa Jepang di Desa Tlekung. Untuk mengenalkan potensi itu, warga mengadakan ngetrail bersama, Minggu 6 Mei nanti.</p></div>
<p>Namun, seiring dengan makin ramainya kunjungan wisata ke Kota Batu, kesadaran masyarakat mulai bangkit. Apalagi pemerintah juga terus mendorong munculnya objek wisata yang dikelola desa. ”Kami baru sadar, lalu kami adakan kerja bakti massal untuk membuka akses menuju dua titik lokasi itu. Saat ini, jalan menuju ke sana sudah baik,” terangnya.</p>
<p>Bahkan, di dekat Coban Putri juga sudah disiapkan lahan yang bisa dijadikan untuk perkemahan dan outbond. Rencananya, juga akan dibangun berbagai fasilitas penunjang lainnya. Sehingga, diharapkan, ke depan kawasan ini semakin dikenal dan banyak dikunjungi wisatawan. Nah, jika wisatawan banyak yang datang, maka masyarakat bisa membuka usaha di sekitarnya. Begitu juga dengan kawasan sekitar Goa Jepang.</p>
<p>Sementara itu, ajang ngetrail bersama juga akan diikuti sejumlah peserta dari berbagai daerah di Jatim dan Jateng. Ditargetkan, akan ada seribu peserta yang bisa ikut dan menyakiskan langsung keindahan alam Tlekung. (lid/nen/radarmalang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/05/07/tlekung-promosikan-goa-jepang-dan-coban-putri/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Hentikan The Rayja</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/05/07/wali-kota-hentikan-the-rayja/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/05/07/wali-kota-hentikan-the-rayja/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 06:09:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesianic</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[demo]]></category>

		<category><![CDATA[DPRD]]></category>

		<category><![CDATA[Eddy Rumpoko]]></category>

		<category><![CDATA[HIPPAM]]></category>

		<category><![CDATA[perizinan]]></category>

		<category><![CDATA[sumber air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14266</guid>
		<description><![CDATA[Keinginan warga yang tergabung forum masyarakat peduli mata air (FMPMA), agar Pemkot Batu menghentikan pembangunan The Rayja Resort akhirnya terkabul. Kemarin malam, Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, yang bertemu dengan warga di balai Desa Bumiaji memenuhi keinginan masyarakat untuk menghentikan pembangunan resort tersebut.
H. Rudi, wakil ketua FMPMA kepada wartawan menyampaikan, dalam pertemuan yang digelar pukul 19.00 itu, Eddy Rumpoko menandatangani surat pernyataan yang isinya bersedia mencabut perizinan rencana pembangunan resort tersebut. &#8220;Pak Wali (Wali Kota Batu Eddy Rumpoko), sudah menandatangani kese patakan itu di atas kertas bermaterai, jadi kami menyambut ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keinginan warga yang tergabung forum masyarakat peduli mata air (FMPMA), agar Pemkot Batu menghentikan pembangunan The Rayja Resort akhirnya terkabul. Kemarin malam, Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, yang bertemu dengan warga di balai Desa Bumiaji memenuhi keinginan masyarakat untuk menghentikan pembangunan resort tersebut.</p>
<p>H. Rudi, wakil ketua FMPMA kepada wartawan menyampaikan, dalam pertemuan yang digelar pukul 19.00 itu, Eddy Rumpoko menandatangani surat pernyataan yang isinya bersedia mencabut perizinan rencana pembangunan resort tersebut. &#8220;Pak Wali (Wali Kota Batu Eddy Rumpoko), sudah menandatangani kese patakan itu di atas kertas bermaterai, jadi kami menyambut baik kesediaan wali kota,&#8221; terang dia.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, wali kota didampingi anggota DPRD Kota Batu, Heli Suyanto (Hanura), para kepala desa dari Bumiaji, Giripurno, Pandanrejo, Bulukerto, Sidomulyo, dan warga yang tergabung dalam FMPMA.</p>
<p>Disampaikan Rudi, pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut tidak ditemui kendala. Sebab, wali kota juga menyatakan bahwa sikapnya itu muncul setelah melihat sistem pengelolan sumber air di Kota Batu yang masih belum baik. &#8220;Saya berharap, pencabutan izin itu segera direalisasikan oleh Pak Wali,&#8221; pinta Rudi.</p>
<p>Selanjutnya, dia berharap di kawasan itu dijadikan lahan konservasi, bukan untuk dibangun gedung. Tujuannya, agar keberadaan sumber air yang ada di bawahnya terlindungi. Sebab FMPMA khawatir, jika pembangunan di sekitar sumber air tidak terkendali, maka bisa me nyebabkan sumber itu mengecil atau bahkan bisa mati. Padahal, bagi masyarakat Kota Batu, masalah air sangat sensitif.</p>
<p>Eddy yang dikonfirmasi soal kesediannya mencabut izin pembangunan itu hanya tersenyum. Dia mengatakan, dirinya baru mengetahui, jika pengelolaan sumbar air di Kota Batu masih belum baik. Selama ini ada kesan warga yang berada di sekitar sumber air merasa memiliki sumber itu. Lalu, ada juga sumber air yang dikelola oleh pihak desa atau Hippam (himpunan pengelola dan pemakai air minum). Karena mereka merasa berhak mengelola. Padahal, banyak juga sumber di Batu ini justru dipakai oleh masyarakat yang ada di Kota Malang. &#8220;Intinya, Pemkot Batu in gin menata kembali pengelolaan sumber air di Kota Batu,&#8221; ungkap dia.</p>
<p>Disinggung soal sikapnya dalam pertemuan dengan FMPMA kemarin malam, Eddy mengatakan dirinya ingin menciptakan suasana yang kondusif di Kota Batu sebagai kota wisata. Dia mengaku akan mengambil hikmah dari konflik yang terjadi antara The Rayja Resort dengan sebagian warga terkait sumber air itu.</p>
<p>Hal tersebut akan dijadikan salah satu evaluasi Pemkot Batu dalam penataan sumbar air, termasuk dalam penataan tata ruang di Kota Batu. Misalnya, pembangunan di sekitar kawasan sumber air perlu ada evaluasi lagi lebih mendalam, sehingga tidak serta merta mengeluarkan izin. Menurut Eddy, konflik masalah air ini bisa berkepanjangan jika terus dibiarkan.<br />
Alasannya, mayarakat Batu sangat mebutuhkan air untuk pertanian.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, dia juga berharap semua pihak ikut peduli dengan keberadaan sumber air. Sebab, saat ini se benarnya ada juga bangunan yang berada di kawasan sumber air, apakah itu hotel atau bangunan lainnya, tetapi tidak ada protes dari warga. &#8220;Jadi intinya, ke depan masalah air harus ditata dengan baik,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sementara itu, kuasa hukum The Rayja Resort, Ekkum SH MH, belum bisa dikonfirmasi terkait perkembangan ini. Beberapa kali koran ini menghubungi tidak diangkat, termasauk saat di sms, tidak ada balasan. (lid/nen/radarmalang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/05/07/wali-kota-hentikan-the-rayja/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pilkada Batu Terancam Dijadwal Ulang</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/05/07/pilkada-batu-terancam-dijadwal-ulang/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/05/07/pilkada-batu-terancam-dijadwal-ulang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 06:03:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesianic</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[KPUD]]></category>

		<category><![CDATA[pilkada]]></category>

		<category><![CDATA[pilwali Batu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14264</guid>
		<description><![CDATA[Pilkada Kota Batu yang bakal dilangsungkan Oktober mendatang terancam tertunda. Indikasinya, hingga saat ini sikap partai masih tetap wait and see untuk mengumumkan bakal calon wali kota.
Tak hanya itu, pasangan calon independen yang sekarang sedang diverifikasi jumlah dukungannya, yaitu pasangan Abdul Majid- Kustomo dan Sugiarto-Solikin, sepertinya sangat berat bisa memenuhi persyaratan minimal yang ditetapkan KPU Kota Batu.
Berdasarkan data yang masuk ke KPU, sampai saat ini pasangan Abdul Majid-Kustomo, baru mampu menyetor 12 ribu dukungan. Padahal, yang disyaratkan KPU, minimal harus mengumpul kan 13.416 suara. Apalagi, setelah diverifikasi faktual, jumlah dukungan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pilkada Kota Batu yang bakal dilangsungkan Oktober mendatang terancam tertunda. Indikasinya, hingga saat ini sikap partai masih tetap wait and see untuk mengumumkan bakal calon wali kota.</p>
<p>Tak hanya itu, pasangan calon independen yang sekarang sedang diverifikasi jumlah dukungannya, yaitu pasangan Abdul Majid- Kustomo dan Sugiarto-Solikin, sepertinya sangat berat bisa memenuhi persyaratan minimal yang ditetapkan KPU Kota Batu.</p>
<p>Berdasarkan data yang masuk ke KPU, sampai saat ini pasangan Abdul Majid-Kustomo, baru mampu menyetor 12 ribu dukungan. Padahal, yang disyaratkan KPU, minimal harus mengumpul kan 13.416 suara. Apalagi, setelah diverifikasi faktual, jumlah dukungan bisa berkurang lagi. Mengingat, bukan tidak mungkin ada temuan yang menyatakan dukungan tidak sah.</p>
<p>Suprianto, anggota KPU Kota Batu, yang menjadi ketua pokja (kelompok kerja) verifikasi data pemilih menyampaikan, jika sampai 8 Juni nanti, ternyata jumlah dukungan belum memenuhi, maka pasangan akan kena penalti. Yakni, harus mengumpulkan dukungan dua kali lipat dari total dukungan yang kurang. ”Misalnya, pasangan masih kurang empat ribu, jika kena penalti, maka harus delapan ribu dukungan,” terang dia. Padahal, lanjutnya, dari jumlah dukungan yang sudah masuk belum memenuhi kuota minimal, sehingga otomatis pasangan harus menambah lagi. Tentu saja hal itu bukan pekerjaan ringan.</p>
<p>Masih kata Supri-sapaan akrab Suprianto, saat akan mendaftar pasangan calon independen tidak banyak yang tahu soal aturan itu, mereka baru tahu setelah datang ke KPU. Ini artinya, tidak gampang bagi pasangan independen bisa lolos. ”Meski peluang masih tetap terbuka, tergan tung tim sukses pasangan, bagaimana kinerjanya,” kata dia.</p>
<p>Bagaimana jika sampai akhir pendaftaran tetap tidak ada yang mendaftar? Supri mengatakan, hal semacam itu sudah diantisipasi oleha KPU Kota Batu. Jika benar tidak ada yang mendaftar atau hanya satu pasang yang mendaftar, maka pemilu akan diundur sampai memenuhi syarat untuk bisa deselenggarakan pilkada (pemilihan kepala daerah). Hal semacam ini pernah terjadi di sejumlah daerah, karena satu pasangan calon yang maju terlalu kuat, sehingga pasangan lain tidak ada yang maju. ”Contohnya di Sampang, Madura, pernah diundur hingga lima kali,” ujar dia.</p>
<p>Dari pantauan koran ini, arah ke sana memang ada. Itu bisa dilihat dari suasana adem ayem di Kota Batu menjelang pilkada tahun ini. Salah satunya, tidak ada baliho gambar calon yang siap maju. Ini jauh berbeda dengan suasana menjelang pilwali lima tahun lalu. Kala itu, meski pilwali kurang setahun lebih, sudah banyak baliho bakal calon yang dipasang di pinggir jalan.</p>
<p>Informasi yang dihimpun Radar, para bakal calon dari sejumlah partai masih menunggu siapa bakal calon wawali yang akan dipasangkan dengan Eddy Rumpoko. Jika hal sudah diketahui, maka pasangan lain baru bisa mengukur kekuatannya.</p>
<p>Sebab, berdasarkan berbagai informasi yang berkembang, saat ini orang paling kuat untuk menjadi wali kota adalah Eddy Rumpoko dan nomor dua adalah Suhadi. Nah, jika dua orang ini menyatu, maka calon lain kemungkinan tidak percaya diri. (lid/nen/radarmalang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/05/07/pilkada-batu-terancam-dijadwal-ulang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dua Balon Independen Pilwali Batu Kehilangan 23.306 Suara</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/05/05/dua-balon-independen-pilwali-batu-kehilangan-23306-suara/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/05/05/dua-balon-independen-pilwali-batu-kehilangan-23306-suara/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2012 01:34:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesianic</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[KPUD]]></category>

		<category><![CDATA[KTP]]></category>

		<category><![CDATA[pilwali Batu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14243</guid>
		<description><![CDATA[Dua pasangan bakal calon (balon) independen tampaknya sulit lolos dari seleksi awal panitia. Bahkan, diprediksi pasa ngan Abdul Majid-Kustomo maupun Marsma Sugiarto-Solikhin, bakal gugur di tengah jalan. Karena, dari verifikasi administrasi, kedua pasangan ini telah banyak kehilangan duku ngan suara.
Hasil sementara verifikasi administrasi oleh PPS (panitia pemungutan suara) yang di kumpulkan oleh PPK (panitia pemilihan kecamatan), pasangan Abdul Majid-Kustomo, masih mengantongi suara 11.838. Dengan kata lain, mereka kehilangan suara sekitar 8.010 suara karena dukungan suara yang diserahkan ke KPU dulu se ba nyak 19.848 Sedang pasangan Sugiarto- Solikhin, hanya mengantongi ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dua pasangan bakal calon (balon) independen tampaknya sulit lolos dari seleksi awal panitia. Bahkan, diprediksi pasa ngan Abdul Majid-Kustomo maupun Marsma Sugiarto-Solikhin, bakal gugur di tengah jalan. Karena, dari verifikasi administrasi, kedua pasangan ini telah banyak kehilangan duku ngan suara.</p>
<p>Hasil sementara verifikasi administrasi oleh PPS (panitia pemungutan suara) yang di kumpulkan oleh PPK (panitia pemilihan kecamatan), pasangan Abdul Majid-Kustomo, masih mengantongi suara 11.838. Dengan kata lain, mereka kehilangan suara sekitar 8.010 suara karena dukungan suara yang diserahkan ke KPU dulu se ba nyak 19.848 Sedang pasangan Sugiarto- Solikhin, hanya mengantongi dukungan suara 2.164. Pasangan ini kehilangan dukungan suara sampai 15.296 dari dukungan yang diserahkan ke KPU sebanyak 17.460. Artinya, dari total dukungan kedua pasangan balon yang mencapai 37.308, telah berkurang 23.306. Jumlah tersebut belum termasuk tiga desa di kecamatan Bumiaji yang belum diserahkan ke PPK.</p>
<p>Bahkan, penurunan jumlah dukungan itu, masih berpotensi saat dilakukan verifikasi faktual yang saat ini sedang dilangsungkan oleh masing-masing PPS. &#8220;Kemungkinan berkurangnya dukungan suara masih ada. Karena angka yang ada sebelum dilangsungkan verifikasi faktual,&#8221; kata Mariono, ketua PPK Bumiaji, sore kemarin.</p>
<p>Rencananya, masing-masing PPS akan melangsungkan verifi kasi dengan menghadirkan masing-masing pendukung dari pasangan calon. Para pendukung yang telah memberikan dukungan suara, akan ditanyai oleh petugas PPS tentang kebenaran dukungan yang telah diberikan.</p>
<p>&#8220;Kalau tidak datang, pendukung diberi kesempatan sampai tiga hari untuk datang ke PPS menyatakan dukungannya. Kalau tidak datang, akan dicoret,&#8221; bebernya. Dia menyebutkan, pasangan Majid, terdapat dukungan sebanyak 8.047. Sedangkan pasangan Sugiarto sebanyak 6.383 suara.</p>
<p>Dari verifikasi yang dilakukan pada sembilan desa, yang sudah tuntas baru 6 desa. Dari 6 desa itu, tercatat dukungan untuk pasangan Majid sebanyak 2.254 dan pasangan Sugiarto 474. Sisa dukungan untuk kedua pasangan yang belum masuk dalam verifikasi untuk pasangan Majid mencapai 4.467 dan pasangan Sugiarto 2.350.</p>
<p>Mariono menyebutkan, banyaknya dukungan suara yang dicoret itu, karena beberapa hal. Di antaranya, karena tidak ada berkas dukungan berupa KTP, atau KTP telah mati, dan adanya dukungan ganda. (yak/nen/radarmalang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/05/05/dua-balon-independen-pilwali-batu-kehilangan-23306-suara/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Batu Jangan Tinggalkan Pertanian sebagai Aset Wisata</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/05/04/batu-jangan-tinggalkan-pertanian-sebagai-aset-wisata/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/05/04/batu-jangan-tinggalkan-pertanian-sebagai-aset-wisata/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 01:59:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesianic</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>

		<category><![CDATA[foto]]></category>

		<category><![CDATA[infrastruktur]]></category>

		<category><![CDATA[Jatim Park]]></category>

		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>

		<category><![CDATA[Mari Elka Pangestu]]></category>

		<category><![CDATA[perhutani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14229</guid>
		<description><![CDATA[Pemberdayaan warga sekitar menjadi salah satu kunci pengembangan pariwisata  di setiap daerah. Hal itu juga yang harus dijadikan landasan pelaku usaha maupun  pemerintah daerah dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan dan ber  tanggungjawab.
&#8220;Basisnya jangan sampai di tinggalkan. Basis potensi alam dan pertanian  seperti di Kota Batu ini sudah cocok. Masyarakat se tem pat harus dilibatkan  sehingga kesejah teraan juga bisa meningkat,&#8221; kata Menteri Pariwisata dan  Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu saat peresmian Jatim Park II, siang kemarin.
Keterlibatan masyarakat sekitar, sambung dia, juga bisa menggugah kebanggaan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemberdayaan warga sekitar menjadi salah satu kunci pengembangan pariwisata  di setiap daerah. Hal itu juga yang harus dijadikan landasan pelaku usaha maupun  pemerintah daerah dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan dan ber  tanggungjawab.</p>
<p>&#8220;Basisnya jangan sampai di tinggalkan. Basis potensi alam dan pertanian  seperti di Kota Batu ini sudah cocok. Masyarakat se tem pat harus dilibatkan  sehingga kesejah teraan juga bisa meningkat,&#8221; kata Menteri Pariwisata dan  Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu saat peresmian Jatim Park II, siang kemarin.</p>
<p>Keterlibatan masyarakat sekitar, sambung dia, juga bisa menggugah kebanggaan  masyarakat terhadap potensi yang ada di wilayahnya. Dengan kebanggaan itu, juga  bisa menumbuhkan kesadaran serta tetap menjaga lingkungannya menjadi jujugan  wisatawan. &#8220;Kalau di sini (Kota Batu, Red) ada kan tidak harus ke Disneyland, ke  Ancol atau ke yang lainnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, Elka juga mengatakan, suguhan pariwisata hendaknya dikemas  sebagai wisata pembelajaran maupun wisata pelestarian lingkungan. Dengan  begitu, suguhannya tidak monoton tapi lebih menarik dan bisa memberikan  pendidikan. Dalam kesempatan itu, dia mengakui problem infrastruktur selalu  membayangbayangi pengembangan pariwisata yang ada di daerah. Seperti halnya yang  dialami Pemkot Batu untuk membuat jalur tembus dari Lawang-Batu yang memakai  lahan Perhutani.</p>
<div id="attachment_14230" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img class="size-full wp-image-14230" title="mari-elka-pangestu-batu" src="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/05/mari-elka-pangestu-batu.jpg" alt="Dewanti, Mari Elka Pangestu, dan Eddy Rumpoko panen sayur di Desa Sumberejo" width="400" height="457" /><p class="wp-caption-text">Dewanti, Mari Elka Pangestu, dan Eddy Rumpoko panen sayur di Desa Sumberejo</p></div>
<p>Untuk menindaklanjuti kendala infrastruktur sebagaimana telah disampaikan  Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Elka menegaskan akan berupaya membantu  menyelesaikan persoalan tersebut. &#8220;Kami menempatkan diri sebagai advokat. Nanti  akan kami bicarakan dengan Menteri Pekerjaan Umum,&#8221; ungkapnya. Hanya saja untuk  untuk menindaklanjuti itu, perlu adanya dukungan data yang detail. Tidak hanya  kondisi saat ini, tapi juga dampak yang akan timbul setelah dibuatnya jalan  tembus tersebut. Seperti peningkatan jumlah kunjungan wisata, peningkatan  perekonomian serta data pendukung lainnya.</p>
<p>Sementara itu, saat meresmikan, Mari Elka Pangestu melihat berbagai hewan di  dalam kawasan Jatim Park II. Selain itu, dia juga melihat dari dekat berbagai  diaroma di Museum Satwa Enggar Lukito, perwakilan manajemen Jatim Park 2  mengatakan, pendirian objek pariwisata itu untuk mendukung program pemkot yang  telah mencanangkan sebagai Kota Wisata Batu (KWB). Dalam kesempatan itu, dia  juga berharap adanya dukungan pemerintah pada pelaku industri pariwisata. &#8220;Kami  siap menjadi peran untuk mendulang pendapatan asli daerah. Tapi, pajak yang  dibebankan jangan terlalu memberatkan,&#8221; kata dia.</p>
<p>Sementara itu, sebelum meresmikan Jatim Park II, Mari Elka yang didampingi  Dirjen Ekonomi Kreatif dan Seni Budaya Ukus Kuswara melakukan petik sayur di  Desa Wisata Sumberejo, Batu. Tampak hadir Wali Kota Eddy Rumpoko beserta  istrinya Dewanti Rumpoko, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Mistin beserta  sejumlah pejabat Pemkot Batu.</p>
<p>Kemudian dilanjutkan ke rumah singgah yang disediakan bagi wisatawan di desa  wisata ini. Dalam kunjungannya ini, menteri bersama rombongan diarak menggunakan  dokar. &#8220;Ajak itu komunitas foto untuk menginap di sini beberapa hari. Biarkan  mereka mengambil foto sebanyak-banyaknya, lalu dipamerkan,&#8221; kata dia.</p>
<p><strong>Diskusi di Radar Malang</strong></p>
<p>Sementara itu, sekitar pukul 16.30 rombongan menteri bersama Wali Kota Batu  Eddy Rumpoko berkunjung ke kantor redaksi Radar Malang di Jl Raya Pepen 99,  Pakisaji, Kabupaten Malang. Dalam dialog bersama kru redaksi Radar Malang, Mari  Elka memaparkan pembangunan pariwisata melalui diversifikasi, destinasi dan  wisata minat khusus.</p>
<p>Mari Elka mengakui, kurangnya kesadaran setiap pemerintah daerah menjadi  salah satu kendala perkembangan pariwisata.</p>
<p>Padahal, banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk menjadi jujugan wisata.  &#8220;Memang tidak semua kepala daerah dengan potensi besar, seperti Pak Eddy (Wali  Kota Batu, Red) yang secara sadar dan gencar membangun dan mempromosikan  wilayahnya. Ini menjadi kendala sendiri,&#8221; kata Mari Elka menanggapi pertanyaan  Direktur Radar Malang Kurniawan Muhammad terkait kendala pengembangan pariwisata  di daerah.</p>
<p>Karena itu, tambah dia, seharusnya daerahdaerah lain harus terdorong dan  mencontoh Kota Batu yang telah dideklarasikan sebagai Kota Wisata Batu. Padahal,  sambung Mari Elka, pemerintah juga telah menetapkan adanya kawasan pengembangan  pariwisata yang seharusnya ditindaklanjuti dengan penyusunan di masing-masing  daerah. &#8220;Tapi, ini juga belum optimal dan saat ini terus kami dorong,&#8221; kata  menteri yang pernah bercita-cita minta menjadi wartawan ini.</p>
<p>Diskusi ringan itu berlangsung gayeng. Pembicaraan pun berkembangan pada  penyediaan infrastruktur untuk mendukung pariwisata. Selain itu, bidang  perfilman dengan pemberian subsidi hingga mendorong kehadiran paket wisata di  Malang Raya juga tengah digodok pemerintah.</p>
<p>Menurut Mari Elka, kunjungannya ke Radar Malang ini juga bagian dari janjinya  untuk mendatangi perusahaan Jawa Pos Group yang ada di daerah. &#8220;Setiap  berkunjung ke daerah saya selalu sempatkan untuk berkunjung ke perusahaan grup  Jawa Pos,&#8221; tambahnya. (yak/ziz/radarmalang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/05/04/batu-jangan-tinggalkan-pertanian-sebagai-aset-wisata/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Investor The Rayja Melawan, Siap Gugat Pemkot Batu</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/05/04/investor-the-rayja-melawan-siap-gugat-pemkot-batu/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/05/04/investor-the-rayja-melawan-siap-gugat-pemkot-batu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 May 2012 20:18:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesianic</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[Bumiaji]]></category>

		<category><![CDATA[demo]]></category>

		<category><![CDATA[hukum]]></category>

		<category><![CDATA[perizinan]]></category>

		<category><![CDATA[sumber air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14239</guid>
		<description><![CDATA[Polemik pembangunan The Rayja Resort di dekat sumber air Um bulan Gemulo,  Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, semakin memanas. Setelah warga  kembali mengepung kecamatan dan mendesak pencabutan izin pembangunan cottage tersebut, giliran manajemen The Rayja mempersiapkan perlawanan.
PT Panggong Sarkarya Sukses Mandiri (PSSM) sebagai investor The Rayja tak mau  tinggal diam. Mereka telah menggandeng pengacara untuk melakukan upaya-upaya  hukum. Misalnya melakukan gugatan.
Gugatan nanti tidak hanya dilayangkan terhadap Pemkot Batu jika mencabut izin  yang telah diterbitkan pada Februari lalu. Tetapi juga kepada barisan masyarakat  yang menolak dan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Polemik pembangunan The Rayja Resort di dekat sumber air Um bulan Gemulo,  Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, semakin memanas. Setelah <a href="../2012/05/03/massa-kepung-kecamatan-tolak-the-rayja-resort/">warga  kembali mengepung kecamatan dan mendesak pencabutan izin pembangunan cottage</a> tersebut, giliran manajemen The Rayja mempersiapkan perlawanan.</p>
<p>PT Panggong Sarkarya Sukses Mandiri (PSSM) sebagai investor The Rayja tak mau  tinggal diam. Mereka telah menggandeng pengacara untuk melakukan upaya-upaya  hukum. Misalnya melakukan gugatan.</p>
<p>Gugatan nanti tidak hanya dilayangkan terhadap Pemkot Batu jika mencabut izin  yang telah diterbitkan pada Februari lalu. Tetapi juga kepada barisan masyarakat  yang menolak dan membuat kondisi tidak nyaman.</p>
<p>Willy Suhartanto, direktur utama PT PSSM, membenarkan adanya upaya  mempertahankan izin pembangunan yang telah dikantongi pihaknya. &#8220;Iya kami sudah  tunjuk pengacara yang akan mendampingi kami,&#8221; ujar dia, siang ke marin (2/5).</p>
<p>Willy mengatakan, penunjukan penga cara sebagai salah satu upaya untuk  mempertahankan perizinan yang sudah dikantongi dari pemkot. &#8220;Termasuk juga  penyelesaian jalur hukum yang bakal ditempuh sedang dibicarakan,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Salah satu pengacara yang ditunjuk PSSM adalah Ekkum. Dia menegaskan upaya  hukum menjadi salah satu pilihan nya. &#8220;Tentu kami akan lakukan gugatan sebagai  salah satu bentuk perlindungan kami terhadap klien kami,&#8221; tandas Ekkum.</p>
<p>Dia menyatakan, dengan izin pem bangunan yang sudah dikantongi PSSM, sudah  seharusnya ada perlindungan oleh pemkot terhadap kelanjutan pembangunan cottage.  Terlebih lagi, persyaratan perizinan dari bawah juga sudah dilakukan semua.  Karena itu, pihaknya telah mempersiapkan dua gugatan.</p>
<p>&#8220;Pertama ke barisan penolak karena telah membuat klien terganggu dan tidak  nyaman,&#8221; kata dia. Gugatan ke dua, sambung Ekkum, tentunya terhadap Pemkot Batu.  Itu kalau sampai izin yang telah diterbitkan dicabut kembali.</p>
<p>Menurut Ekkum, dalil kekhawatiran bahwa pembangunan cottage bakal meru sak  sumber air tidak cukup kuat. &#8220;Kami tetap berharap bisa berjalan sebagaimana  mestinya,&#8221; ucap dia.</p>
<p>Seperti diektahui, aksi massa penolak pendirian pembangunan The Rayja terus  menguat. Untuk kesekaian kalinya warga yang tergabung dalam FMPMA (Forum  Masyarakat Peduli Mata Air) itu melan carkan aksi mengepung kantor pe me rin  tah. Hasilnya, muncul kesepakatan batasan maksimal pencabutan izin yang jatuh 3  Mei.</p>
<p>Tuntutan pembatalan dan pencabutan izin itu disebabkan pembangunan The Rayja  dianggap mengancam keberlangsungan sumber. Sekitar 200 meter dari lokasi  pembangunan cottage, ada sumber air Umbulan Gemulo yang vital bagi kebutuhan  masyarakat.</p>
<p>Sementara itu, Kepala KPPT (Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu) Pemkot Batu  Samsul Bahri yang meneken izin pendirian The Rayja Resort mengaku masih  membicarakan persoalan tersebut. Dia mengelak memberikan penjelasan bakal  mencabut izin atau tidak. (yak/yn/radarmalang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/05/04/investor-the-rayja-melawan-siap-gugat-pemkot-batu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Massa Kepung Kecamatan, Tolak &#8216;The Rayja Resort&#8217;</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/05/03/massa-kepung-kecamatan-tolak-the-rayja-resort/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/05/03/massa-kepung-kecamatan-tolak-the-rayja-resort/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 May 2012 23:48:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesianic</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<category><![CDATA[Bumiaji]]></category>

		<category><![CDATA[demo]]></category>

		<category><![CDATA[perizinan]]></category>

		<category><![CDATA[sumber air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14214</guid>
		<description><![CDATA[Polemik pembangunan The Rayja Resort di Bulukerto, Bumiaji belum berakhir.  Massa yang tergabung dalam FMPMA (Forum Masyarakat Peduli Mata Air) kembali  melancarkan aksi menuntut pembatalan izin. Mereka mengaku dari Bulukerto,  Sidomulyo dan Bumiaji.
Tuntutan itu dilancarkan dengan mendatangi kantor kecamatan dan balai ko ta.  Sekitar pukul 12.00 dilakukan pertemuan perwakilan massa dan pejabat Pemkot Batu  di ruang sekda. Dari pertemuan itu memunculkan kesepakatan adanya pencabutan  izin The Rayja paling lambat 3 Mei mendatang. &#8220;Kalau sampai 3 Mei tidak ada  pencabutan, kami akan datang kembali ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Polemik pembangunan The Rayja Resort di Bulukerto, Bumiaji belum berakhir.  Massa yang tergabung dalam FMPMA (Forum Masyarakat Peduli Mata Air) kembali  melancarkan aksi menuntut pembatalan izin. Mereka mengaku dari Bulukerto,  Sidomulyo dan Bumiaji.</p>
<p>Tuntutan itu dilancarkan dengan mendatangi kantor kecamatan dan balai ko ta.  Sekitar pukul 12.00 dilakukan pertemuan perwakilan massa dan pejabat Pemkot Batu  di ruang sekda. Dari pertemuan itu memunculkan kesepakatan adanya pencabutan  izin The Rayja paling lambat 3 Mei mendatang. &#8220;Kalau sampai 3 Mei tidak ada  pencabutan, kami akan datang kembali ke sini dengan massa lebih banyak lagi,&#8221;  teriak Rudi, salah satu perwakilan warga usai melangsungkan pertemuan siang  kemarin.</p>
<p>Gerakan penolakan pembangunan The Rayja Resort itu memang terus digulirkan.  Karena mereka menilai pembangunan resort bakal mengancam keberlangsungan sumber  mata air. Selain itu, mereka juga menyatakan kekecewa annya karena rencana  pertemuan yang sedianya dilangsungkan Selasa (1/5) kemarin, diajukan pada Minggu  (29/4) lalu.</p>
<div id="attachment_14215" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><img class="size-full wp-image-14215" title="demo-rayja" src="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/05/demo-rayja.jpg" alt="Ribuan warga penolak The Rayja Resort kembali memprotes pemkot dengan demo di Kantor Kecamatan Bumiaji." width="400" height="268" /><p class="wp-caption-text">Ribuan warga penolak The Rayja Resort kembali memprotes pemkot dengan demo di Kantor Kecamatan Bumiaji.</p></div>
<p>Karena itu, dalam aksi kemarin, sebelum mendatangi balai kota, massa  mendatangi kantor Kecamatan Bumiaji. Mereka mendesak Camat Bumiaji Arief As  Siddiq menerima aspirasi mereka untuk dilakukan pencabutan izin The Rayja  Resort. Atas desakan itu, Arief pun membubuhkan tanda tangan disaksikan sejumlah  pejabat pemkot.</p>
<p>Usai mendapat dukungan, massa bergerak menuju balai kota dengan membentangkan  ratusan spanduk dan poster. Di balai kota mereka ditemui beberapa pejabat dan  selanjutnya ikut membubuhkkan tanda tangan.</p>
<p>Sedangkan pihak yang menekan persetujuan adanya pencabutan izin itu antara  lain, staf ahli wali kota Hendro Prasetyo, Kabag Humas Robiq Yunianto, Kepala  Badan Perencanaan Daerah Enny Rachyuningsih, Kepala Kesbanglinmas Sinal Abidin  serta Camat Bumiaji Arif As Siddiq. Selanjutnya sekitar pukul 13.30 massa  membubarkan diri. (yak/ziz/radarmalang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/05/03/massa-kepung-kecamatan-tolak-the-rayja-resort/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Panwaslu Tempati Gedung Kesenian</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/04/17/panwaslu-tempati-gedung-kesenian/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/04/17/panwaslu-tempati-gedung-kesenian/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Apr 2012 05:31:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiji</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[kota batu]]></category>

		<category><![CDATA[Panwaslu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14152</guid>
		<description><![CDATA[Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilihan Umum) Kota Batu akhirnya punya kantor.  Tidak permanen memang karena panwaslu meminjam gedung kesenian Kota Batu.  Terhitung sejak siang kemarin, panwaslu menempati gedung di Jalan Raya Oro-Oro  Ombo itu.
Namun, perabotan yang dibutuhkan belum sepenuhnya lengkap. ”Kalau gedung dan  ruangannya sudah representatif. Tinggal mengisi saja,” kata Abdul Rokhim, ketua  Panwaslu Kota Batu, usai menggelar tasyakuran, siang kemarin
Gedung Kesenian Kota Batu mulai kemarin mulai ditempati panwaslu
Untuk pengisian perabotan dan perlengkapan, panwaslu sudah mempersiapkan.  Rencananya, panwaslu akan menyewa sejumlah perlengkapan pendukung. Mulai mebeler ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilihan Umum) Kota Batu akhirnya punya kantor.  Tidak permanen memang karena panwaslu meminjam gedung kesenian Kota Batu.  Terhitung sejak siang kemarin, panwaslu menempati gedung di Jalan Raya Oro-Oro  Ombo itu.</p>
<p>Namun, perabotan yang dibutuhkan belum sepenuhnya lengkap. ”Kalau gedung dan  ruangannya sudah representatif. Tinggal mengisi saja,” kata Abdul Rokhim, ketua  Panwaslu Kota Batu, usai menggelar tasyakuran, siang kemarin</p>
<div id="attachment_14154" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-14154" title="panwaslu" src="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/04/panwaslu-300x201.jpg" alt="Gedung Kesenian Kota Batu mulai kemarin mulai ditempati panwaslu" width="300" height="201" /><p class="wp-caption-text">Gedung Kesenian Kota Batu mulai kemarin mulai ditempati panwaslu</p></div>
<p>Untuk pengisian perabotan dan perlengkapan, panwaslu sudah mempersiapkan.  Rencananya, panwaslu akan menyewa sejumlah perlengkapan pendukung. Mulai mebeler  hingga komputer.</p>
<p>Selain memiliki ruang guna menunjang kinerja petugas panwaslu, ada dua  ruangan lain untuk fasilitas tambahan. Satu ruangan dipergunakan untuk  klarifikasi setiap persoalan yang masuk ke panwaslu. Satu ruangan lainnya  dipersiapkan untuk media center bagi para jurnalis. ”Kami ingin bersinergi  dengan banyak pihak. Khususnya para wartawan yang punya banyak telinga,” ungkap  Rokhim.</p>
<p>Kondisi itu jauh berbeda dengan dua bulan lalu. Sebelumnya, panwaslu menem  pati ruang tamu di rumah Rokhim. Hal itu dilakukan karena panwaslu tidak  memiliki anggaran untuk sewa perkantoran. Penyebabnya, saat penyusunan anggaran,  banyak anggaran panwaslu yang dipotong. Sebagai gantinya, panwaslu di janjikan  perkantoran oleh Pemkot Batu. Salah satu tempat yang dijanjikan adalah kantor  BNN (Badan Narkotika Nasional). Namun tempat itu batal dihuni oleh panwaslu  karena dimanfaatkan Dinas Kesehatan Pemkot Batu.</p>
<p>Sumber:Radar Malang</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/04/17/panwaslu-tempati-gedung-kesenian/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>DAK Bakal Ngendon Lebih Lama</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/04/16/dak-bakal-ngendon-lebih-lama/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/04/16/dak-bakal-ngendon-lebih-lama/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Apr 2012 05:47:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[kota batu]]></category>

		<category><![CDATA[Pembangunan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14159</guid>
		<description><![CDATA[Mengendapnya DAK (dana alokasi khusus) sebesar Rp 5,4 miliar di bagian  keuangan Pemkot Batu, bukan tanpa sebab. Sejumlah SKPD (satuan kerja perangkat  daerah) Pemkot Batu berdalih belum bisa menyerap kucuran dana segar dari  pemerintah pusat itu karena semuanya masih dalam proses. Karenanya, hingga saat  ini SKPD belum berani mengajukan SPM (surat perintah membayar) ke bagian  keuangan. ”Yang mau kami ajukan belum siap, karena pekerjaannya belum kami  mulai,” kata Bambang Kuncoro, kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkot  Batu, sa lah satu penerima ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengendapnya DAK (dana alokasi khusus) sebesar Rp 5,4 miliar di bagian  keuangan Pemkot Batu, bukan tanpa sebab. Sejumlah SKPD (satuan kerja perangkat  daerah) Pemkot Batu berdalih belum bisa menyerap kucuran dana segar dari  pemerintah pusat itu karena semuanya masih dalam proses. Karenanya, hingga saat  ini SKPD belum berani mengajukan SPM (surat perintah membayar) ke bagian  keuangan. ”Yang mau kami ajukan belum siap, karena pekerjaannya belum kami  mulai,” kata Bambang Kuncoro, kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkot  Batu, sa lah satu penerima dana DAK, kemarin.</p>
<div id="attachment_14157" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-14157" title="jalan1" src="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/04/jalan1-300x184.jpg" alt="BERKELOK: Akses jalan Desa Junggo tak cukup lebar. Dinas pertanian akan memperbaiki jalur angkut hasil pertanian warga ini." width="300" height="184" /><p class="wp-caption-text">BERKELOK: Akses jalan Desa Junggo tak cukup lebar. Dinas pertanian akan memperbaiki jalur angkut hasil pertanian warga ini.</p></div>
<p>Menurutnya, saat ini proyek-proyek SKPD masih tahap pelelangan di LPSE  (layanan pengadaan secara elektronik) yang dikelola bagian pembangunan Pem kot  Batu. Setelah pengumunan dan penetapan pemenang lelang, proyek baru bisa  dikerjakan. Dan untuk proses itu, membutuhkan waktu. Paling tidak hingga  pertengahan bulan depan. Dia menyebutkan, di tahun anggaran ini, dinas cipta  karya dan tata ruang menerima kucuran dana Rp 1,79 miliar. Dana tersebut untuk  dua jenis program kegiatan. Rp 994 juta di antaranya untuk jenis sanitasi dan Rp  809 juta untuk jaringan air minum. Hal senada juga diungkapkan Sugeng Pramono,  kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Pemkot Batu. Dia mengatakan,kucuran dana Rp  2,6 miliar dari DAK juga belum bisa diserap. Karena saat ini masih dalam proses  lelang untuk selanjutnya memasuki tahap pengerjaan. Se telah pengerjaan tuntas,  baru bisa mengajukan SPM.</p>
<p>Sugeng mengungkapkan, kucuran dana yang diterima itu, rencananya digunakan  untuk sejumlah kegiatan yang mendukung program-program pertanian. Di antaranya,  pembangunan jaringan irigasi di sekitar lahan pertanian. Juga untuk memperbaiki  sarana infrastruktur jalan yang diper gunakan akses keluar masuk produk-pro duk  pertanian. Apalagi, sampai saat ini masih banyak infrstruktur yang kurang  memadai. ”Dengan perbaikan infra struktur itu, diharapkan bisa memperlancar  keluar masuknya hasil pertanian,” kata dia. Seperti diketahui, tahun anggaran  ini, pemkot mendapat kucuran DAK sebesar Rp 18, 2 miliar. Pada tri wulan  pertama, alokasi anggaran tersebut cair Rp 5,4 miliar. Sayang, hingga saat ini  belum ada pengajuan pencairan anggaran atas kucuran dana tersebut. Padahal,  kucuran dana tahap pertama itu, harus segera diserap untuk proses penyerapan ang  garan tahap berikutnya. Ada sembilan SKPD yang menerima jatah DAK. Yaitu, dinas  kesehatan, dinas pendidikan, dinas bina marga dan pengairan, dinas pertanian dan  kehutanan, dinas cipta karya dan tata ruang, dinas perhubungan, badan  pemberdayaan masyarakat, badan lingkungan hidup, dan kantor ketahanan pangan.  <strong>(yak/nen)</strong></p>
<p>Sumber: Radar Malang</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/04/16/dak-bakal-ngendon-lebih-lama/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Yuk Oblos-Cak Oblos Kawal Pilkada Batu</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/04/15/yuk-oblos-cak-oblos-kawal-pilkada-batu/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/04/15/yuk-oblos-cak-oblos-kawal-pilkada-batu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Apr 2012 03:59:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiji</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[Eddy Rumpoko]]></category>

		<category><![CDATA[pilkada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14086</guid>
		<description><![CDATA[Genderang Pilkada Kota Batu 2012, kemarin malam (13/4) ditabuh. Dengan  mengusung nuansa budaya dan menjunjung kearifan lokal, diharapkan pelaksanaan  pesta demokrasi berjalan lancar dan aman. Acara tersebut dipusatkan di Alun-  Alun Kota Batu. Beragam budaya lokal, seperti seni karawitan dan ludruk dengan  bintang tamu Topan disajikan
Nuansa lokal semakin kental dengan peluncuran maskot Pilkada Pemilukada  berbentuk sepasang apel yang diberi nama Yuk Oblos dan Cak  Oblos. Dalam acara tersebut, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko menyerahkan DP4  (daftar penduduk potensial pemilih dalam Pemilukada) kepada ketua ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Genderang Pilkada Kota Batu 2012, kemarin malam (13/4) ditabuh. Dengan  mengusung nuansa budaya dan menjunjung kearifan lokal, diharapkan pelaksanaan  pesta demokrasi berjalan lancar dan aman. Acara tersebut dipusatkan di Alun-  Alun Kota Batu. Beragam budaya lokal, seperti seni karawitan dan ludruk dengan  bintang tamu Topan disajikan</p>
<p>Nuansa lokal semakin kental dengan peluncuran maskot Pilkada Pemilukada  berbentuk sepasang apel yang diberi nama <em>Yuk Oblos</em> dan <em>Cak  Oblos</em>. Dalam acara tersebut, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko menyerahkan DP4  (daftar penduduk potensial pemilih dalam Pemilukada) kepada ketua KPU Kota Batu,  Bagyo Prasasti. Juga penandatangan MoU antara KPU Kota Batu dengan Polres Batu  terkait pengamanan pilkada.</p>
<div id="attachment_14087" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-14087" title="eddy-rumpoko" src="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/04/eddy-rumpoko-300x98.jpg" alt="Wali Kota Eddy Rumpoko (empat dari kiri) bersama muspida dan KPU menabuh kentongan tanda dimulainya tahapan pilkada." width="300" height="98" /><p class="wp-caption-text">Wali Kota Eddy Rumpoko (empat dari kiri) bersama muspida dan KPU menabuh kentongan tanda dimulainya tahapan pilkada.</p></div>
<p>Berdasarkan data DP4, jumlah warga Kota Batu yang memiliki hak pilih per 5  April 2012 sebanyak 154.586 orang. Sedang jumlah penduduk Kota Batu per 1 April  2012 mencapai 206.393 jiwa. Bagyo mengatakan, DP4 yang diserahkan wali kota Batu  tersebut akan menjadi bahan untuk pemutakhiran data pemilih Pilkada.  Pemutakhiran data tersebut dilakukan untuk mengurangi manipulasi data maupun  identitas ganda. ”Kami berharap DP4 yang diserahkan sudah <em>clean.</em> Sehingga mengurangi potensi pemilih ganda,” ucapnya.</p>
<p>Data penduduk Kota Batu sendiri diperlukan untuk menentukan jumlah syarat  dukungan pasangan calon perseorangan. Mengingat jumlah penduduk Kota Batu  ternyata masih di bawah 250 ribu jiwa, maka syarat dukungan calon perseorangan  adalah 6,5 persen atau sebesar 13.416 dukungan.</p>
<p>Sementara itu, Eddy Rumpoko dalam sambutannya berharap agar pelaksanaan  Pilkada berlangsung tertib dan demokratis. Kondisi kondusif yang tercipta saat  ini harus tetap terjaga hingga selesainya pelaksanaan pesta demokrasi 5 tahunan  tersebut. ”Mari kita percayakan pelaksanaan Pilkada kepada KPU. Sehingga pesta  demokrasi di kota ini berjalan lancar dan menjadi contoh daerah lain di  Indonesia,” kata Eddy. <strong>(bb/nen)</strong></p>
<p>Sumber: Radar Malang</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/04/15/yuk-oblos-cak-oblos-kawal-pilkada-batu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>123 Sopir Datangi Polsek, Korban Sesenggukan</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/04/14/123-sopir-datangi-polsek-korban-sesenggukan/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/04/14/123-sopir-datangi-polsek-korban-sesenggukan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Apr 2012 08:03:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[angkot]]></category>

		<category><![CDATA[kriminalitas]]></category>

		<category><![CDATA[penculikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14128</guid>
		<description><![CDATA[Pengungkapan dugaan penculikan yang dialami Cintia Indah Notafiana, 14, warga Jl Bromo Gang VI, Sisir, Kecamatan Batu masih belum menemui titik terang. Meski korban Cintia mengaku penculikan itu terjadi di dalam angkot jurusan Batu-Selekta (Bumiaji), namun dia belum bisa menunjukkan angkot yang membawanya berputar-putar selama 7 jam itu. Bahkan, untuk memperlancar pengungkapkan kasus ini, kemarin para sopir angkot jurusan Batu-Selekta mendatangi Polsek Bumiaji. Sebanyak 67 angkot dan 123 sopir datang secara sukarela untuk diperiksa. Hal ini dilakukan agar kasus ini bisa terungkap secepatnya dan tidak meresahkan warga, khususnya anak sekolah. ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengungkapan dugaan penculikan yang dialami Cintia Indah Notafiana, 14, warga Jl Bromo Gang VI, Sisir, Kecamatan Batu masih belum menemui titik terang. Meski korban Cintia mengaku penculikan itu terjadi di dalam angkot jurusan Batu-Selekta (Bumiaji), namun dia belum bisa menunjukkan angkot yang membawanya berputar-putar selama 7 jam itu. Bahkan, untuk memperlancar pengungkapkan kasus ini, kemarin para sopir angkot jurusan Batu-Selekta mendatangi Polsek Bumiaji. Sebanyak 67 angkot dan 123 sopir datang secara sukarela untuk diperiksa. Hal ini dilakukan agar kasus ini bisa terungkap secepatnya dan tidak meresahkan warga, khususnya anak sekolah. Mengingat status korban adalah siswi SMPN 4 Bumiaji.</p>
<p>Selain itu, para sopir ini tidak ingin disudutkan dalam kasus tersebut. Kalaupun ditemukan pelaku penculikan merupakan sopir angkot Batu-Selekta, mereka minta agar ditindak tegas. Tidak itu saja, pelaku akan dikeluarkan dari keanggota paguyuban sopir. ”Ini inisiatif kami sendiri untuk membantu polisi. Harapannya kasus bisa jelas. Apakah itu angkot dari sini atau dari luar Kota Batu,” kata Hari Wibowo, wakil Paguyuban Sopir Batu-Bumiaji saat ditemui di Mapolsek Bumiaji, kemarin. Karena itu, sesampainya di mapolsek, sebanyak 123 sopir berdiri berjajar di depan ma - polsek. Satu per satu wajah para sopir tersebut dilihat oleh korban yang berada di balik jendela. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebanyak dua kali. Hanya saja, korban tidak melihat dari mereka merupakan pelaku penculikan.</p>
<div id="attachment_14129" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-14129" title="sopir-copy" src="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/04/sopir-copy-300x160.jpg" alt="Petugas mendokumentasi para pengemudi angkot jalur Batu-Selekta" width="300" height="160" /><p class="wp-caption-text">Petugas mendokumentasi para pengemudi angkot jalur Batu-Selekta</p></div>
<p>Setelah memeriksa wajah sopir, korban diajak melihat angkot yang diparkir di depan mapolsek. Sebanyak 67 angkot dari 70 angkot dilihat korban. Lagi-lagi, tidak satupun angkot yang memiliki ciri seperti yang membawa korban. ”Semua sopir datang dan membawa KTA. Kami sendiri juga memiliki aturan main di organisasi,” ungkap Ketua Paguyuban Sopir Batu-Selekta Thomas Simanjuntak. Sedangkan terkait tiga angkot yang tidak dibawa ke mapolsek, menurutnya, karena mengalami kerusakan dan sudah satu minggu ini berada di bengkel. Ditambahkan, ada sejumlah aturan yang wajib dipegang sopir. Salah satunya, sopir angkot tidak boleh diwakilkan. Karena itu, hanya yang memiliki KTA yang diperbolehkan membawa angkot. Selain itu, juga sanksi bagi sopir yang nekat memuat penumpang melebihi ketentuan yang berlaku. ”Jika ditemukan ada penumpang yang nggandol di angkot, paguyuban akan memberikan sanksi,” tegas dia. Peristiwa tersebut juga di jadikan inspirasi para sopir. Diantaranya, akan membuat seragam khusus. Sehingga sopir bisa dikenali. Apalagi mereka juga membawa nama baik Kota Batu sebagai kota wisata. ”Banyak angkot yang sama dari luar kota. Itu yang mulai kami antisipasi,” beber Thomas.</p>
<p>Seperti yang diberitakan, dugaan penculikan menimpa siswi SMPN 4 Bumiaji bernama Cintia Indah Notafiana. Cintia dikabarkan diculik oleh sopir angkot berwarna oranye pada Rabu (11/4) -bukan Rabu (18/4) seperti diberitakan kemarin. Saat itu korban naik angkot pukul 06.30. Namun, korban tidak diturunkan di sekolah justru dibawa ke Pacet, Lawang, Singosari hingga akhirnya berhasil melarikan diri saat berada di Pujon sekitar pukul 13.30. Menurut korban, aksi penculikan dilakukan oleh tiga orang pelaku. Salah satunya bercadar dan bersenjata tajam jenis pisau. Dalam aksinya, pelaku meminta tebusan ke orang tua korban sebesar Rp 1 juta. Permintaan itu disampaikan pelaku melalui SMS. Untuk HP yang dipakai pelaku merupakan milik korban.</p>
<p>Sementara itu, orang tua korban mengaku bahwa laporan ke polisi berdasarkan keterangan anaknya. ”Kami juga minta maaf kepada para sopir karena merepoti. Tetapi kami juga tidak mengadaada (kasus ini, Red),” kata Hariono, ayah korban saat ditemui di Mapolsek Bumiaji, kemarin. Sementara itu, kemarin Cintia tampak masih shock. Dia beberapa kali menangis saat diminta melihat para sopir atau memeriksa angkot. Kepada Radar, dia mengaku tidak mengenal jelas ciri angkot yang dinaiki. Dia hanya tahu dalam angkot itu bagian atasnya seperti ada lobang. ”Cuma itu yang saya tahu,” ujarnya sembari menangis. Sementara itu, sejumlah petugas Polsek Bumiaji kemarin masih terus melakukan penyelidikan. Selain itu, juga mencari informasi sopir angkot. Terlebih ada dugaan ada angkot dari luar kota yang masuk ke Kota Batu. Karena itu polisi masih terus mendalaminya. ”Masih didalami anggota. Sejumlah saksi dan korban kami mintai keterangan,” kata Kapolsek Bumiaji AKP Deddy Rohjadi, kemarin. <strong>(bb/ziz/radarmalang)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/04/14/123-sopir-datangi-polsek-korban-sesenggukan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jelang UN, Tumpahkan Air Mata di Masjid</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/04/09/jelang-un-tumpahkan-air-mata-di-masjid/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/04/09/jelang-un-tumpahkan-air-mata-di-masjid/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 08:29:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiji</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<category><![CDATA[Malang Raya]]></category>

		<category><![CDATA[UNAS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14070</guid>
		<description><![CDATA[Dzikir dan doa bersama jelang pelaksanaan ujian nasional (UN) di Masjid An  Nur Kota Batu kemarin dipenuhi isak tangis peserta. Ribuan siswa-siswi yang  didampingi wali murid dan para guru itu, terlihat menitikkan air mata saat Gus  Ali Mustofa, pembina Majelis Istighotsah Gubug Bambu Ponpes Nurul Ulum  mengingatkan mereka.
Saat itu, Gus Ali mengingatkan kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat para  siswa. Tidak hanya pada teman sekolah, tapi juga pada guru dan kedua orang tua.  Untuk itu, diharapkan sebelum mengikuti ujian, diminta meminta maaf kepada  orang-orang yang ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dzikir dan doa bersama jelang pelaksanaan ujian nasional (UN) di Masjid An  Nur Kota Batu kemarin dipenuhi isak tangis peserta. Ribuan siswa-siswi yang  didampingi wali murid dan para guru itu, terlihat menitikkan air mata saat Gus  Ali Mustofa, pembina Majelis Istighotsah Gubug Bambu Ponpes Nurul Ulum  mengingatkan mereka.</p>
<p>Saat itu, Gus Ali mengingatkan kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat para  siswa. Tidak hanya pada teman sekolah, tapi juga pada guru dan kedua orang tua.  Untuk itu, diharapkan sebelum mengikuti ujian, diminta meminta maaf kepada  orang-orang yang telah disakiti. ”Segera minta maaf. Kesalahan-kesalahan itu  bisa menjadi penghambat, sehingga tidak lancar mengerjakan soal,” pesang Gus Ali  kepada para jamaah istighotsah.</p>
<div id="attachment_14072" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-14072" title="un1" src="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/04/un1-300x173.jpg" alt="Beberapa siswi meneteskan air mata saat mengikuti istighotsah di Masjid An Nur, Kota Batu, kemarin." width="300" height="173" /><p class="wp-caption-text">Beberapa siswi meneteskan air mata saat mengikuti istighotsah di Masjid An Nur, Kota Batu, kemarin.</p></div>
<p>Abdul Majid, ketua panitia dzikir dan doa bersama jelang UN mengatakan,  istighotsah yang dilangsungkan itu merupakan rangkaian istighotsah akbar se-  Malang Raya. Sebelumnya, dilangsungkan kegiatan serupa bersama sekitar lima ribu  siswa yang didampingi para guru di Kepanjen 25 Maret lalu. Kemudian dilanjutkan  1 April yang juga diikuti sekitar lima ribu siswa didampingi para guru di Masjid  Jami’ Kota Malang. ”Ketenangan batin sangat menentukan. Dan sebelum itu, juga  harus melewati pertaubatan dengan meminta maaf atas kesalahankesalahan yang  telah diperbuat,” kata Majid.</p>
<p>Majid menyebutkan, istighotsah tersebut dilangsungkan berkat kerja sama  sejumlah pihak. Di antaranya, PCNU Kota Batu, Takmir Masjid An Nur Kota Batu,  dan Dinas Pendidikan Pemkot Batu. Sementara itu, Zakaria, kepala Dinas  Pendidikan Pemkot Batu berharap kegiatan yang dilakukan bisa memberikan manfaat  bagi para siswa. Karena, banyak upaya yang sudah dilakukan untuk menyambut UN 16  April mendatang selain menggelar doa. <strong>(yak/nen)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/04/09/jelang-un-tumpahkan-air-mata-di-masjid/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dua Pelamar Kembalikan Formulir</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/04/08/dua-pelamar-kembalikan-formulir/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/04/08/dua-pelamar-kembalikan-formulir/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2012 06:20:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiji</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[kota batu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=14026</guid>
		<description><![CDATA[Peminat bakal calon (balon) wakil wali kota (wawali) PDIP, mulai  mengembalikan formulir. Hingga siang kemarin, dua orang mengembalikan formulir.  Mereka adalah Dendi Anggi Gumilang dan Gunawan Wirutomo. Keduanya datang dalam  waktu hampir bersamaan. Dendi, datang lebih dulu sekitar pukul 10.30, sedang kan  Gunawan datang sekitar pukul 11.30.
Gunawan Wirutomo (tengah) mengembalikan formulir balon wawali di kantor DPC PDIP Kota Batu
Dendi datang mengambalikan formulir diantar tiga orang pendukungnya.  Sementara, Gunawan bersama puluhan pendukungnya. Gunawan datang membawa mobil  Mercy Nopol N 1 YE. Mobil warna hitam yang ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Peminat bakal calon (balon) wakil wali kota (wawali) PDIP, mulai  mengembalikan formulir. Hingga siang kemarin, dua orang mengembalikan formulir.  Mereka adalah Dendi Anggi Gumilang dan Gunawan Wirutomo. Keduanya datang dalam  waktu hampir bersamaan. Dendi, datang lebih dulu sekitar pukul 10.30, sedang kan  Gunawan datang sekitar pukul 11.30.</p>
<div id="attachment_14048" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-14048" title="formulir1" src="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/04/formulir1-300x212.jpg" alt="Gunawan Wirutomo (tengah) mengembalikan formulir balon wawali di kantor DPC PDIP Kota Batu" width="300" height="212" /><p class="wp-caption-text">Gunawan Wirutomo (tengah) mengembalikan formulir balon wawali di kantor DPC PDIP Kota Batu</p></div>
<p>Dendi datang mengambalikan formulir diantar tiga orang pendukungnya.  Sementara, Gunawan bersama puluhan pendukungnya. Gunawan datang membawa mobil  Mercy Nopol N 1 YE. Mobil warna hitam yang dikemudikan berada di barisan paling  depan diiringi sejumlah kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua.</p>
<p>Di tengah pekikan wong Batu, Gunawan menyerahkan formulir dan berkata kepada  panitia di kantor DPC PDPI Kota Batu di Jl Raya Oro-Oro Ombo. ”Saya maju karena  ingin mengabdikan diri kepada warga Batu,” kata Gunawan</p>
<p>Mantan ketua DPC PDIP Kota Bontang, Kalimantan Timur ini mengakui, sebenarnya  sudah menyiapkan perahu kecil untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada)  di Kota Batu. Namun, perahu yang disiapkan adalah perahu kecil. Karena itulah,  dia memilih PDIP yang dianggap sebagai perahu besar untuk mewujudkan  keinginannya. Selain kedua peminat, diprediksikan hari ini para peminat yang  akan bersanding dengan Eddy bakal ramai-ramai mengembalikan formulir. Sebab,  hari ini merupakan hari terakhir penyerahan formulir.  <strong>(yak/nen)</strong></p>
<p>Sumber:Radar Malang</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/04/08/dua-pelamar-kembalikan-formulir/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kisi-kisi Soal Dibagikan, Guru Sempat Rebutan</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/02/19/kisi-kisi-soal-dibagikan-guru-sempat-rebutan/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/02/19/kisi-kisi-soal-dibagikan-guru-sempat-rebutan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Feb 2012 05:20:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiji</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<category><![CDATA[guru]]></category>

		<category><![CDATA[kota batu]]></category>

		<category><![CDATA[ujian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=13956</guid>
		<description><![CDATA[Dinas Pendidikan Pemkot Batu benar-benar mengantisipasi agar kegagalan guru peserta uji kompetensi tidak terulang. Siang kemarin, sebanyak 381 guru peserta uji kompetensi kuota 2012, digembleng di aula Hotel Victory, Bumiaji, Kota Batu.Pembekalan uji kompetensi awal bagi calon peserta sergu (sertifikasi guru) itu, tak hanya melalui dorongan mental, tapi juga bekal materi yang akan diujikan pada Sabtu (25/2), depan.
kisi kisi soal dibagikan,guru rebutan
Mereka diberi materi sesuai dengan mata pelajaran atau kompetensi yang akan diujikan. Di antaranya PKN (pendidikan kewarganegaraan), profesi untuk guru SMK, bahasa, sosial, dan lainnya. ”Mudah-mudahan bisa membantu. Sebenarnya ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dinas Pendidikan Pemkot Batu benar-benar mengantisipasi agar kegagalan guru peserta uji kompetensi tidak terulang. Siang kemarin, sebanyak 381 guru peserta uji kompetensi kuota 2012, digembleng di aula Hotel Victory, Bumiaji, Kota Batu.Pembekalan uji kompetensi awal bagi calon peserta sergu (sertifikasi guru) itu, tak hanya melalui dorongan mental, tapi juga bekal materi yang akan diujikan pada Sabtu (25/2), depan.</p>
<div id="attachment_13960" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-13960 " title="outer" src="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/04/outer-300x190.jpg" alt="kisi kisi soal dibagikan,guru rebutan" width="300" height="190" /><p class="wp-caption-text">kisi kisi soal dibagikan,guru rebutan</p></div>
<p>Mereka diberi materi sesuai dengan mata pelajaran atau kompetensi yang akan diujikan. Di antaranya PKN (pendidikan kewarganegaraan), profesi untuk guru SMK, bahasa, sosial, dan lainnya. ”Mudah-mudahan bisa membantu. Sebenarnya kisi-kisi ini bisa di-download lewat internet. Kami hanya membantu supaya lebih memudahkan,” kata Zakaria,kepala Dinas Pendidikan Pemkot Batu, saat membuka sosialisasi uji kompetensi, siang kemarin.Langkah ini dilakukan karena pada uji kompetensi tahun 2011, tidak se muanya lulus. Dari 158 guru, 11 guru di antaranya tidak lulus. Harapannya, saat ini uji kompetensi yang diikuti 381 guru, bisa lolos semua.</p>
<p>Menurut Zakaria, uji kompetensi itu mutlak diikuti guru untuk meningkatkan profesionalitas. Dia juga berharap, tahapan demi tahapan yang sudah dilakukan oleh guru, bisa mengantarkan menjadi guru yang tersertifikasi.Dalam kesempatan itu, dia juga mengatakan, sebenarnya kuota tahun ini mencapai 378 guru. Namun, Pemkot Batu mendapat tambahan kuota 6 guru. Tambahan itu merupakan peserta yang tidak lulus uji kompetensi tahun sebelumnya</p>
<p>Keenam guru yang tidak lulus sertifikasi tersebut kembali mendapat peluang untuk mengikuti ujian, karena memenuhi kriteria yang dipersyaratkan. Salah satunya, berusia minimal 50 tahun ke atas.Teguh Wijayanto, Kabid TPK (tenaga pendidik dan kependidikan) Dinas Pendidikan Pemkot Batu, menambahkan, uji kompetensi itu bakal berlangsung dengan pengawasan ketat. Tidak hanya pada pengambilan soal-soal, tapi juga pendistribusiannya. Sebelum didistribusikan ke SMAN 1 Kota Batu, tempat penyelenggaraan uji kompetensi, soal akan diamankan di Polres Batu. ”Naskahnya rahasia negara, makanya dijaga aparat ke amanan dari kepolisian,” kata dia.</p>
<p>Sementara itu, pembagian nomor ujian dan kisi-kisi materi uji kompetensi itu sempat membuat bingung petugas. Karena tak guru-guru sempat berdesakdesakan untuk mengambil materi. Namun, sebagian guru lainnya, tampak santai menunggu suasana sepi. ”Kalau kehabisan, malah ribet harus download dulu lalu ngeprint. Kalau sudah ada kopiannya kan enak, tinggal baca saja,” kata Adi Wiyono, salah satu peserta uji kompetensi calon sergu asal Junrejo.<strong>(yak/nen)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/02/19/kisi-kisi-soal-dibagikan-guru-sempat-rebutan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Norma Kalahkan Mantan Suami</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/02/19/norma-kalahkan-mantan-suami/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/02/19/norma-kalahkan-mantan-suami/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Feb 2012 02:20:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiji</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[kota batu]]></category>

		<category><![CDATA[politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=13945</guid>
		<description><![CDATA[Norma juga mengatakan bakal melanjutkan program-program yang selama ini sudah  berjalan. ”Segala hal yang baik di periode lalu akan kami ambil. Sedangkan yang  ada kekurangan di sana-sini akan terus kami benahi,” kata wanita yang juga  anggota DPRD Kota Batu ini.
Dalam sambutannya itu, dia juga memas tikan pada kader PD untuk tidak boleh  lengah. Sebab, menurutnyan, ada pekerjaan rumah yang harus segera dikerjakan,  yakni pilkada. ”Mari rapatkan barisan dan lanjutkan,” pekik Norma disambut  dengan tepuk tangan para pendukungnya.
norma kalahkan mantan suami
Ditemui usai penyerahan bendera kebesaran ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Norma juga mengatakan bakal melanjutkan program-program yang selama ini sudah  berjalan. ”Segala hal yang baik di periode lalu akan kami ambil. Sedangkan yang  ada kekurangan di sana-sini akan terus kami benahi,” kata wanita yang juga  anggota DPRD Kota Batu ini.</p>
<p>Dalam sambutannya itu, dia juga memas tikan pada kader PD untuk tidak boleh  lengah. Sebab, menurutnyan, ada pekerjaan rumah yang harus segera dikerjakan,  yakni pilkada. ”Mari rapatkan barisan dan lanjutkan,” pekik Norma disambut  dengan tepuk tangan para pendukungnya.</p>
<div id="attachment_13962" class="wp-caption alignright" style="width: 203px"><img class="size-medium wp-image-13962" title="norma2" src="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/04/norma2-193x300.jpg" alt="norma kalahkan mantan suami" width="193" height="300" /><p class="wp-caption-text">norma kalahkan mantan suami</p></div>
<p>Ditemui usai penyerahan bendera kebesaran PD oleh Agus Dono, pengurus DPD PD  Jatim, dia mengatakan segera melakukan konsolidasi dan menyusun kepengurusan.  Setelah itu, baru menentukan langkah-langkah berkaitan dengan pilkada. Joko  Lestari terlihat cukup berbesar hati. Dia juga terlihat akrab dengan  penggantinya. Begitu turun dari podium untuk memberikan sambutan, Joko pun  berbicara dengan Norma. Joko pun terihat banyak menebar senyum. Joko sendiri  mengakui dapat menerima kenyataan tersebut. ”Pengaruh DPP memang dasyat,” kata  Joko sambil berbisik kepada Radar.</p>
<p>Dia menjatuhkan pilihannya kepada Norma, karena adanya dukungan yang kuat  dari DPD, DPP maupun dari PAC. ”Sudah sesuai dengan kesepakatan bersama dengan  PAC,” kata dia. Joko juga mengatakan, pemilihan berlangsung demokratis dan  diharapkan jadi lebih baik lagi. Sementara, Sunardi tidak banyak memberikan  keterangan. Terkait dengan tidak adanya dukungan pada dirinya, Sunardi  mengatakan hal itu sudah menjadi hal yang biasa. ”Inilah dunia politik,” kata  mantan Sekretaris DPC PD era Joko Lestari. Perebutan kursi berlangsung seru dan  menegangkan. Suasana itu, bahkan sudah terlihat pada sesi pembukaan muscab.  Sebelum pembukaan muscab rampung, Joko melontarkan pernyataan yang cukup  mengejutkan. Joko kembali naik ke podium dan menyela sambil meminta waktu  sekitar 15 menit.</p>
<p>Dalam sambutan susulan itu, dia meminta dua calon yang bakal maju bersama  dengan dirinya pada muscab untuk maju ke atas panggung, Sunardi dan Norma  Nengsih. Selain kedua calon yang bakal bersaing dengan dirinya, Joko juga  meminta ketua PAC lainnya untuk turut maju mendampingi para calon. Dalan  kesempatan itu, dia melontarkan pernyataan yang cukup mengejutkan. ”Sesuai  dengan kesepakatan tadi pagi bersama dengan PAC, tongkat estafet DPC saya  serahkan ke Bu Norma,” kata dia dengan terbata-bata menahan tangis. Untuk itu,  dia mohon maaf kalau kalau selama ini banyak kekurangan. Meski demikian, dia  memastikan akan tetap membesarkan Partai Demokrat.</p>
<p>Pernyataan Joko menyerahkan estafet kepemimpinan DPC ke Norma itu juga  membuat kaget pengurus PAC, DPD maupun DPD. Bahkan sejumlah undangan dari  pemkot, pengurus PD Kota Malang maupun Kabupaten Malang dan partai-partai di  Kota Batu bertanya-tanya. ”Kok seperti ini ya?” kata Arif Darmawan, ketua DPC  Kota Malang yang kembali terpilih pada periode lima tahun mendatang. Selain  Arif, Norma sendiri tidak kalah bingung. Dia bahkan geleng-geleng kepala mengaku  tidak tahu. ”Demokrasi belum terjadi. Proses harus tetap dilanjutkan,” kata dia.  Dia mengaku tidak tahu menahu dengan kesepakatan yang telah dilakukan  sebelumnya. ”Tanya Pak Joko saja. Saya sendiri tidak tahu, ada pertemuan di mana  dan ada kesepakatan apa,” tegas dia</p>
<p>Sementara itu, calon incumbent Arif Darmawan terpilih kembali menjadi ketua  DPC Partai Demokrat (PD) Kota Malang periode 2012-2017. Kepastian ini setelah  Arif terpilih aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) II Partai Demokrat di  Hotel Sahid Montana I kemarin. Tanda-tanda Arif bakal terpilih menjadi ketua DPC  PD Kota Malang sudah terbaca jauh-jauh hari. Ini tidak terlepas dengan posisi  strategis Arif sebagai ketua DPRD Kota Malang. Terlebih lagi, Arif juga masih  ada ikatan keluarga dengan Dewan Pembina DPP PD Susilo Bambang Yudhoyono  (SBY).</p>
<p>Namun demikian, dalam muscab II kemarin ada yang terasa ganjil. Sebab,  sebelum pelaksanaan muscab, ada dua calon yang bersaing untuk memperebutkan  kursi ketua DPC. Selain Arif, ada Christea Frisdiantara. Hanya saja, ketika  sidang pemilihan ketua, Christea yang kini menjabat sebagai ketua Komisi D DPRD  Kota Malang dipanggil dan dipertemukan dengan pemilik suara yang terdiri dari  DPP, DPD PD Jatim, DPC, dan lima PAC. Setelah pertemuan itu, Christea mendadak  menyatakan mengundurkan diri. Dengan pengunduran Christea, secara otomatis  membuat Arif terpilih secara aklamasi. ”Saya mengundurkan diri dengan  pertimbangan tidak ada perpecahan di internal partai,” ucap Christea kepada  Radar kemarin</p>
<p>Christea mengaku, dirinya sadar apabila ada proses pemilihan tentunya akan  ada pihak yang kecewa. Jika itu terjadi tentunya akan menyulitkan bagi pengurus  DPC. Apalagi DPC juga harus konsentrasi di Pilkada 2013 dan Pemilu 2014. ”Jadi  saya bisa memahami kekecewaan pendukung saya. Tapi keputusan ini demi menjaga  keutuhan partai,” kata dia. Wakil Sekretaris DPD PD Jatim Agus Dono mengatakan,  proses pemilihan muscab II DPC Demokrat Kota Malang yang berakhir aklamasi  sungguh luar biasa. Sebab, proses ini tentunya menjaga kondusifnya internal  partai. ”Jadi pemilihan ini sungguh luar biasa,” kata dia.</p>
<p>Sementara itu, Arif mengaku pihaknya akan langsung fokus dalam menyusun  kepengurusan DPC PD. Ini dilakukan agar program partai segera berjalan. Apalagi  setahun lagi sudah ada gawe besar pilkada dan pemilu. ”Kami ini partai terbesar  di Pileg 2009 lalu. Jadi kami juga bertekad untuk menang di pilkada,” katanya.  Disinggung soal calon wali kota yang diusung DPC PD Kota Malang dalam pilkada,  Arif menegaskan, siapapun berhak mencalonkan diri sebagai calon wali kota dari  Partai Demokrat. Hanya saja, semua itu tentu ada mekanisme partai terkait siapa  yang ditunjuk sebagai calon wali kota. ”Intinya kami terbuka. Urusan calon dari  luar atau internal partai, tergantung nanti,” kata dia. <strong>(gus/yak/ziz)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/02/19/norma-kalahkan-mantan-suami/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cek Jaringan Pelanggan, PDAM Gowes Bareng</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/02/18/cek-jaringan-pelanggan-pdam-gowes-bareng/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/02/18/cek-jaringan-pelanggan-pdam-gowes-bareng/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Feb 2012 07:37:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiji</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[kota batu]]></category>

		<category><![CDATA[PDAM]]></category>

		<category><![CDATA[sepeda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=13999</guid>
		<description><![CDATA[Untuk memberikan pelayanan prima, PDAM Kota Batu, kemarin meluncurkan  program baru. Yaitu, Field Customer Responsibility (FCR), sebuah program  merespons keluhan pelanggan PDAM 
Jajaran direksi dan karyawan PDAM Kota Batu sesaat sebelum bersepeda ke rumah pelanggan
Menariknya, program itu dijalankan dengan cara keliling kota dengan bersepeda  setiap Jumat pagi. Semua karyawan dan direktur akan memantau semua jaringan PDAM  langsung ke rumah warga. Program ini sekaligus memastikan bahwa layanan air 24  jam yang digeber sejak dua pekan lalu benar-benar lancar. Karena sebelumnya, air  yang mengalir hanya 15 ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Untuk memberikan pelayanan prima, PDAM Kota Batu, kemarin meluncurkan  program baru. Yaitu, Field Customer Responsibility (FCR), sebuah program  merespons keluhan pelanggan PDAM </em></p>
<div id="attachment_14000" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-14000" title="pdam" src="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/04/pdam-300x152.jpg" alt="Jajaran direksi dan karyawan PDAM Kota Batu sesaat sebelum bersepeda ke rumah pelanggan" width="300" height="152" /><p class="wp-caption-text">Jajaran direksi dan karyawan PDAM Kota Batu sesaat sebelum bersepeda ke rumah pelanggan</p></div>
<p>Menariknya, program itu dijalankan dengan cara keliling kota dengan bersepeda  setiap Jumat pagi. Semua karyawan dan direktur akan memantau semua jaringan PDAM  langsung ke rumah warga. Program ini sekaligus memastikan bahwa layanan air 24  jam yang digeber sejak dua pekan lalu benar-benar lancar. Karena sebelumnya, air  yang mengalir hanya 15 jam sehari. ”Selama ini, pasokan air memang sangat  terbatas. Sedang jumlah pelanggan mencapai 11 ribu,” terang Direktur PDAM Kota  Batu, Zainul Arifin, kemarin.</p>
<p>Menurutnya, sebanyak 89 karyawan akan dilibatkan dalam program tersebut.  Mereka bertugas mendatangi rumah pelanggan untuk memastikan kondisi jaringan  yang masuk ke pelanggan. Terutama, mendeteksi jaringan gelap yang dipasang tanpa  sepengetahuan petugas PDAM. Dengan begitu, tidak ada lagi kebocoran air.</p>
<p>Dan program ini terbukti cukup efektif. Begitu melakukan kunjungan ke rumah  salah satu pelanggan, Jinung langsung mendapat keluhan dari masyarakat. Di  antaranya, masalah meteran air yang mulai rusak. Juga, pencatat meteran yang  tidak memeriksa setiap bulannya. ”Semua itu akan kami tidak lanjuti secepatnya.  Sehingga masyarakat akan mendapatkan layanan prima,” tandas dia.  <strong>(bb/nen)</strong></p>
<p>Sumber:Radar Malang</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/02/18/cek-jaringan-pelanggan-pdam-gowes-bareng/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pupuk Kimia No, Pupuk Organik Yes</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/01/12/pupuk-kimia-no-pupuk-organik-yes/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/01/12/pupuk-kimia-no-pupuk-organik-yes/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 20:11:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesianic</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>

		<category><![CDATA[Eddy Rumpoko]]></category>

		<category><![CDATA[Junrejo]]></category>

		<category><![CDATA[pertanian]]></category>

		<category><![CDATA[pertanian organik]]></category>

		<category><![CDATA[pupuk]]></category>

		<category><![CDATA[pupuk organik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=13875</guid>
		<description><![CDATA[Para petani hortikultura di wilayah Batu, kini mulai mengubah cara bertaninya. Jika dulu mengandalkan pupuk kimia, kini mulai banyak yang beralih ke pupuk organik. Mereka yang sudah mencoba ”cara baru” itu, mulai merasakan manfaatnya.
JIKA dihitung, lahan di wilayah Kota Batu bisa mencapai 19.908 hektar. Dari luasan itu, 9.500 hektar lebih dimanfaatkan untuk tanaman hortikultura. Sedangkan sekitar 2.500 hektar untuk tanaman palawija. Sisanya, yang masih berupa hutan, juga dimanfaatkan oleh warga untuk dijadikan lahan pertanian. Ada yang dikelola Tahura (Taman hutan rakyat) maupun pihak Perhutani. Biasanya, mereka ini memanfaatkan lahan kosong ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Para petani hortikultura di wilayah Batu, kini mulai mengubah cara bertaninya. Jika dulu mengandalkan pupuk kimia, kini mulai banyak yang beralih ke pupuk organik. Mereka yang sudah mencoba ”cara baru” itu, mulai merasakan manfaatnya.</p>
<p>JIKA dihitung, lahan di wilayah Kota Batu bisa mencapai 19.908 hektar. Dari luasan itu, 9.500 hektar lebih dimanfaatkan untuk tanaman hortikultura. Sedangkan sekitar 2.500 hektar untuk tanaman palawija. Sisanya, yang masih berupa hutan, juga dimanfaatkan oleh warga untuk dijadikan lahan pertanian. Ada yang dikelola Tahura (Taman hutan rakyat) maupun pihak Perhutani. Biasanya, mereka ini memanfaatkan lahan kosong di sela-sela pohon pinus maupun cemara yang masih banyak dijumpai di Kota Batu.</p>
<p><div id="attachment_13876" class="wp-caption aligncenter" style="width: 360px"><img src="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/01/panen-bawang-organik.jpg" alt="Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (kiri) bersama istri, Dewanti Ruparin Diah, melakukan panen daun prei saat launching Batu Go Organic" title="panen-bawang-organik" width="350" height="421" class="size-full wp-image-13876" /><p class="wp-caption-text">Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (kiri) bersama istri, Dewanti Ruparin Diah, melakukan panen daun prei saat launching Batu Go Organic</p></div>Dalam perkembangannya, produktivitas lahan pertanian itu terus menurun. Misalnya, untuk tanaman wortel yang merupakan komoditi hortikultura terbesar di Kota Batu. Dengan kondisi tanah yang bagus, dalam satu hektar lahan wortel bisa menghasilkan 20 ton saat panen. Tapi, saat ini, jangankan 20 ton, dapat 10 ton saja, sudah sangat sulit. Usut punya usut, penyebabnya, karena terjadi kerusakan pada struktur tanah. Ini akibat dari penggunaan pupuk kimia yang sudah berlebih.</p>
<p>”Dengan menggunakan pupuk kimia, biaya produksinya juga lebih tinggi. Sehingga, kalau pun kami untung, nilainya tidak besar,” kata Frans Soetrisno, salah seorang petani yang kini mulai beralih cara bertani dengan menggunakan pupuk organik. Tidak hanya para petani wortel yang terus menurun hasil panennya. Petani kubis juga merasakan hal yang sama, akibat rusaknya struktur tanah.</p>
<p>Misalnya, petani kubis di Desa Sumberbrantas Kecamatan Bumiaji, Batu. Mereka pun mulai banyak yang melakukan tindakan ekstrim. Yakni membunuh kubis yang siap panen. Alasannya, biaya untuk panen tidak sebanding dengan harga jual di pasaran saat panen.</p>
<p>Setelah membunuh kubis-kubis yang sebenarnya siap panen itu, selanjutnya kubis-kubis itu dibiarkan mengendap di dalam tanah. Tujuannya, jika membusuk di tanah, bakal menjadi pupuk. Dan diharapkan tanah akan menjadi lebih subur, lalu ditanami lagi.</p>
<p>Cara bertani dengan menggunakan sistem organik ini sekarang mulai banyak dilakukan para petani di Batu. Misalnya yang dilakukan kelompok tani Vigori.</p>
<p>Frans, salah satu anggota dalam kelompok tani itu mengatakan, dari 14,5 hektar lahan miliknya, 1,7 hektar sudah menggunakan sistem organik dari tumbuhan maupun kotoran ternak. Frans mengakui, awalnya memang tidak mudah untuk menggunakan sistem organik.</p>
<p>Tapi, setelah dijalani selama lebih dari enam tahun, hasilnya kini mulai menunjukkan hasil memuaskan. Tanah kembali subur, dan hasil panen berangsur mulai meningkat. ”Biaya produksi juga lebih murah. Dulu, kalau menggunakan pupuk kimia, saya bisa mengeluarkan uang Rp 1 juta. Sekarang, dengan pupuk organik, hanya Rp 300 ribu. Perbandingannya kurang lebih seperti itu,” katanya.</p>
<p>Kini, lahan 1,7 hektar milik Frans itu sudah mendapatkan sertifikat organic dari Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur. Karena itu Frans bersama kelompok tani Vigori secara bertahap mengembangkan tanaman organik.</p>
<p>Frans mengatakan, saat ini dia sudah menjalin kerjasama dengan sejumlah pengusaha yang mulai banyak yang tertarik dengan sistem bertani organik. ”Tahun ini, kami akan mentargetkan hasil pertanian kami diekspor. Sayang, lahan organik kami masih terbatas,” katanya.</p>
<p>Soal keterbatasan lahan ini, direspon Wali Kota Batu Eddy Rumpoko. Dia gencar mengkampanyekan cara bertani dengan menggunakan sistem organik. Bahkan, melalui Dinas Kehutanan dan Pertanian Pemkot Batu, Eddy telah mencanangkan program <em>Batu Go Organic</em>.</p>
<p>Dengan gerakan ini, Kota Batu siap menjadi lumbung untuk tanaman organik. Mulai dari buah, sayur maupun tanaman palawija. ”Kebutuhan tanaman organic meningkat. Dan waktunya petani Kota Batu Go Organic. Kembali ke tanaman yang bebas dari bahan kimia,” tandas Eddy kemarin di sela acara launching Batu Go Organic di Dusun Klerek, Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo.</p>
<p>Untuk mewujudkan gerakan itu, memang tidak mudah. Tapi, Eddy mengatakan, semua pihak harus optimistis. ”Kami akan libatkan Disperindag Pemkot Batu untuk ikut memikirkan pemasarannya,” tambahnya.</p>
<p>Dengan demikian, para petani tidak lagi kesulitan untuk memasarkan hasil pertaniannya. Yang lebih penting lagi, harga setap stabil dan masih berpihak kepada petani. (bb/kum/radarmalang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/01/12/pupuk-kimia-no-pupuk-organik-yes/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jelang Tahun Baru, Jalan Utama Macet sejak Sore</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/01/02/jelang-tahun-baru-jalan-utama-macet-sejak-sore/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/01/02/jelang-tahun-baru-jalan-utama-macet-sejak-sore/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 16:55:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesianic</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>

		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>

		<category><![CDATA[Malang Raya]]></category>

		<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<category><![CDATA[alun-alun]]></category>

		<category><![CDATA[band]]></category>

		<category><![CDATA[fashion]]></category>

		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>

		<category><![CDATA[Kunto Hartono]]></category>

		<category><![CDATA[lalulintas]]></category>

		<category><![CDATA[Tahun Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=13832</guid>
		<description><![CDATA[Pesta akhir tahun di Malang Raya mulai bergeliat sejak sore kemarin. Sejumlah jalan di Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang mulai dipadati kendaraan sejak menjelang pukul 19.00.
Berbagai pertunjukan juga sudah mulai ditampilkan. Misal nya yang terlihat di halaman Ramayana Department Store. Pertunjukan dimulai pukul 19.30 dengan diawali pe nampilan 17 model yang ter ga bung dalam Andre Modelling School (AMS).
Penampilan para model seksi itu mampu menarik para pengunjung mal. Ketika para model tampil, pengujung mal merangsek maju mendekati panggung. Dengan lincah, para model yang mengenakan busana kasual itu melenggak-lenggok ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pesta akhir tahun di Malang Raya mulai bergeliat sejak sore kemarin. Sejumlah jalan di Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang mulai dipadati kendaraan sejak menjelang pukul 19.00.</p>
<p>Berbagai pertunjukan juga sudah mulai ditampilkan. Misal nya yang terlihat di halaman Ramayana Department Store. Pertunjukan dimulai pukul 19.30 dengan diawali pe nampilan 17 model yang ter ga bung dalam Andre Modelling School (AMS).</p>
<p>Penampilan para model seksi itu mampu menarik para pengunjung mal. Ketika para model tampil, pengujung mal merangsek maju mendekati panggung. Dengan lincah, para model yang mengenakan busana kasual itu melenggak-lenggok memamerkan kebolehannya.</p>
<p>Semakin malam, pertunjukan semakin seru. Apalagi, sejumlah dancer seksi unjuk kelincahan. Ardianto Kurniawan, supervisor promosi Ramayana Malang, menyampaikan, rangkaian acara pesta akhir tahun ini menampilkan banyak pertunjukan. Mulai pertunjukan band, dancer, games, dan ditutup dengan pesta kembang api yang memancar dari atas gedung Ramayana se kitar 15 menit. ”Acara semacam ini baru kali ini kami gelar,” kata dia.</p>
<p>Selain di Ramayana, pertunjukan yang sudah berlangsung sejak sore adalah di halaman @MX Mall. Penampilan band-band lokal dengan panggung mini itu sudah mulai unjuk gigi sejak pukul 18.30. Dengan banyaknya pertunjukan semacam ini, memudahkan masyarakat Malang untuk memilih tempat kongkow dalam menyambut pergantian tahun.</p>
<p>Sementara, sejak sore, suasana jalan di Kota Malang semakin malam semakin ramai. Apalagi tadi malam tidak turun hujan. Bunyi terompet juga mulai menyalak bersahut-sahutan.</p>
<p>Kemacetan paling parah terjadi di Alun-Alun Tugu. Sejak pukul 20.00 saja, kendaraan nyaris tak bisa bergerak. Maklum, puluhan ribu warga berhenti di sini. Selain menikmati pesta kembang api, mereka menyaksikan aksi pemecahan rekor menggebuk drum terlama dunia, 121 jam, oleh Kunto Hartono di panggung depan balai kota. Sampai tadi malam pukul 21.00, Kunto telah menyelesaikan 97 jam karena dia tampil sejak Selasa (27/12) pukul 20.00.</p>
<p>Di Kota Batu, jalan menuju pusat kota wisata itu sejak pagi kemarin mulai padat. Kendaraan dari luar kota sejak pagi mendominasi jalan. Mulai Jalan Raya Pendem hingga Jl Diponegoro. Walau tidak terjadi kemacetan, arus lalu lintas padat merayap.</p>
<div id="attachment_13833" class="wp-caption aligncenter" style="width: 485px"><img class="size-full wp-image-13833" title="mbatu-tahunbaru" src="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/01/mbatu-tahunbaru.jpg" alt="Kendaraan dan pengunjung memadati Alun-Alun Kota Batu jelang malam pergantian tahun." width="475" height="300" /><p class="wp-caption-text">Kendaraan dan pengunjung memadati Alun-Alun Kota Batu jelang malam pergantian tahun.</p></div>
<p>Baru pada pukul 11.00, kondisi jalan menuju Kota Batu mulai longgar. Hanya, terjadi penumpukan arus di kota dan sejumlah pusat wisata seperti Jatim Park II, Jatim Park I, Selecta, dan alun-alun. Semakin malam, kondisi semakin ramai. Ribuan warga menumpuk di tempat-tempat itu.</p>
<p>”Kepadatan arus lalu lintas memang sudah terjadi sejak 24 Desember lalu. Setiap hari jalan memang padat. Namun tidaksampai terjadi kemacetan,” kata Kadishubkominfo Kota Batu Hidayat Murtadlo.</p>
<p>Untuk tahun baru, sejak pukul 17.00, Hidayat meminta anggotanya untuk mengawasi sejumlah titik rawan kepacetan. Di antaranya Jl Raya Pendem dan simpang tiga Karangploso. Kalau jalur utama penuh, kendaraan akan dialihkan ke jalur alternatif.</p>
<p>Kasatlantas Polres Batu AKP Budi Adhi Buwono menje laskan, pihaknya terus mengantisipasi kemacetan di Kota Batu. Terutama di ka wasan objek wisata. Itu mengingat jalan yang sempit dan mi nimnya lahanparkir. (lid/bb/yn/radarmlg)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/01/02/jelang-tahun-baru-jalan-utama-macet-sejak-sore/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bapak-Anak Lawan Perampok Bergolok, Berhasil Rebut Kembali Tas Berisi Uang Rp 20 Juta</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2012/01/01/bapak-anak-lawan-perampok-bergolok-berhasil-rebut-kembali-tas-berisi-uang-rp-20-juta/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2012/01/01/bapak-anak-lawan-perampok-bergolok-berhasil-rebut-kembali-tas-berisi-uang-rp-20-juta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 14:02:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesianic</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[bank]]></category>

		<category><![CDATA[kriminal]]></category>

		<category><![CDATA[perampokan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=13800</guid>
		<description><![CDATA[Aksi perampokan di siang bolong kemarin menggegerkan warga Jl. Ihwan Hadi, Kota Batu. Bagaimana tidak, dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.30 itu diwarnai duel perampok dengan dua korban, Sukarto Pengestu, 65, dan Robby Irawan, 32. Keduanya warga Jl. Ihwan Hadi 4.Duel antara perampok-korban itu berlangsung hingga beberapa menit dan mengakibatkan Robby roboh berdarah-darah.
Saat ditemui di rumahnya, Sukarto menyampaikan, sekitar pukul 09.30, dia mengambil uang tunai Rp 20 juta di Bank BCA Kota Batu. Setelah itu, dia pulang naik mobil KIA Picanto warna hijau ke rumahnya bersama Robby dan cucunya, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aksi perampokan di siang bolong kemarin menggegerkan warga Jl. Ihwan Hadi, Kota Batu. Bagaimana tidak, dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.30 itu diwarnai duel perampok dengan dua korban, Sukarto Pengestu, 65, dan Robby Irawan, 32. Keduanya warga Jl. Ihwan Hadi 4.Duel antara perampok-korban itu berlangsung hingga beberapa menit dan mengakibatkan Robby roboh berdarah-darah.<br />
Saat ditemui di rumahnya, Sukarto menyampaikan, sekitar pukul 09.30, dia mengambil uang tunai Rp 20 juta di Bank BCA Kota Batu. Setelah itu, dia pulang naik mobil KIA Picanto warna hijau ke rumahnya bersama Robby dan cucunya, Richard yang baru berusia 2,5 tahun. Sebelum masuk pagar halaman rumahnya yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari bank BCA, Sukarto turun dengan maksud membuka pintu.”Tiba-tiba ada yang mendorong saya dari belakang, orang itu juga memutus tas saya yang beisi uang. Pas saya berdiri orangnya sudah mengacungkan golok,” terang pria yang memiliki toko sembako dan toko bangunan ini.</p>
<p>Maka, saat itu diapun tidak melakukan perlawanan karena ketakutan. Namun, anaknya yang berada di dalam mobil tak terima, dan langsung turun melawan perampok tersebut. Saat itu, Sukarto mengingatkan agar anaknya melepaskan saja uanganya. Karena dia khawatir anaknya dibunuh perampok nekat itu.”Pikiran saya kehilangan uang tidak masalah masih bisa dicari, yang penting kami selamat,” ungkap Sukarto.<br />
Namun, Robby tidak mengindahkan teriakan ayahnya, laki-laki bertubuh tinggi besar itu terus melawan perampok yang kebetulan bertubuh jauh lebih kecil. Rupanya, perlawanan Robby tidak sia-sia, meski perampok membawa golok dan melukai tangan kanan, kepala, jari telunjuk, dan ibu jari tangan kirinya, tetapi dia berhasil merebut kembali tas berisi uang puluhan juta tersebut.</p>
<p>Yang tragis, saat terjadi perkelahian itu, anak Robby, Richard, ikut turun sambil menangis. Anak itu berteriak-teriak karena katakutan. ”Dia bilang, Papa ada darah, kepala Papa berdarah, Papa kenapa,” tiru Sukarto.<br />
Melihat anaknya terluka, Sukarto yang awalnya ketakutan pun seperti tersengat jiwa pemberaninya. Diapun membantu anaknya melawan seorang perampok itu dan berhasil merebut golok yang dibawa perampok.</p>
<p>Sukarto sebenarnya hendak balik membacok perampok yang terlihat sudah terseok-seok. Namun dia khawatir melanggar hukum dan membuat dirinya dipenjara. ”Jadi saya hanya berteriak-teriak saja, awas tak bacok, awas tak bacok sambil mengacung-acungkan golok, tapi saya tidak berani membacok, padahal perampoknya juga sudah kesakitan setelah berkelahi,” terang dia.</p>
<p>Menurut dia, perampok yang berjalan setengah merangkak itu lalu keluar pagar dan menuju jalan raya. Saat itu dia melihat ada dua temannya yang menunggu di atas sepeda motor. Salah satu di antaranya juga mengacungkan golok kepada korban. Ketika itu, sebenarnya banyak warga yang melihat, tetapi mereka diam saja.</p>
<p><strong>Pelaku Belum Berpengalaman</strong></p>
<p>SALAH satu tetangga korban, Irul, mengaku mendengar keributan di rumah Jl. Ihwan Hadi 4, Kota Batu itu. Namun, dia menduga hanya pertengkaran biasa. Termasuk saat perampoknya berjalan terseok-seok menuju teman-temannya, saat itu Irul juga berada di dekat pelaku. ”Saya tidak tahu kalau itu perampok, jadi ya diam saja,” terang warga yang tinggal persis di sebelah selatan rumah korban.</p>
<p>Awalnya Irul mengira, per kelahian tersebut pertengkaran antara keluara atau pertengkaran dengan karyawan korban. Selain itu, dia juga sempat menduga ada perkelahian warga di kampung sebelah. Karena dulu, pernah beberapa kali terjadi per kelahian di depan rumahnya.</p>
<p>”Tapi, kalau tahu itu rampok, saya bisa menangkapnya, wong dia dekat sekali dengan saya dan banyak orang,” ungkap pemilik usaha makanan ini. Dia juga mengakui baru tahu kalau yang terjadi adalah perampokan setelah polisi datang.</p>
<div id="attachment_13801" class="wp-caption alignright" style="width: 244px"><img class="size-full wp-image-13801" title="slamet-riadi-kapolsek" src="http://malangraya.web.id/mycontents/uploads/2012/01/slamet-riadi-kapolsek.jpg" alt="Kapolsek Batu, AKP Slamet Riadi SH" width="234" height="235" /><p class="wp-caption-text">Kapolsek Batu, AKP Slamet Riadi SH</p></div>
<p>Kapolsek Batu, AKP Slamet Riadi SH, menyampaikan, dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga membuntuti korban mulai dari bank. Hal itu seperti yang terekam di kamera CCTV Bank BCA dan keterangan korban yang membenarkan rekaman CCTV tersebut. Dalam rekaman kamera pengintai itu, pelaku sudah menguntit korban sejak antrean mengambil uang cash di depan teller. ”Dari rekaman itu, pelaku ikut antre di belakang korban, lalu setelah korban menerima uang, pelaku berbalik keluar dari bank sambil pura-pura mengangkat telepon,” terang dia.</p>
<p>Perilaku ganjil perampok sempat dipertanyakan oleh bank, karena telanjur antre tetapi tidak jadi mengambil uang. Dugaan ini juga dikuatkan dengan kesaksian Sukarto yang melihat korban secara langsung. Saat itu, pelaku mengenakan baju kuning kecoklatan atau krem dan bercelana hitam. Rekaman CCTV sudah diamankan polisi bersama barang bukti yang lain. Yaitu, dua buah tas berisi buku, topi, dan dua sarung golok.</p>
<p>(lid/nen/radarmalang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2012/01/01/bapak-anak-lawan-perampok-bergolok-berhasil-rebut-kembali-tas-berisi-uang-rp-20-juta/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dispenda Bentuk Tim Mata-Mata Pemantau Omset</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2011/12/31/dispenda-bentuk-tim-mata-mata-pemantau-omset/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2011/12/31/dispenda-bentuk-tim-mata-mata-pemantau-omset/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2011 20:11:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesianic</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>

		<category><![CDATA[Dispenda]]></category>

		<category><![CDATA[pajak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=13775</guid>
		<description><![CDATA[Dinas pendapatan daerah (Dispenda) Kota Batu akan membentuk tim detektif untuk memantau potensi pajak di sejumlah tempat usaha. Draf perwali pembentukan tim verifikasi pajak daerah ini sudah diajukan ke bagian hukum yang selanjurnya diteruskan kepada wali kota. Diharapkan, tahun 2012, tim bisa beroperasi.
Kasi penetapan Dispenda Kota Batu, Susilo Trimulyanto, menyampaikan, dalam konsepnya, tim ini terdiri dari sejumlah pegawai Dispenda yang diberi tugas memantau langsung ke sejumlah tempat usaha. Pemantauan bisa dilakukan secara tertutup, yaitu dengan penyamaran, maupun terang-terangan. Misalnya, melihat langsung pembukuan usaha. &#8220;Selama ini kewenangan kami sangat terbatas. Dengan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dinas pendapatan daerah (Dispenda) Kota Batu akan membentuk tim detektif untuk memantau potensi pajak di sejumlah tempat usaha. Draf perwali pembentukan tim verifikasi pajak daerah ini sudah diajukan ke bagian hukum yang selanjurnya diteruskan kepada wali kota. Diharapkan, tahun 2012, tim bisa beroperasi.</p>
<p>Kasi penetapan Dispenda Kota Batu, Susilo Trimulyanto, menyampaikan, dalam konsepnya, tim ini terdiri dari sejumlah pegawai Dispenda yang diberi tugas memantau langsung ke sejumlah tempat usaha. Pemantauan bisa dilakukan secara tertutup, yaitu dengan penyamaran, maupun terang-terangan. Misalnya, melihat langsung pembukuan usaha. &#8220;Selama ini kewenangan kami sangat terbatas. Dengan dibentuknya tim ini. kewenangan menjadi lebih luas, bahkan sama dengan BPK (badan pemeriksa keuangan)&#8221; ungkap dia.</p>
<p>Disampaikan Ayik, begitu dia akrab disapa, sebelumnya petugas dispenda kurang dihargai oleh pengusaha. Malahan, pernah suatu ketika saat akan memantau, justru disuruh keluar oleh pengusaha tersebut Nah, dengan adanya perwali tentang tim ini, pengusaha tidak bisa menolak kedatangan tim dari dispenda. Sebaliknya, mereka harus memberikan informasi yang transparan terkait omzet usahanya &#8220;Apalagi yangoncet setahunnya mencapai Rp 300 juta, mereka wajib melakukan pembukuan,&#8221; terang Ayik.</p>
<p>Jika ada pengusaha yang menolak, maka mereka bisa dikenakan sanksi. Soal sanksi juga macam macam, mulai dari teringan misalnya peringatan, hingga evaluasi izin usahanya.</p>
<p>Keberadaan tim tersebut diharapkan bisa mendongkrak peroleban pajak pendapatan yang ditarik oleh dispenda. Karena, target dari pajak pendapatan yang ditetapkan cukup besar, di tahun 2011 mencapai Rp 18,75 miliar dan hingga jelang akhir tahun tercapai sekitar Rp 17,7 miliar. Tahun depan, dipastikan target akan naik cukup tinggi, sehingga butuh kerja keras dan terobosan terobosan baru.</p>
<p>Sebelumnya menurut dia, terobosan yang dilakukan adalah mengenakan denda bagi yang terlambat membayar pajak, nilainya 2 persen dari jumlah pajak yang harus dibayar. &#8220;Hasilnya efektif juga. wajib pajak semakin tertib, dan yang terlambat dengan sukarela membayar denda. Tahun ini dari denda saja bisa mencapai Rp 30 juta lebih,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Apa tanggapan sejumlah pengelola usaha terkait rencana ini? Direktur Selecta Sujud Hariadi. menyambut baik rencana itu. Dia menilai justru bisa menghindari adanya kecurigaan dari dispenda kepada pengusaha.</p>
<p>Karena selama ini memang kadang pengusaha merasa risih kalau dicurigai sebagai pengemplang pajak dan tidak jujurdalam membuat laporan. &#8220;Kalau memang ada tim sepeni itu, kami sangat mendukung, ini juga bisa memacu pengelola usaha untuk lebih tertib lagi,&#8221; ungkap dia.<br />
Yang jelas selama ini menurut dia, Selecta selalu melakukan pembayaran pajak dengan tertib. (lid/nen/radarmlg)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2011/12/31/dispenda-bentuk-tim-mata-mata-pemantau-omset/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Guru Ngaji dan Penginjil Dapat Rapelan Tunjangan Akhir Tahun</title>
		<link>http://malangraya.web.id/2011/12/30/guru-ngaji-dan-penginjil-dapat-rapelan-tunjangan-akhir-tahun/</link>
		<comments>http://malangraya.web.id/2011/12/30/guru-ngaji-dan-penginjil-dapat-rapelan-tunjangan-akhir-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 17:30:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesianic</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>

		<category><![CDATA[guru ngaji]]></category>

		<category><![CDATA[masjid]]></category>

		<category><![CDATA[PAK]]></category>

		<category><![CDATA[tunjangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://malangraya.web.id/?p=13766</guid>
		<description><![CDATA[Menjelang tutup tahun, guru ngaji di Kota Batu bisa tersenyum. Kemarin, mereka menerima rapelan dana insentif bulan penerimaan Juli-Desember.
Selain membagikan dana insentif untuk 1.51Oguru ngaji, pemkot juga membagikan insentif kepada 1.150 guru pondok pesantren, 21 orang hafidz. (penghafal Al quran), dan 60 orang penginjil. &#8220;Sebelumnya, para guru ngaji ini menerima insentif empat bulan sekali, tapi tahun ini diberikan enam bulan sekali.&#8221; ucap Sekda Pemkot Batu, Widodo.
Besaran insentif tersebut bervariasi. Untuk guru ngaji, tiap orang menerima Rp 150 ribu per bulan, guru ponpes sebesar Rp 200 ribu per orang per bulan, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjelang tutup tahun, guru ngaji di Kota Batu bisa tersenyum. Kemarin, mereka menerima rapelan dana insentif bulan penerimaan Juli-Desember.</p>
<p>Selain membagikan dana insentif untuk 1.51Oguru ngaji, pemkot juga membagikan insentif kepada 1.150 guru pondok pesantren, 21 orang hafidz. (penghafal Al quran), dan 60 orang penginjil. &#8220;Sebelumnya, para guru ngaji ini menerima insentif empat bulan sekali, tapi tahun ini diberikan enam bulan sekali.&#8221; ucap Sekda Pemkot Batu, Widodo.</p>
<p>Besaran insentif tersebut bervariasi. Untuk guru ngaji, tiap orang menerima Rp 150 ribu per bulan, guru ponpes sebesar Rp 200 ribu per orang per bulan, para hafidz Rp 300 ribu per bulan, serta penginjil Rp 150 ribu per bulan. Dengan begitu, kisaran penerimaan rapelan insentif itu mulai Rp 900 ribu, Rp 1,2 juta, hingga Rp 1,6 juta, Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 1,6 miliar.</p>
<p>Selain para guru ngaji, Pemkot Datu juga mengucurkan bantuan untuk tempat ibadah. Secara bertahap, bantuan tersebut langsung diberikan kepada para takmir masjid maupun pengelola tempat ibadah lainnya. Bantuan itu sifatnya untuk perbaikan. Besarnya mencapai Rp 950 juta yang diambilkan dari perubahan anggaran keuangan (PAK) tengah tahun lalu.</p>
<p>Dari data di bagian Kesra Pemkot Batu, terdapat lebih dari 160 masjid dan 500 musala. Besarnya dana bantuan yang diberikan beragam. Untuk setiap masjid, bantuannya sekitar Rp 2,5 juta, sedang musala, gereja, pura, dan vihara masing masing Rp 1 juta. (bb/nen/radarmlg)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://malangraya.web.id/2011/12/30/guru-ngaji-dan-penginjil-dapat-rapelan-tunjangan-akhir-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

