Home » Tak Berkategori

Menang di UNESCO, Dipuji oleh Presiden

19 Oktober 2013 No Comment

Saat ditemui, Allan Dharmawan menunjukkan foto yang ada di laptopnya. Ia menunjukkan foto dua siswa berkulit hitam. Mereka mengenakan seragam sekolah, dan kepala mereka saling berdekatan.

“Ini foto saya yang mendapatkan juara satu se-Asia Pacific,” jelas Alland. Alland sendiri adalah mahasiswa semester tiga di Universitas Ma Chung. Alland menjelaskan foto itu adalah potret pelajar asal Papua.

Menurut Alland, foto tersebut penuh makna. Foto tersebut melambangkan ketulusan dan kepolosan pelajar daerah paling timur di negeri ini. Sekaligus juga menyiratkan kurangnya pendidikan di daerah tersebut.

Foto tersebut memenangkan lomba se-Asia Pacific. Lomba tersebut diadakan oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) di Bangkok, Thailand. Dan, acara tersebut berlangsung 17 September lalu.

Jepretan Alland membuat juri terpukau. Karena memang sesuai dengan tema lomba, Learning to Live Together. Foto Alland menyisihkan 600 foto lainnya dari berbagai negara.

UNESCO menghadiahi Alland satu buah tablet dan uang Rp 5 juta. Alland tentu merasa senang dengan hadiah tersebut, dan dia bisa pergi ke ibu kota Thailand, Bangkok. “Lumayan bisa jalan-jalan gratis seminggu disana,” ucapnya.

Alland sangat bangga, karena fotonya sangat ramai pengunjung. Tidak lama bercerita, Alland juga menjelaskan bagaimana ia bisa mendapatkan foto tersebut. Pria hobi travelling tersebut diutus yayasannya untuk mengajar di Papua.

Saat mengajar itulah, dia memanfaatkan waktunya untuk hunting. Dia mendapat inspirasi memotret pelajar Papua yang kurang diperhatikan pemerintah. “Disana kan kurnag bisa bahasa Indonesia. Saya bilang senyum, eh malah cium. Makannya ini kepalanya berdempetan mau mencium,” jelasnya.

Penghargaan dari UNESCO bukan yang pertama untuk Alland. Sebelumnya, ia menjadi juara tiga lomba foto presiden yang diadakan Istana Negara. Saat itu, Alland merasa sangat senang ketika dipuji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Dulu pas menerima hadiah ketemu beliau. Kata beliau, foto saya bagus-bagus,” kata Alland. Alland mempelajari ilmu fotografi secara otodidak. Dia juga mampu membeli kamera seharga Rp 11 juta, dari hasil tabungannya sendiri. (giz/RM)

Keywords:
    Berita Lainnya : no matches

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.