Home » Pendidikan, Utama

Forum Kasek Larang Plonco Siswa Baru

10 Juli 2012 No Comment

SISWA baru SMA negeri di Kota Malang bakal bebas dari perploncoan. Larangan terhadap praktik perploncoan dalam masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) mulai hari ini sampai Kamis (12/7) itu telah disepakati MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMAN Kota Malang.

Ketua MKKS SMAN Kota Malang Tri Suharno menegaskan, perploncoan hanya akan membawa dampak negatif bagi perkembangan psikologi siswa baru. Juga tidak tertutup kemungkinan kegiatan itu menjadi tradisi balas dendam siswa se nior terhadap siswa baru.

“Berdasarkan per tim bangan lebih banyak mudarat itulah, perploncoan baik secara fisik maupun mental harus ditiadakan,” ujar kasek SMAN 4 tersebut Dalam MPLS kali ini, sekolah akan lebih mem berikan penge nalan-pengenalan kepada para siswa baru tentang lingkungan sekolah dan berbagai peraturan di dalamnya. Pelaksanaannya dibuat me ng asyikkan dan lebih mengarahkan siswa untuk bisa memahami materi dengan santai. Namun, nanti akan ada outbond di sekolah agar siswa tidak bosan dengan pemberian materi selama tiga hari. “Meski outbondnya sederhana, tujuannya untuk men cairkan suasana,” kata dia.

Siswa ketika melihat pengumuman jalur mandiri di SMAN 4 Sabtu lalu.

Siswa ketika melihat pengumuman jalur mandiri di SMAN 4 Sabtu lalu.

Tri berharap semua panitia MPLS di tiap sekolah untuk sela lu melaksanakan kegiatan de ngan sikap ramah dan penuh perhatian. Jika sikap positif yang ditunjukkan panitia, siswa baru bakal menaruh respek. Kalau para siswa baru respek, pelaksanaan MPLS akan lebih teratur dan terarah. “Jadi, tidak usah mengumbar sikap keras dan kaku kepada siswa baru. Kalau siswa baru respek, kan yang un tung panitia sendiri,” ucap dia. Kasek SMAN 1 Supriyono menambahkan, ada beberapa materi yang disampaikan kepada siswa baru saat MPLS. Materimateri itu di antaranya pe ngenalan sekolah, cara belajar, tata krama siswa, menyanyi, kepramukaan, ESQ (emotional spiritual quotient), dan penyuluhan tentang narkoba. Dia juga telah menginstruksikan kepada panitia MPLS di sekolahnya untuk tidak meniadakan teknik pelonco.

SMAN 1, lanjut dia, harus bersih dari teknik plonco yang katanya tidak membawa manfaat. “MPLS SMAN 1 bebas sama sekali dari yang namanya plonco,” tandas mantan kasek SMAN 5 tersebut.

Senada dengan Supriyono, ketua panitia MPLS SMAN 3 Edy Efi Budiono mengatakan, hari ini akan diadakan materi tata krama, wawasan wiyata man dala, dan cara belajar. Dia juga menegaskan tidak ada per ploncoan.

Dia menganggap ma sa pengenalan siswa harus dilaksanakan dengan simpatik dan menyenangkan. “Saya tekankan kami tidak menoleransi perploncoan dan tidak akan ada namanya plonco di SMAN 3,” tegas guru matematika tersebut. (ziq/yn/radarmalang)

Keywords: , , , ,

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar