Suhadi Pilih Tanggalkan Gelar
Pencantuman titel atau gelar kesarjanaan tidak selamanya menguntungkan. Mohammad Suhadi, bakal calon wali kota dari Partai Golkar dengan enam partai koalisi lainnya itu, memilih menanggalkan gelar kesarjanannya untuk maju dalam Pilwali (pemilihan wali kota) Batu. Langkah itu ditempuh karena nama lengkap yang tertera di dalam KTP (kartu tanda penduduk) tidak dilengkapi gelar kesarjanaan. Sementara, dalam formulir pencalonan dirinya, mencantumkan gelar SH (sarjana hukum). Padahal, dalam aturan KPU, harus ada kesamaan antara nama yang diisikan dalam berkas pencalonan dengan nama dalam KTP. â€Saya sesuaikan dengan KTP saja, jadi tidak pakai gelar,†kata Suhadi, saat menyerahkan kekurangan berkas dan penyempurnaan berkas pendaftaran pencalonan di kantor KPU Kota Batu, sore kemarin.
Suhadi yang berpasangan dengan Suyitno itu mengatakan, penghapusan titel itu dilakukan sebagaimana hasil konsultasi dengan petugas KPU. Karena berdasarkan petunjuk yang ada, dia harus memilih salah satunya. Sementara, jika memilih menggunakan gelar, dia harus mengubah KTP. â€Dulu waktu mengurus KTP, sebenarnya gelar sudah saya cantumkan. Tapi, tidak muncul. Nggak papalah, sekarang tidak pakai gelar,†ucap wakil ketua DPRD Kota Batu itu.

Suhadi (kiri) bersama calon wakilnya, Suyitno, di kantor KPU Kota Batu, kemarin.
Selain melakukan pengubahan pada daftar pencalonan dirinya, Suhadi juga menyerahkan laporan harta kekayaan. Hanya saja, berapa besar harta kekayaan yang dilaporkan tidak diketahui pasti. â€Yang ngurusi anak-anak. Coba tanyakan saja ke KPU jumlahnya,†ujar Suhadi sambil tersenyum.
Penyerahan berkas tambahan dan penyempurnaan pasangan Dino (Suhadi-Suyitno) itu, diikuti sejumlah pengurus partai Golkar dan partai koalisi beserta tim suksesnya. Tomo Budi Harsono, plt ketua DPD Partai Golkar Kota Batu mengatakan, kekurangan berkas kedua bakal calon yang telah didaftarkan sudah dilengkapi semua. Saat ini, pihaknya tinggal konsentrasi pada pemenangan pemilu. â€Sudah komplet. Tim pemenangan juga sudah kami daftarkan ke KPU, sekalian,†ucap Tomo yang juga wakil ketua badan pemenangan pemilu DPD partai Golkar Jatim ini. Dia menyebutkan, selain tujuh partai yang mengusung pasangan Dino, juga ada delapan partai lainnya yang telah menyatakan dukungannya. (yak/nen)
Sumber:Radar Malang
Keywords: Golkar, KPUD, pilwali Batu















Tidak ada Komentar »
Belum ada komentar.
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik
Tinggalkan komentar