Home » Pendidikan, Sorotan

1.195 Pendaftar Berebut 340 Kursi SMP Negeri

25 Juni 2012 One Comment

Calon siswa baru yang ingin masuk SMP favorit harus benar-benar memiliki NUN tinggi. Pagu tiga sekolah favorit, yakni SMPN 1, 3, dan 5 hanya dijatah 495 kursi. NUN 30,00 - 29,01 diperkirakan bisa mulus untuk me raih kursi di SMPN favorit.

Jika dilihat rentang nilai UN SD tahun ini, siswa yang mampu memperoleh NUN 30,00 - 29,01 ber jumlah 155 siswa. Praktis yang bisa dikatakan aman untuk diterima di tiga sekolah favorit tersebut adalah pendaftar yang berada di kelompok ini.

Sedangkan untuk kelompok kedua yang berpeluang untuk men da patkan sisa sekitar 340 kursi itu berada di kelompok NUN dengan rentang nilai 28,01-29,00 yang berjumlah total 1.195 siswa. Jika semua berebut masuk sekolah favorit, maka akan ada 855 siswa yang akan tersingkir.

Peta persaingan pun akan bertambah ketat karena Kota Malang menerapkan kuota maksimal 10 persen jatah kursi untuk siswa luar kota.

Dengan asumsi siswa luar kota memiliki NUN sama dengan kelompok pertama (29,01-30,00) dan kedua (28,01-29,00), maka kuota untuk siswa dalam kota akan semakin menyusut. Karena prosentase 10 persen siswa luar kota itu berarti ada 50 kursi.

Hadi Hariyanto, ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMPN Kota Malang meminta agar para peserta memilih sekolah sesuai NUN yang diperolehnya. Pertimbangan itu perlu dipikirkan matang-matang agar tidak salah dalam menetapkan pilihan.

Dia mengatakan, pendaftaran jalur online ini seluruh proses seleksi berlangsung secara terbuka. Para pendaftar yang memiliki NUN tinggi praktis akan memperoleh kans besar untuk memasuki sekolah favorit dibandingkan mereka yang NUN-nya rendah.

Tapi, dia meyakini seluruh SMP di Kota Malang rata-rata memiliki tujuan sama untuk mencerdaskan peserta didik. “Tidak perlu minder walaupun nanti tidak diterima di sekolah favorit. Sekolah di Kota Malang ini baik semua kok,”ungkap mantan kasek SMPN 5 Malang tersebut.

Sementara itu, kepala Bidang Pendidikan Menengah Diknas Kota Malang Suwarjana mengaku telah menegaskan pada seluruh petugas PPDB tiap sekolah untuk melakukan pelayanan terbaik saat pendaftaran jalur online hari ini. Dia mengatakan, jika para pendaftar mendapatkan pelayanan yang tidak nyaman harap segera melapor ke dinas pendidikan.

Dinas pendidikan, kata dia, tidak akan segan-segan menegur keras jika para petugas terbukti tidak mampu melayani dengan baik. “Saya tahu pasti nanti capek, tapi harus komitmen pada tugas. Tidak ada kompromi untuk pelayanan tak berkualitas,” terang mantan kepala bidang pendidikan dasar itu. (ziq/ziz/radarmalang)

Keywords: , , , , ,

One Comment »

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.