Pendaftaran SMK Sepi Peminat Luar Kota
Jika pendataan sis wa luar kota untuk SMA cukup banyak di minati para calon siswa luar kota, hal itu berbanding terbalik dengan pen dataan di SMK. Pendataan siswa luar kota untuk PPDB (penerimaan peserta didik baru) SMK Kota Malang benar-benar sepi peminat. Bahkan, di salah satu sekolah sejak pembukaan pendataan hari pertama (20/6) tidak ada satu siswa luar kota pun yang ikut pendataan.
Berdasarkan pantauan Radar, sekolah yang tidak didatangi satu pun siswa dari luar kota untuk ikut pendataan sampai kemarin (22/6) adalah SMKN 3 Malang. Penanggung jawab PPDB SMKN 3 Malang, Tantiana mengatakan sejak dibuka pertama kali pada Rabu (20/6), tidak ada satu siswa pun dari luar kota yang melakukan pendataan di sekolahnya.
Dia mengatakan kemungkinan besar para calon siswa baru SMK dari luar kota lebih banyak memilih ikut PPDB jalur mandiri yang telah berlangsung lebih dulu dibanding jalur online. Dia mengungkapkan untuk pendataan calon siswa luar kota kali ini memang khusus bagi calon siswa baru yang akan mengikuti jalur online. â€Memang untuk pendataan siswa, baru kali ini lebih kepada mereka yang ikut jalur online,†jelas dia.
Pantauan lain di SMKN 2 Malang terdapat sekitar total 14 siswa luar kota yang mengikuti pendataan. Salah seorang petugas pendataan yang enggan namanya dikorankan mengungkapkan server pendataan tidak ada masalah dan dapat diakses dengan lancar. Menge nai jumlah siswa luar kota yang ikut pendataan memang baru hari ini (kemarin) mulai ada pendaftar.
Pada hari pertama tidak ada satu pun calon siswa baru luar kota yang melakukan pendataan. Syarat pendataan pun, kata dia, cukup mudah. Yakni, para calon siswa tersebut tinggal menye rahkan fotocopy SKHUN yang nanti nya akan di-entry ke database dinas pendidikan. Adapun item yang di-entry ke database diknas, antara lain: nomor ujian, nama, asal, sekolah, tempat tanggal lahir, alamat tempat tinggal, dan NUN (nilai ujian nasional). â€Sampai pendataan ditutup hingga jam 14.00 tadi, total di SMKN 2 siswa luar kota yang ikut pendataan 14 orang,†ujarnya.
Yunita Krisnawati Emilia, salah seorang wali murid yang mengantarkan adiknya, Viona Krisnawati Emilia, alumnus SMP PGRI Karangploso, untuk ikut pendataan di SMKN 2 mengatakan proses penda taannya cukup lancar. Namun, dia mengakui sempat bingung antara penda taan dan pendaftaran. Dia sendiri mengungkapkan terpaksa ikut pen dataan, karena adiknya sudah tidak tertam pung lagi di jalur mandiri SMKN 2 jurusan keperawatan. Jalur online tersebut diakuinya me ru pakan pertaru han bagi sang adik, mengingat pagu SMKN 2 untuk jalur online hanya sebesar 10 persen. â€Ini pertaruhan buat Viona, semoga bisa tembus jalur online,†jelas mahasiswi semester dua STIMI (Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia) Malang ini.
Pemandangan tidak adanya siswa luar kota yang ikut pendataan SMK juga terjadi di SMKN 5 Malang. Sampai hari ketiga (22/6), sekolah tersebut sama sekali tidak kedatangan para calon siswa luar kota yang mengikuti penda taan. Sumarno, salah satu pengawas PPDB SMKN 5 mengungkapkan, kemung kinan besar para siswa luar kota tersebut lebih memilih SMA.
Sementara itu, Kabid Dikmen Diknas Kota Malang Suwarjana menerangkan para siswa luar kota kebanyakan me mang lebih memilih SMA di bandingkan SMK karena NUN mereka rata-rata tinggi. Dengan nilai tinggi itu, dia mengatakan para siswa tersebut lebih memilih bertarung melalui jalur online untuk bisa diterima di SMA favorit dibandingkan mendaftar SMK. (ziq/lia/radarmalang)
Keywords: pendaftaran sekolah, pendaftaran siswa baru, pendaftaran SMK, pendaftaran-sma, PSB-online, syarat pendaftaran- Berita Lainnya :
- Mobil RC Jadi Tren dan Hobi Semua Kalangan
- Pisah Sambut Kapolresta Undang Artis Ibukota
- Ngebet balik ke Arema, Andalan PBR Cari Perhatian Manajer Arema
- Polisi Tidur Tambah Bikin Celaka
- Tes SBMPTN Membawa Keuntungan
- Geng Motor Bacok Empat Pemuda Sawojajar
- SMAN 3 Suguhkan Tari Topeng di SGGS di Malaysia
















Tidak ada Komentar »
Belum ada komentar.
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik
Tinggalkan komentar