Home » Kota Batu, Sorotan

Putar Film Anti-Korupsi, Minim Dihadiri Pejabat

29 Mei 2012 No Comment

Pejabat Pemkot Batu bisa dibilang cukup alergi dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Kondisi itu terlihat dari minimnya jumlah pejabat maupun pegawai pemkot yang menyaksikan pemutaran film KvsK (Kita versus Korupsi) yang dilangsungkan di Gedung Kesenian Kota Batu, siang kemarin

Tak lebih dari lima puluh pegawai yang hadir dalam pemutaran film yang juga dihadiri aktivis anti-korupsi Teten Masduki beserta kru pemain film itu. Bahkan, di tengah-tengah pemutaran film, jumlah pengunjungnya juga terus melorot hingga menyisakan tidak lebih dari 20 pegawai

Diskusi yang rencananya dilangsungkan setelah pemutaran empat film berdurasi 1,5 jam itu pun batal. Sebab, banyak kursi kosong. Meski demikian, Teten tidak mau mempermasalahkan minimnya jumlah penonton film buatan KPK tersebut. ”Tidak masalah hanya di tonton 10 atau 20 orang,” kata dia.

Dia berharap, film yang dibuat dengan kisah nyata yang ada di sekeliling kehidupan masyarakat itu bisa menggugah kesadaran masyarakat untuk bersama-sama memerangi korupsi. Dengan demikian, korupsi tidak lagi di anggap sebagai perilaku yang bisa diterima maupun memaafkan para koruptor.

Pemutaran film produksi KPK di Universitas Brawijaya kemarin. Film ini juga diputar di Kota Batu.

Pemutaran film produksi KPK di Universitas Brawijaya kemarin. Film ini juga diputar di Kota Batu.

Robiq Yunianto, kabag Humas Pemkot Batu, mengatakan, minimnya pejabat maupun pegawai pemkot dikarenakan koordinasi yang terlalu mepet. Pihaknya baru mengetahui ada rencana pemutaran film yang dibuat KPK itu Jumat lalu. Namun, dia berjanji film itu bakal diputar dan disaksikan bersama dengan sejumlah pejabat Pemkot Batu.

Sebelumnya, dalam pemutaran film KvsK dan seminar anti korupsi di Universitas Brawijaya, Teten menyinggung budaya korupsi di Indonesia. ”Problematika kita bukan dari ranah hukumnya, tapi ada budaya ko rupsi yang tidak kita sadari sehingga pemberantasannya sangat sulit,” ucapnya. (yak/vic/ziz/yn/radarmalang)

Keywords: , , ,

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar