Gwen Priscilla - Duo Mahadewi, Sudah Mandiri sejak SMA
Sempat diremehkan dan dicibir karena sering manggung dari kafe ke kafe tak membuat Gwen Priscilla gentar. Karena kegigihannya, kini namanya mencuat di belantika musik nasional dengan menjadi partner duo Mahadewi di bawah tangan dingin Ahmad Dhani
DI tengah jadwal padat tur off-air dan promo single terbarunya, Gwen Priscilla masih meluangkan waktu untuk bersantai. Bahkan, perempuan berwajah oriental asal Sawojajar, Kota Malang, itu tetap ramah melayani wawancara. Dia juga antusias membeberkan kisahnya sampai menjadi penyanyi papan atas Indonesia sekarang. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, setiap minggu Gwen bersama sang ayah berkaraoke lagu-lagu China. Nyanyi merupakan hobi dara kelahiran Malang 17 Juni 1990 itu.
Mulai duduk di SMPN 21 Kota Malang, dia menekuni hobinya itu dengan membentuk band dengan teman-temannya. Bahkan, saat duduk di bangku SMAN 3 Kota Malang, Gwen tetap menjalani aktivitas menyanyi dan mengikuti berbagai festival serta lomba nyanyi tingkat kota. Karena memang tidak bisa dipisahkan dari dunia nyanyi, keika kuliah di Jurusan Akuntansi Universitas Brawijaya (UB), Gwen memilih bergabung dengan Cruiser Band. Di band tersebut, dia mulai intens tampil (perform) tiap minggu dan belajar lebih serius tentang bagaimana caranya menghibur penonton.

Gwen Priscilla (kiri) dan Purie dalam penampilan duo Mahadewi
Perjuangannya merintis karir di dunia tarik suara tak selamanya mulus. Statusnya yang saat itu sebagai mahasiswa membuat dia harus memutar otak agar jadwal manggung dan kuliah bisa seimbang.â€Sering kecapekan, stamina kurang. Kalau malamnya ngeband dan paginya kuliah, itu bikin nggak konsentrasi. Soalnya, masih ngantuk,†ungkap Gwen lantas tertawa
Dia mengaku sering mendapat komentar negatif dari orang-orang sekitar karena menyanyi di kafe. Namun, Gwen tidak menghiraukan anggapan tersebut. â€Diremehin juga. Tapi aku maju terus. Tujuannya kan hanya menyanyi, nggak sampai terpengaruh dunia malam,†ucapnya.Hambatan tersebut bagi Gwen tidak ada artinya jika dibandingkan dengan dukungan melimpah dari keluarga. Menurut dia, keluarga adalah obat mujarab saat semangatnya kendur. â€Jarang banget ada keluarga yang ngijinin anak gadisnya tampil di kafe. Makanya, aku semangat dan nunjukin meski sering nyanyi, aku nggak lupa dengan tanggung jawab utama, yaitu kuliah,†tutur Gwen dengan sumringah.
Mulai SMA hingga kuliah, Gwen memang getol mencari uang tambahan lewat menyanyi. Bagi pemilik nama asli Wenny Priscillia Joanna Putri itu, uang hasil jerih payahnya dapat dipakai untuk membiayai kuliah. Jadi, dia mampu mandiri tanpa perlu meminta orang tua. â€Walau nggak sepenuhnya bayar sendiri, aku bangga bisa melakukan itu,†ucapnya. Tahun 2011, dia berhenti nge-band dan mulai nyanyi bareng DJ (disc jockey). Pada tahun itu, Gwen mulai sering perform di luar kota hingga luar Jawa. Namanya pun mulai tenar di beberapa kafe di sejumlah kota.
Nasib baik pun tak berhenti sampai di situ. Dia mendapat pesan singkat dari teman yang memberi tahu bahwa ada audisi personel Mahadewi pada akhir Februari 2012 lalu. â€Cuma sebatas pesan dari BBM (BlackBerry messenger) aja. Ternyata temanku nyuruh aku ikutan. Orang tua juga bilang ayo ikut,†kenangnya menirukan ucapan orang tuanya. Akhirnya, Gwen berangkat ke Jakarta untuk audisi. Menyongsong audisi, dia mengaku tak memiliki persiapan sama sekali. â€Aku dapat BBM 21 Februari malam. Padahal audisinya ditutup 22 Februari. Bener-bener mepet,†kata dia.
Gwen datang saat audisi sudah ditutup. Tetapi, dewi fortuna masih ada di pihak perempuan berkulit putih ini. Karena datang jauh-jauh dari Malang, pihak Mahadewi mau memberikan kesempatan. Gwen menjadi peserta audisi yang terakhir. Kala itu, dia menyanyikan lagu Satu-satunya Cinta dan Kangen. â€Pas audisi, aku lagi sakit. Sama sekali nggak berharap bakal lolos. Aku sendiri juga nggak bisa maksimal,†ungkapnya mengenang masa audisi. Sebelum audisi berlangsung, dia menghubungi mamanya untuk meminta doa restu. â€Itu saja persiapan utamaku. Doa nya mama,†kata Gwen.
Dia bersyukur bisa diterima menjadi anggota Mahadewi, menggantikan posisi Tata. â€Alhamdulillah, ini rezeki dari Allah. Bisa memberi kebanggan kepada orang tua,†ucapnya bangga. Dengan dunia baru di Mahadewi itu, dia lebih banyak belajar dari partnernya: Purie. Gwen mendapat arahan dan wejangan dari seniornya itu. â€Intinya kami harus kuat mental di dunia entertain,†ujar Gwen menirukan omongan Purie.
Meniti karir di dunia artis juga tidak mulus mulus saja. Gwen pernah mendapat kabar miring. Namun, karena sudah konsekuensi sebagai artis, dia harus kuat mental menghadapi gosip. â€Awalnya sempat kaget, tapi lama kelamaan saya pikir jika semua ini adalah rezeki yang diberi dan dipercayakan. Jadi, dia harus siap dan melaksanakan pekerjaan dengan baik,†bebernya. Kini telah tiga bulan dia menyandang status sebagai selebriti papan atas. Perempuan berambut pendek itu tak besar kepala walau namanya mulai dikenal di seantero Indonesia. â€Aku merasa tanggung jawabku sekarang lebih besar,†ucapnya.
Jadwal manggung yang padat tak membuat Gwen berkeluh kesah. Dia sangat menikmati perannya sebagai seorang bintang. â€Kami lagi promo single terbaru. Judulnya Mengapa oh Mengapa,†tutur wanita berparas cantik itu.Walau menjadi vokalis duo papan atas di Indonesia, Gwen masih menyimpan cita-cita sebagai akuntan. Dia merasa sayang ijazah sarjana akuntansinya sia-sia. â€Aku harus punya pekerjaan yang bagus. Pas masih kecil, ingin jadi dokter,†curhat dia. Beranjak dewasa, dia mulai melirik bidang ekonomi untuk menjadi seorang akuntan. Dia menyadari dengan domisili di Malang, peluang untuk menjadi seorang bintang belum terbuka lebar, kecuali ada kesempatan nyata yang ada untuk jadi penyanyi profesional. Makanya, dia akan terus berusaha eksis. â€Disyukuri saja karena kesempatan ini nggak akan datang dua kali dan nggak semua orang bisa dapat,†ungkap wanita yang ngefans Ahmad Dhani itu. Gwen meyakini suatu saat nanti bisa menjadi akuntan. (*/yn)
Sumber:Radar Malang
Keywords: kota-malang, Musik- Berita Lainnya :
- Mobil RC Jadi Tren dan Hobi Semua Kalangan
- Pisah Sambut Kapolresta Undang Artis Ibukota
- Ngebet balik ke Arema, Andalan PBR Cari Perhatian Manajer Arema
- Polisi Tidur Tambah Bikin Celaka
- Tes SBMPTN Membawa Keuntungan
- Geng Motor Bacok Empat Pemuda Sawojajar
- SMAN 3 Suguhkan Tari Topeng di SGGS di Malaysia
















Tidak ada Komentar »
Belum ada komentar.
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik
Tinggalkan komentar