Home » Kota Batu, Musik, Utama

Grup Rock Elpamas Ikut Ngamen di MTD

21 Mei 2012 No Comment

Even Malang Kembali VII -Festival Malang Tempo Doeloe (MTD)- di Jalan Ijen yang berlangsung pada 24 - 27 Mei 2012 ini tak hanya berkutat pada zaman kemerdekaan. Tahun ini, MTD men coba membawa nostalgia pengunjung kepada sejarah musik Malang era 70-an.

Pengunjung bisa datang ke panggung komunitas 70-an yang terletak di persimpangan Jalan Ijen- Jalan Pahlawan Trip. Dikoordinir oleh Log Zhelebour, produser musik papan atas, beberapa grup rock dan penyanyi lawas akan unjuk kebolehan dalam nuansa tempo doeloe.

Pada 26 dan 27 Mei, para penikmat music rock lawas bisa melihat penampilan grup rock Elpamas. Grup musik ini -meski dibentuk pada 1983- dulunya sering melantunkan lagu-lagu tahun 70-an. Dan tentu saja, lagu Pak Tua yang membuat Elpamas terangkat juga akan dinyanyikan di panggung 70-an.

Penggemar music rock juga akan men dapatkan suguhan grup Ogle Eyes, Q-Red, Tornado, dan Loudness. Ada juga Bentoel Band, Elfira, Avianada, Jaguar dan Darkness. Meski personelnya sudah berusia lanjut, namun mereka bersedia ngamen di panggung komunitas 70-an.

Penggagas Festival Malang Tempo Doeloe Dwi Cahyono mengatakan, beberapa artis lawas asal Malang juga berjanji untuk tampil. Antara lain Silvia Sartje, Ian Antono dan Totok Tewel. Termasuk juga Anto Baret dan Abadi Susman.

”Malang kembali ini sengaja tidak selalu pada zaman kemerdekaan. Tetapi kembali mengingatkan kepada masa sebelumnya di mana Malang punya identitas. Salah satunya musik rock,” ungkap Dwi. Menurut Dwi, selayaknya masyarakat diingatkan bahwa Malang adalah salah satu barometer musik di tanah air. Keunggulan itu akan coba dibangkitkan da lam benak masyarakat Malang. Dengan begitu, masyarakat bisa tahu aset dan juga kultur yang dulu pernah tumbuh dan berkembang.

Sementara, bagi penggemar musik Islami bisa mampir di Kampoeng Kauman yang terletak di per sim pangan Jalan Ijen – Jalan Sindoro. Sedangkan para penggemar musik keroncong, bisa menikmati sa jian nya di panggung JTV Malang yang terletak di Jalan Ijen, dekat gereja Ijen. Hingga kemarin panitia telah melakukan persiapan untuk gelaran even kerja bareng Yayasan Inggil, Pemkot Malang dan Radar Malang ini. Beberapa diorama telah terpasang di beberapa sudut Jalan Ijen.

Panitia juga mulai memasang pagar pembatas tanaman di Jalan Ijen. Pagar pembatas itu untuk menghindari rusaknya taman di kawasan Ijen. Panitia mengimbau agar pengunjung nanti menghindari menginjak taman Jalan Ijen. Aset taman harus tetap dijaga meski setiap tahun even ini disesaki pengunjung. ”Kami imbau pengunjung untuk menjaga taman. Jangan sampai diinjakinjak,” kata Kadis Kebersihan dan Pertamanan Pemkot Malang Wasto. (yos/ziz/radarmalang)

Keywords: , , , , ,

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar