Home » Pendidikan, Sorotan

Kesalahan Data Pendaftaran SNMPTN Bisa Diedit via Email

18 Mei 2012 No Comment

Kabar gembira bagi peserta SNMPTN (seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri) yang mengikuti tes di Panlok (panitia lokal) Malang. Sebab, peserta yang sudah mendaftar diperbolehkan mengedit data yang dirasa masih kurang tepat meski sudah dicetak kartu pesertanya.

Hanya saja, kelonggaran itu untuk item tertentu saja. Bukan untuk entri persyaratan tambahan. Misalnya, nama asli sesuai ijazah Udien, tapi hanya ditulis Udin. “Yang bisa diedit hanya nama, foto, alamat, dan tempat tanggal lahir. De ngan catatan, siswa sudah mengentri semua data persyaratan SNMPTN saat mendaftar. Kalau mengentri persyaratan tambahan tidak bisa,” beber Yahya, ketua koordinator humas SNMPTN Panlok Malang.

Menurutnya, data ini sangat di mungkinkan mengalami kesalahan. Sebab, ada faktor tergesa-gesa atau salah baca. Seperti pengaduan lima peserta yang masuk ke sekretariat panlok. “Kalau pilihan kampus dan jurusan sudah paten. Tidak bisa diganggu lagi atau diubah,” tegasnya.

Lebih lanjut, edit data tersebut bisa dilayani panitia selama masih memungkinkan. Artinya, dalam sehari panitia membatasi jumlah pelayanan, karena jumlah petugasnya tidak memungkinkan. Selain masalah petugas, sistem TI (teknologi informasi) yang sudah tertata rapi juga bisa terkontaminasi kalau sering diotak-atik. “Sengaja kami batasi jumlah kuota pengaduan khusus masalah ini, supaya tidak mempengaruhi sistem. Satu hari maksimal tidak lebih dari 10 peserta,” ujarnya.

“Sebaik apapun sistem TI, bahkan secanggih apapun, kalau terus diotakatik, pasti akan terganggu juga,” imbuhnya. Untuk edit data itu, peserta bisa me ngirimkan e-mail ke: panlokmalang@uinmalang.ac.id. Selain edit data, e-mail ini juga bisa digunakan menyampaikan keluhan saat tidak bisa log in. “Prin sipnya, kami ingin peserta di mu dahkan. Semua terobosan yang kami lakukan ini berdasarkan keluhan peserta yang disampaikan ke sekretariat,” ucapnya. (im/nen/radarmalang)

Keywords: , , , , ,

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar