Hari Pertama, Pendaftaran SNMPTN Malang Sepi Peminat
Hari pertama pendaftaran seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2012 kemarin masih sepi peminat. Di panitia lokal (panlok) Malang, jumlah pendaftar kemarin tidak mencapai 200 peserta. Bahkan, peserta ujian nasional (UN) 2012 belum ada yang mendaftar.
Ketua Koordinator Humas SNMPTN Panlok Malang Yahya menjelaskan, yang mendaftar SNMPTN masih lulusan sebelum 2012, yakni lulusan 2010 dan 2011. Sebab, pendaftar harus memiliki surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN) dari kepala sekolah dan surat ini bisa didapatkan setelah ada pengumuman UN. Siswa peserta UN 2012 belum mendapatkan SKHUN karena pengumuman baru berlangsung 26 Mei.
Jadi, mereka bisa mendaftar di saat-saat terakhir karena pendaftaran SNMPTN ditutup 31 Mei. “Tahun lalu siswa SMA yang menunggu pengumuman kelulusan bisa mendaftar dengan berbekal kartu ujian nasional (UN). Tapi untuk tahun ini hal itu tidak berlaku. Di buku katalog petunjuk pelaksanaan SNMPTN, ada penjelasan persyaratannya.
Jadi, siswa lulusan 2012 harus menunggu 26 Mei nanti,” ungkap Yahya. Dia mengatakan, sebagian calon peserta yang mendatangi sekretariat panlok kemarin hanya sebatas mencari informasi SNMPTN. Jadi, jika siswa berkumpul di sekretariat panlok bukan karena web SNMPTN trouble. Tetapi, mereka hanya ingin mencari informasi yang lebih jelas.
Yahya juga membeberkan hasil rapat panlok kemarin. Yakni, mengecek persiapan semua seksi, mulai dari humas hingga kelayakan call center. Menurut dia, semua sudah siap. Hanya, sampai hari pertama kemarin, sarana helpdesk dari pusat belum tiba di panlok Malang. Jadi, panitia harus mencarikan solusi lain, yaitu meminjam milik kampus. “Masalah helpdesk sudah tidak ada masalah. Semua sudah bisa diatasi oleh panitia sehingga peserta SNMPTN sudah bisa menggunakannya ketika ada kendala dalam proses pendaftaran,” jelas dia.
Helpdesk, menurut Yahya, diadakan untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar menjelang penutupan. Karena itu, panlok Malang juga sudah melakukan berbagai langkah. Salah satunya menguatkan jaringan helpdesk yang berfungsi untuk mengalihkan pendaftar pada jalur lain jika di web SNMPTN terjadi antrean. “Alat ini (helpdesk) sangat diperlukan dalam menunjang kesuksesan SNMPTN, khususnya pada H-5 menjelang penutupan. Sebab, saat itu UN 2012 sudah diumumkan sehingga akan banyak yang mengakses web SNMPTN,” ungkapnya.
Untuk panlok Malang, diperkirakan ada 25 ribu pendaftar dalam jangka waktu pendaftaran 21 hari. Bila dirata-rata, setiap hari mencapai 1.190 atau 49 peserta per jam. Hal ini didasarkan pada data kenaikan peserta empat tahun terakhir, yaitu 10 sampai 15 persen. “Karena itu, kami mengimbau agar siswa lulusan 2010 dan 2011 bisa mendaftar lebih awal,” ucap Yahya.
Sementara, sejumlah calon peserta SNMPTN yang kemarin mendatangi sekretariat panlok mengaku hanya ingin mencari informasi detail soal SNMPTN. Salah satunya Isna, asal Kediri. “Ke Malang saya hanya mencari informasi tentang SNMPTN. Sebab, berdasarkan buku panduan dari panlok Malang, harus punya SKHUN dulu untuk bisa mendaftar,” kata siswa SMAN 9 Kediri yang masih menunggu pengumuman UN 2012 tersebut. (im/yn/radarmalang)
Keywords: pendaftaran, SNMPTN, SNMPTN 2012, syarat pendaftaran















Tidak ada Komentar »
Belum ada komentar.
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik
Tinggalkan komentar