Panwaslu Tempati Gedung Kesenian
Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilihan Umum) Kota Batu akhirnya punya kantor. Tidak permanen memang karena panwaslu meminjam gedung kesenian Kota Batu. Terhitung sejak siang kemarin, panwaslu menempati gedung di Jalan Raya Oro-Oro Ombo itu.
Namun, perabotan yang dibutuhkan belum sepenuhnya lengkap. â€Kalau gedung dan ruangannya sudah representatif. Tinggal mengisi saja,†kata Abdul Rokhim, ketua Panwaslu Kota Batu, usai menggelar tasyakuran, siang kemarin

Gedung Kesenian Kota Batu mulai kemarin mulai ditempati panwaslu
Untuk pengisian perabotan dan perlengkapan, panwaslu sudah mempersiapkan. Rencananya, panwaslu akan menyewa sejumlah perlengkapan pendukung. Mulai mebeler hingga komputer.
Selain memiliki ruang guna menunjang kinerja petugas panwaslu, ada dua ruangan lain untuk fasilitas tambahan. Satu ruangan dipergunakan untuk klarifikasi setiap persoalan yang masuk ke panwaslu. Satu ruangan lainnya dipersiapkan untuk media center bagi para jurnalis. â€Kami ingin bersinergi dengan banyak pihak. Khususnya para wartawan yang punya banyak telinga,†ungkap Rokhim.
Kondisi itu jauh berbeda dengan dua bulan lalu. Sebelumnya, panwaslu menem pati ruang tamu di rumah Rokhim. Hal itu dilakukan karena panwaslu tidak memiliki anggaran untuk sewa perkantoran. Penyebabnya, saat penyusunan anggaran, banyak anggaran panwaslu yang dipotong. Sebagai gantinya, panwaslu di janjikan perkantoran oleh Pemkot Batu. Salah satu tempat yang dijanjikan adalah kantor BNN (Badan Narkotika Nasional). Namun tempat itu batal dihuni oleh panwaslu karena dimanfaatkan Dinas Kesehatan Pemkot Batu.
Sumber:Radar Malang
Keywords: kota batu, Panwaslu















Tidak ada Komentar »
Belum ada komentar.
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik
Tinggalkan komentar