Home » Kota Malang, Sorotan

Arema ISL Abaikan Panggilan Timnas PSSI

15 April 2012 No Comment

Semangat awal hadirnya sepak bola di negeri ini adalah untuk membangkitkan rasa nasionalisme. Namun misi nasionalisme itu sepertinya mulai luntur. Para pelaku sepak bola lebih mengutamakan ego daripada kepentingan bangsa.

Ini terlihat dari sikap sejumlah tim yang melarang pemainnya gabung tim nasional hanya karena memandang pengurus PSSI tidak sevisi dengan klub. Manajemen Arema ISL salah satu contohnya.Karena beda prinsip dengan PSSI kepemimpinan Djohar Arifin Husein, manajemen Arema ISL bersikukuh untuk tidak akan melepas pemainnya ke timnas. Padahal ada empat pemain Arema ISL masuk dalam daftar pemain Timnas U-23 yang dirilis oleh PSSI. Keempat pemain itu adalah Kurnia Meiga, Hendro Siswanto, Johan Ahmad Al Farizie dan Sunarto.

Seperti diberitakan, PSSI melalui penanggungjawab timnas Bernard Limbong merilis 17 nama pemain ISL (termasuk empat dari Arema ISL) untuk menjalani training center (TC) timnas U-23, di Kusuma Agrowisata Batu, 22 Mei mendatang. Timnas U-23 sendiri dipersiapkan untuk laga uji coba menghadapi Inter Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Ja karta, 24 Mei mendatang. Terkait hal itu, Media Officer Arema ISL, Sudarmaji baru me nge tahuinya dari media. ”Sampai hari ini (kemarin) kita belum dapat surat dari PSSI,” ujar dia, kemarin (14/4)

Kiper Arema ISL Kurnia Meiga terdaftar sebagai pemain timnas U-23 persiapan lawan Inter Milan, 24 Mei.

Kiper Arema ISL Kurnia Meiga terdaftar sebagai pemain timnas U-23 persiapan lawan Inter Milan, 24 Mei.

Namun, seperti pernah diberita kan, manajemen Arema ISL sepertinya bakal cuek terhadap pemanggilan pemain ke timnas. Sudarmaji juga tidak melihat, pemanggilan itu adalah sebuah isyarat bahwa PSSI memberi pengakuan pada Arema ISL. ”Prinsip kami, ini ujian loyalitas klub. Sejak kapan PSSI Djohar mengakui Arema yang berkompetisi di ISL,” ujar dia. ”Tidak cukup dengan mengambil pemain ISL (untuk timnas) terus otomatis mengakui klub yang sejak awal tidak diakui. Kesannya seperti tambal butuh,” tambah mantan wartawan ini.

Di sisi lain, Arema ISL sejak awal juga telah berkomitmen penuh kepada PSSI versi KPSI yang diketuai oleh La Nyalla Mahmud Mattalitti. ”Pak Nyalla konsisten pro-statuta dan masyarakat Malang, khususnya Aremania sebagai stake holder terbesar juga memberikan dorongan kepada kami,” kata pria yang juga terpilih sebagai anggota Komite Media PSSI versi La Nyalla itu.

Lebih lanjut, Sudarmaji mengatakan, ketimbang menanggapi pemanggilan pemain timnas oleh PSSI, pihak Arema ISL tengah menunggu pemben tukan timnas yang akan dilakukan oleh PSSI versi La Nyalla dengan pelatihnya Alfred Riedl. ”Pembentukan timnas menjadi salah satu dari empat program yang diamanatkan kongres luar biasa pada 17 Maret lalu,” ujar dia. Riedl yang dikontrak oleh PSSI La Nyalla sampai Juni 2012 itu sendiri sudah mulai melakukan pemantauan pemain. ”Tapi untuk pemanggilan pemain, sampai saat ini belum dilakukan. Semua sedang berproses,” tandasnya. (muf/abm/radarmalang)

Keywords: , ,

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar