Home » Berita, Kabupaten Malang, Sorotan, Utama

Rendra: Salam Satu Media, Radar Malang!

8 April 2012 No Comment

”Salam satu jiwa, Arema. Salam satu media, Radar Malang,” begitu pekikan Bupati Malang Rendra Kresna saat memberikan sambutan pada acara Radar Malang Goes to School di SMAN 1 Lawang (Smanela) kemarin.Pekikan orang nomor satu di Kabupaten Malang ini tentu saja membuat lapangan Smanela yang dipadati ratusan siswa dan para guru semakin heboh. Mengingat acara di Smanela kemarin merupakan kegiatan perdana Radar Malang Goes to School yang terselenggara atas kerja sama dengan Honda dan didukung IM3 ini.

Bupati Malang Rendra Kresna (kanan) memberikan sambutan. Di sampingnya, Yoni Susianto (tengah) dan Willa Adawiyah usai menjawab pertanyaan Rendra.

Bupati Malang Rendra Kresna (kanan) memberikan sambutan. Di sampingnya, Yoni Susianto (tengah) dan Willa Adawiyah usai menjawab pertanyaan Rendra.

Dalam sambutannya, Rendra berharap acara ini bisa membawa dampak positif bagi generasi muda. Karena kegiatan seperti ini bisa mengasah kemampuan siswa untuk berkreasi dan menunjukkan bakatnya. Selain itu, Rendra juga menyinggung tentang pentingnya seni dan budaya untuk dikembangkan di sekolah. Karena seni budaya, utamanya seni tradisional, harus dilestarikan dan menjadi salah satu muatan lokal. ”Karena pemimpin yang punya jiwa seni, kebijakannya akan lebih cerdas dan berpihak kepada masyarakat luas,” tegasnya.

Untuk mengasah kemampuan pemahaman seni buadaya, Rendra juga memberi pertanyaan kepada siswa. ”Pada perang Bharatayuda ada seorang kesatria punya ajian pancasona. Siapa nama kesatria itu?” tanya Rendra. Sontak semua tamu undangan dan guru Smanela terdiam. Semua tampak mencari siswa yang mengacungkan tangan. Hampir satu menit tidak ada siswa yang berani maju naik ke panggung. ”Kalau ada siswa yang bisa menjawab, nanti akan saya beri hadiah,” sambung Rendra.

Willa Adawiyah, siswi kelas XII IPA 1 langsung lari menuju panggung setelah mendapat iming-iming dari Rendra. ”Nama tokoh itu Kresna,” ucapnya. Namun, ketika ditanya apakah yakin dengan jawaban tersebut, dia menjawab ”Iya Pak, saya yakin benar,” ujar Willa. Rendra pun kembali bertanya, kenapa yakin dengan jawaban tersebut. ”Karena saya dibisiki Pak guru,” ujar Willa dengan polos. Sontak jawaban itu membuat suasana ger-geran. Yoni Susianto, guru yang membisiki Willa juga diminta untuk maju menjelaskan tentang tokoh pewayangan tersebut.

Rendra juga menjelaskan, pertanyaan itu juga merupakan salah satu bukti bahwa siswa lebih mengenal nama band idolanya dibandingkan nama-nama tokoh sejarah. Karena itu, dia sangat berharap dengan acara bertema Love Indonesian Culture ini lebih mendekatkan siswa dengan budaya daerah. Sedangkan Direktur Radar Malang Kurniawan Muhammad menegaskan bahwa menjadi jurnalis akan membuat generasi muda punya nilai tambah. ”Karena itu, Radar Malang berkomitmen untuk selalu mengembangkan jurnalistik di sekolah di Malang Raya,” ujar dia.

Dia juga mengatakan, kegiatan serupa akan digelar di 16 sekolah setingkat SMA dan SMK se-Malang Raya. Dalam Goes to School itu, nantinya siswa akan dibekali materi tentang jurnalistik dan fotografi, kemudian berakhir dengan kegiatan pentas seni. Sedangkan acara Radar Malang Goes to School semakin meriah dengan penampilan siswa-siswi. Di antaranya, barongsai, paduan suara, karawitan, dance, tari, ekskul band, serta band bintang tamu Unda-Undi Band.

Band Unda-Undi asal Malang ini mampu menyedot para siswa untuk mengikuti irama musik di depan panggung. Bahkan, siswa yang awalnya hanya duduk manis di bawah tenda langsung merangsek maju untuk berjoget. Sementara itu, dalam pembukaan kemarin juga dihadiri muspika Kecamatan Lawang. Di antaranya, Camat Lawang Bambang Istiawan, Kapolsek Kompol Eka Suminta, Danramil Lawang Suhariyanto, Kepala Sekolah SMA 1 Lawang Maskuri, para guru serta tokoh masyarakat sekitar. (cw2/ziz)

Keywords: , ,

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar