Home » Kota Malang, Pendidikan, Sorotan

Orang Tua Siswa Disuguhi Fashion Show Saat Terima Rapor

24 Desember 2011 No Comment

Penerimaan rapor di SMKN 3 mungkin lain dari sekolah lain. Orang tua yang datang untuk mengambil rapor disuguhi kreasi siswa. Para orang tua mendapat hiburan kejutan dari anak anak mereka.

Untuk menguatkan kesan tersebut, siswa-siswa menyulap halaman belakang sekolah layaknya menjadi arena fashion show. Dimulai pukul 08.00, siswa program keahlian busana butik unjuk kreasi. Sejumlah gaya berpakaian yang pernah ngetren pada masa lalu dimunculkan.

Misalnya, model hippies, retro, dan country. Untuk tren sekarang .misalnya rok model bola dan sackdress. Pada peragaan itu terasa seperti ajang kontes berkelas. Bagaimana tidak, setiap model dibawakan siswa yang berdandan ala peragawati.

Total ada 130 siswa yang tampil silih berganti dengari diiringi hentakan musik rancak. Setiap peragaan mendapat sambutan hangat para orang tua yang kebetulan sudah hadir. “Lho, bagus sekali ya. Tidak kalah dengan desainer ternama,” ucap Siswati, salah satu wali murid saat menyaksikan peragaan model baju bergaya ala Hippies.
Model tersebut terinspirasi sebuah gaya berpakaian yang pernah ngetren di negeri Pam Sam pada era 1970-an. Masyarakat di sana lebih populer menyebut kaum hippies yang menggunakan pakaian semau mereka. Cirinya, bahan berwarna terang yang dipadupadankan warna-warna kontras dengan motif yang kadang-kadang bertabrakan.

“Anak-anak kami beri kebebasan untuk berkreasi. Kami tidak memberikan batasan karena namanya berkarya,” ucap Kasek SMKN 3 Aksihari. Bahan yang digunakan pun, sambung Aksihari, diserahkan kepada siswa. “Fashion tersebut tidak dilombakan, tapi menjadikan ajang siswa untuk mengeluarkan kemampuannya. Mereka bisa saling beradu kemampuan dengan melibat karya teman-temannya sendiri,” ungkapnya.

Kegiatan yang dibingkai dalam tema “The Lastest Show of Design Class” tersebut diharapkan membuai siswa kian semangat berkarya. “Kami berharap siswa-siswa ini menjadi desainer handal. Kami kagum dengan karya anak-anak ini. Semakin siswa diberi kesempatan untuk berlatih itu sebenarnya kemampuan mereka” katanya, (hap/ziz)

Keywords: , , ,

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar