Aspal Runway 17 Bolong, Jadwal Penerbangan Terganggu
Tiga jadwal penerbangan pesawat komersil di Bandara Abd. Saleh sempat tertunda akibat perbaikan landasan pacu, kemarin. Sehari sebelumnya, pihak Lanud Abd. Saleh juga menutup bandara untuk seluruh penerbangan. Lanud menemukan kerusakan aspal di run away 17 yang bisa menyebabkan pesawat terjerembab.
Kepala Dinas Operasi Lanud Abd. Saleh Kolonel (Pnb) Ekodono Indarto mengatakan kerusakan itu berupa bolongnya aspal run away dengan diameter 60 x 80 cm. Perbaikan landasan pacu terakhir dilakukan pada tahun 2003 lalu.
“Sangat berbahaya bagi pesawat dengan kecepatan tinggi, bayangkan apa yang akan terjadi bila kena lubang itu,” ujar Eko kepada Malang Post.
Agar jalur penerbangan normal, Lanud melembur perbaikan run away selama 24 jam. Hasilnya, pukul 12.40 WIB kemarin siang, Batavia Air sudah berhasil mendarat. Jam selanjutnya Batavia Air yang terjadwal 8.15, Garuda Indonesia 8.30 dan Sriwijaya Air 8.55 ditunda penerbangannya.
“Diupayakan tahun 2010 mendatang ada perbaikan, tentu saja melalui dana APBN,” pungkas Eko.
Sementara itu, penutupan penerbangan sipil di bandara Abdurrahman Saleh sejak Rabu (7/10) memaksa ada tindakan khusus. Tiga maskapai penerbangan komersil terpaksa menjadwal ulang penerbangannya yaitu Garuda, Sriwijaya dan Batavia.
District Manager Sriwijaya Air M Yusri mengatakan, penjadwalan ulang terjadi selama dua hari yaitu rabu dan kamis (kemarin). Untuk penerbangan Malang – Jakarta yang dijadwalkan hari rabu di ubah menjadi hari Kamis dengan jam penerbangan sekitar pukul 11.00 WIB.
“Penerbangan kedua tadi berangkat pukul 12.50 WIB, jadi sudah sesuai dengan jadwal semula. Total dalam sehari ada dua penerbangan Malang – Jakarta,” tutur Yusri.
Ia menambahkan, meskipun mengalami kerugian namun pihak Sriwijaya Air mengaku memaklumi hal tersebut, karena kerusakan landasan pesawat sangat berbahaya bagi keselamatan penumpang pesawat.
“Penumpang juga maklum, meskipun ada keluhan tapi tidak banyak, rata-rata mereka memaklumi keadaan ini, karena pengunduran jadwal ini adalah otioritas dari pengelola untuk menjamin keselamatan penumpang,” jelas dia.(ary/fia/eno/malangpost)
Keywords: Lanud Abdurrahman Saleh, penerbangan- Berita Lainnya :
- Banjir Mengancam 22 Desa di Kabupaten
- Potensi Wisata Pemandian Sumberringin di Tumpang
- 300 Penambang Tak Berijin
- Diusir Pemilik Lahan Sekolahan, 195 siswa SDN Sumberkerto 1 telantar
- Berkat Tukar Guling Pemkab-Perhutani, Aset Tanah Kota Batu Bertambah
- Penderita Tipes dan Influenza di Kabupaten Malang Meningkat
- 11 September 2010 Pencontrengan Pilbup











Setelah diperbaiki harus ada pengecekan rutin, supaya tidak membahayakan keselamatan pesawat yang landing dan take off
harus dicek terus menerus supaya para penumpang nyaman dan selamat.
khan udah dianggarkhan, harusnya digunakan sebaik2nya. ibaratnya sedia payung sebelum hujan, jangan diperbaiki sesudah tau yang rusak, tapi tolong lah dicek berkala demi kelancaran penerbangan… sukses ya. moga abdul rahman saleh jadi pintu yang jadi prioritas utama masuk malang.
semoga ke depannya lebih baik lagi…
Leave your response!
Advertorial
Kurs Dollar-Rupiah BI
Harga Emas US$ per-gram
Ads
Blogroll
Berita Teranyar
Tanggapan
Tag Terpopuler
APBD biaya pendidikan bisnis CPNS demo DPRD guru hukum infrastruktur Jatim kejaksaan kesehatan korupsi KPUD kriminal Lebaran lingkungan lomba pangan parpol pasar PDAM pemilu perda Pertanahan pertanian PKL PNS polisi ponsel proyek PSB rokok RSSA Satpol PP SD sekolah Singosari SMA SMK SMP transportasi UB UM UMMMost Commented