Setelah Menunggu 24 Tahun, Menhut Setujui Permohonan Tukar Guling Pemkab
Penantian panjang Pemkab Malang untuk mendapatkan persetujuan mengenai tanah tukar guling milik Perhutani sudah menemui titik terang. Setelah menunggu sekitar 24 tahun, Menteri Kehutan (Menhut) RI akhirnya mengeluarkan surat keputusan mengenai masalah tukar guling tersebut.
Proses untuk mendapatkan SK sudah dilakukan pemkab sejak 1985. Pemkab mengharapkan SK untuk tukar guling tanah karena sebagian obyek milik pemkab menggunakan tanah hutan. Misalnya pemandian Dewi Sri, pelabuhan Sendang Biru, dan sebagainya.
Hanya saja, SK Menhut 618/2009 tertanggal 5 Oktober lalu tersebut masih belum menyentuh persetujuan tukar guling. Melainkan baru pada tahap pembentukan tim terpadu tukar-menukar lahan di kawasan hutan.
Tim terpadu itu sendiri beranggotakan orang-orang dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), Perhutani, badan lingkungan hidup, akademisi, dinas kehutanan, dan badan pertanahan.
Kepala Bagian Pertanian Kabupaten Malang Jamhuri mengatakan, tim terpadu akan melakukan penelitian terhadap objek selama satu minggu pada bulan ini. “Hasil penelitian akan diketahui sekitar satu minggu,” ujar Jamhuri.
Jika penelitian tim terpadu disetujui Menhut, maka tim selanjutnya akan turun ke lapangan untuk melihat tanah pengganti. Dan kemudian akan diteruskan dengan berita acara tukar-menukar yang akan diwujudkan dalam bentuk pelepasan lahan. Yakni aset lahan hutan akan menjadi milik aset pemkab.
Untuk tanah penggantinya, pemkab sudah menyiapkan lahan sekitar 70 hektare di Dusun Jawarombo, Desa Mulyoasri, Ampelgading. Lahan tersebut bersebelahan langsung dengan kawasan hutan.
Namun, papar Jamhuri, tak semua lahan 70 hektare itu akan diserahkan kepada Perhutani. Sebab lahan Perhutani yang akan ditukar guling hanya seluas 28,5 hektare. “Karena tukar gulingnya 1 banding 1, maka hanya sebagian lahan saja di Ampelgading yang akan diserahkan kepada Perhutani. Selebihnya masih milik pemkab,” jelasnya. (fir/abm/radarmalang)
Keywords: Ampelgading, infrastruktur, Menhut, Pemkab, perhutani, proyek, ruilslag- Berita Lainnya :
- Banjir Mengancam 22 Desa di Kabupaten
- Potensi Wisata Pemandian Sumberringin di Tumpang
- 300 Penambang Tak Berijin
- Baru Dilantik, 12 Anggota Dewan Gadaikan SK
- Diusir Pemilik Lahan Sekolahan, 195 siswa SDN Sumberkerto 1 telantar
- Berkat Tukar Guling Pemkab-Perhutani, Aset Tanah Kota Batu Bertambah
- Kembangkan Metode SRI Pada Petani











semoga dapat segera terealisasi dan dpt segera dimanfaatkan
semoga ini bermanfaat buat warga malang,dan segala kekayaan yg ada didalamnya tidak disalahgunakan.
lho sekarang malang rayanya kok ga di update lagi sih. Sudah 2 hari kemarin beritanya tetap sama.
Adminnya cuti, hehehe
makasih banget beritanya yang selalu menarik untuk dibaca setelah baca judulnya.
Leave your response!
Advertorial
Kurs Dollar-Rupiah BI
Harga Emas US$ per-gram
Ads
Blogroll
Berita Teranyar
Tanggapan
Tag Terpopuler
APBD biaya pendidikan bisnis CPNS demo DPRD guru hukum infrastruktur Jatim kejaksaan kesehatan korupsi KPUD kriminal Lebaran lingkungan lomba pangan parpol pasar PDAM pemilu perda Pertanahan pertanian PKL PNS polisi ponsel proyek PSB rokok RSSA Satpol PP SD sekolah Singosari SMA SMK SMP transportasi UB UM UMMMost Commented