Home » Kota Batu, Sorotan

Buah Apel Jadi Motif Batik Khas Batu

7 Oktober 2009 4 Comments

JAUH hari sebelum United Nations Educational, Scientific and Cultural Organisation (UNESCO) menetapkan batik sebagai warisan budaya milik Indonesia, Kota Batu telah menggalakkan masyarakat berbusana batik. Bahkan di kota paling barat di Malang Raya ini memiliki batik dengan motif khusus sesuai ikon Kota Batu sebagai Kota Apel.

Motifnya sangat khas identitas Kota Batu. Gambar apel ditengah lengkap dengan kawung-motif batik klasik-berupa corak daun apel berjejer melingkar gambar apel. Diatas warna dasar krem, motif apel jenis rome beauty diberi warna hijau dengan semburat warna merah diatasnya. Sengaja apel varietas Rome Beauty yang dijadikan simbol utama karena merupakan apel varietas asli Batu.

Inilah motif khas Batu yang sedang populer. Motif batik serupa tidak hanya dikenakan masyarakat umum dan PNS Pemkot Batu saja. Tapi, Persiden Susilo Bambang Yudhoyono pernah mengenakan motif khas Batu saat berkunjung ke Jawa Timur, bulan Februari lalu.

Tidak semua orang bisa mendesain motif batik yang sarat identitas itu. Olive Batik, adalah satu-satunya pendesain batik khas Batu. “Kami diberi order oleh Pemkot Batu untuk mendesainnya, tahun 2008 lalu,” terang Marketing Olive Batik, Ahmad Yusuf.

Begitu mendapat order, pengelola Olive Batik langsung putar otak. Sebab desainnya harus menggambarkan Kota Batu.

Mendesainnya ternyata tidak sulit bagi para ahli batik di Olive Batik walau mungkin sulit bagi kebanyakan orang. “Kami lakukan hanya sebulan saja, mulai proses awal hingga berupa kain batik,” kata Yusuf. Mengalirnya ide membuat desain motif khusus itu karena temanya datang dari lingkungan terdekat. Yakni Apel.

Setahun lalu didisain, kini ramai-ramai berbusana dengan bahan batik Khas Batu. Ingin melihat batik khas Batu itu mewarnai aktifitas masyarakat, tengok saja pada hari Jumat. 4000 PNS dan 800 orang pegawai honorer di Pemkot Batu wajib mengenakannya pada setiap Jumat.

“Usaha melestarikan batik sudah lama dilakukan di Kota Batu. Sebelum ramai-ramai pakai batik pada 2 Oktober lalu, kami sudah menggalakannya sejak tahun lalu,” kata Kabag Humas dan Protokoler Pemkot Batu, Eko Suhartono.

Mengenakan batik khas dengan identitas Kota Batu memiliki banyak manfaat. Tujuan utama memang melestarikan budaya. Tujuan lainnya yakni memperkenalkan potensi yang dimiliki daerah. “Jadi selain mempromosikan apel sebagai salah satu produk pertanian unggulan, juga menambah daya tarik wisata,” terangnya. Menambah daya tarik wisata dilakukan melalui batik karena ketika melihat batik apel, orang pun tertarik melihat budidaya dan berwisata apel di Batu. (vandri/nug/malangpost)

Keywords: , ,

4 Comments »

  • Johanis Rampisela said:

    Kota Batu memang kreatif.

  • Anizah said:

    Lebih Bagus lagi bila dibagikan secara gratis pada masyarakat….
    ^_^
    Cayo…..

  • ismael said:

    teruslah berkarya kota batu…

  • nida said:

    Wah keren banget itu, sungguh.

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.