Home » Kota Malang

UM Segera Launching Rumah Murah di Wagir untuk Dosen

2 Oktober 2009 4 Comments

Universitas Negeri Malang (UM) segera melaunching perumahan murah untuk dosennya. Perumahan ini dibangun untuk memfasilitasi dosen yang belum memiliki rumah. Termasuk mereka yang masih tinggal di rumah dinas (Rumdin) dan harus segera keluar dari sana.

“Launching perumahan ini akan kami lakukan pada awal Oktober ini. Hanya saja kepastian waktunya masih akan kami bicarakan dengan pengembang,” ungkap Ketua Koperasi Pegawai Negeri (KPRI) UM, Drs Partono M.Pd kepada Malang Post.

Selain ditujukan bagi dosen UM, perumahan yang berlokasi di Desa Njedong Kecamatan Wagir Kabupaten Malang ini juga membidik pangsa pasar dosen Universitas Brawijaya (UB) dan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim. Karena lokasi perumahannya hanya 15 menit saja ditempuh dari kampus. Harganya mulai Rp 124 Juta hingga Rp 200 Juta.

Khusus bagi karyawan dan dosen UM, ada diskon khusus yang disubsidi oleh KPRI. Kalau persyaratan uang mukanya Rp 35 Juta, maka Rp 5 Juta disubsidi KPRI. Itupun masih ada fasilitas angsuran uang muka hingga delapan tahun.

Sementara itu Rektor UM Prof Dr H Suparno beberapa waktu lalu menuturkan, perumahan murah ini bisa menjadi solusi bagi penghuni rumdin yang belum punya rumah. Karena rumdin UM harus segera dikosongkan dan akan difungsikan sebagai tempat akomodasi bagi mahasiswa program khusus dan kerjasama UM.

“Saat ini UM dalam hal ini koperasi UM bekerjasama dengan BTN dan investor menyediakan perumahan murah. Perumahan ini bisa dimiliki oleh dosen, karyawan, dan pensiunan dengan harga murah,” ucapnya.
Wisma tumapel dan juga perumahan di simpang Bogor lanjutnya akan difungsikan sebagai fasilitas akomodasi.

Wisma Tumapel akan menjadi guess house yang berpadu dengan fasilitas akademik untuk program-program unggulan, untuk kelas pasca sarjana eksekutif dan program training kalangan eksekutif. Rumah di simpang Bogor akan difungsikan menjadi penginapan untuk mahasiswa asing dari berbagai Negara. Yang selama ini ditampung di rumah penduduk dan penginapan lain.
“Kalau penginapan itu ada di UM, tentu akan menjadi unit korporasi yang menguntungkan,” imbuhnya. (oci/eno/malangpost)

Keywords: , , ,

4 Comments »

  • Johanis Rampisela said:

    Memiliki rumah sendiri adalah idaman dan kebutuhan utama setiap keluarga. Untuk memiliki rumah perlu usaha yang keras dan nekad. Saya sangat mendukung usaha pembangunan rumah yang cukup dekat dengan kampus dan harga terjangkau. Selamat untuk KPRI UM, khususnya Pak Partono yang terus berusaha menyejahterakan warga UM. Kami mohon ijin untuk mengutip berita ini, mencantumkan sumber berita untuk dimasukkan ke situs Berkarya dan Terus Berkarya
    Berkarya

  • agung said:

    Wahhh… berita ini bisa menjadi angin segar bagi warga UM…^__^

  • agung said:

    wahhh… berita ini bisa menjadi angin segar bagi warga UM, alangkah senangnya bila bisa cepat terealisasi..^__^

  • yon ade said:

    berita yang menggembirakan. hidup UM

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.