Pemkab Jual Sumber Air ke PDAM Pasuruan
Kabupaten Malang punya sumber air yang masih belum termanfaatkan secara maksimal. Salah satu mata air yang belum dimaksimalkan itu adalah sumber air Krabyakan, di Desa Sumberngepo, Kecamatan Lawang. PDAM kabupaten tak bisa memaksimalkan air Sumberngepo karena biaya eksploitasi bisa dibilang cukup tinggi.
Itu karena kawasan Sumberngepo berada di dataran rendah. Sementara, sebagian wilayah Kabupaten Malang berada di dataran tinggi. Selama ini air dari sumber yang berada di kawasan yang berbatasan dengan Kabupaten Pasuruan itu hanya dimanfaatkan warga sekitar dan sebagian warga Kabupaten Pasuruan untuk irigasi.
Namun, dalam beberapa tahun ke depan, Sumberngepo bisa menghasilkan dana miliaran rupiah bagi pendapatan asli daerah (PAD). Setidaknya bisa menyumbangkan sekitar Rp 13 miliar - Rp 15 miliar per tahun. “Dua bulan lalu PDAM Kabupaten Pasuruan tertarik menggunakan air dari Sumberngepo,” kata Ali Sobirin, kepala Bidang Manfaat Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Malang, di kantornya kemarin.
Menurut Ali, PDAM Pasuruan sudah menawarkan harga sekitar Rp 800 per meter kubik. Sebenarnya, sekitar 4 tahun lalu, PDAM Sidoarjo juga pernah mengajukan tawaran. Saat itu, mereka mengajukan tawaran Rp 700 per meter kubik. Namun, tawaran dari PDAM Sidoarjo tak ada tindak lanjutnya setelah peristiwa lumpur Lapindo.
Berdasarkan penghitungan potensi yang dilakukan ESDM beberapa waktu lalu, sumber air Krabyakan dalam setiap detiknya mampu memproduksi air 1.600 liter. “Kelihatannya PDAM Pasuruan serius. Mereka mengajak untuk melakukan pertemuan lagi,” terang Ali.
Sementara, ESDM sendiri masih belum bisa berbuat banyak. Karena ESDM masih menunggu pembentukan tim. Untuk pembentukan tim itu sendiri masih menunggu SK bupati mengenai siapa-siapa yang akan masuk menjadi anggota tim. (fir/war/radarmalang)
Keywords: Lawang, pasuruan, PDAM, sumber air- Berita Lainnya :
- Banjir Mengancam 22 Desa di Kabupaten
- Potensi Wisata Pemandian Sumberringin di Tumpang
- 300 Penambang Tak Berijin
- Diusir Pemilik Lahan Sekolahan, 195 siswa SDN Sumberkerto 1 telantar
- Berkat Tukar Guling Pemkab-Perhutani, Aset Tanah Kota Batu Bertambah
- Aspal Runway 17 Bolong, Jadwal Penerbangan Terganggu
- Penderita Tipes dan Influenza di Kabupaten Malang Meningkat











Klo dikelola secara profesional, mungkin akan memberikan hasil yang lebih bagi Pemkab
pikirkankan dulu untung ruginya, dan survei dulu apakah masyarakat kab.malang masih ada yg kekurangn air sebelum dilempar ke pasuruan.
semoga usaha ini lancar, menguntungkan, dan tidak ada pihak yang dirugikan.
Leave your response!
Advertorial
Kurs Dollar-Rupiah BI
Harga Emas US$ per-gram
Ads
Blogroll
Berita Teranyar
Tanggapan
Tag Terpopuler
APBD biaya pendidikan bisnis CPNS demo DPRD guru hukum infrastruktur Jatim kejaksaan kesehatan korupsi KPUD kriminal Lebaran lingkungan lomba pangan parpol pasar PDAM pemilu perda Pertanahan pertanian PKL PNS polisi ponsel proyek PSB rokok RSSA Satpol PP SD sekolah Singosari SMA SMK SMP transportasi UB UM UMMMost Commented