Home » Archive

Arsip selama 29 September 2009

Berita, Kota Malang »

[29 Sep 2009 | 6 Comments | ]
Keluarga Hendrawan Hadapi Sidang dengan Senyuman

Hendrawan sekeluarga yang terkait jaringan teroris Singapura Slamet Kastari dan sempat bermukim di Bumiaji, Kota Batu, sejak Februari 2009 semakin sulit mengelak dari tuduhan pemalsuan data diri serta pelanggaran keimigrasian.
Dalam sidang kedua di Pengadilan Negeri Kota Malang kemarin, saksi yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) menguatkan posisi Hendrawan sekeluarga sebagai pelarian dari Singapura. Lebih dari itu, keluarga beranggota empat orang itu memakai nama berbeda, antara identitas di KTP dibandingkan di dokumen keimigrasian yang dikeluarkan pemerintah Singapura.
JPU Bagus Wicaksono dan Dedy Kurniawan sedianya mengajukan empat saksi.

Kota Malang »

[29 Sep 2009 | 12 Comments | ]
32 Ribu Buku Koleksi Puskot Hilang

Kemudahan pelayanan yang diberikan Perpustakaan Umum Kota Malang belum diimbangi dengan kesadaran para penggunanya. Masih banyak buku koleksi perpustakaan yang hilang karena disengaja atau hilang karena tidak dikembalikan peminjamnya.
Kehilangan buku mencapai 20 persen lebih. Menurut Kepala Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang, H. Jemianto, dari daftar inventaris buku yang ada di perpustakaan umum Kota Malang mencapai 128 ribu eksemplar dengan jumlah judul sebanyak 78 ribu. Dari jumlah itu, diperkirakan koleksi buku yang ada tersisa sekitar 96 ribu lebih. Sisanya, 32 ribu eksemplar hilang selama ini.
“Ada yang diambil anak-anak, …

Kota Malang »

[29 Sep 2009 | 11 Comments | ]
Ramai-ramai Jual Ponsel Pasca Lebaran

Membengkaknya dana pascalebaran tampaknya membuat sebagian besar masyarakat memutuskan untuk menjual ponselnya. Setidaknya kondisi itulah yang tergambar di beberapa gerai ponsel di Malang. Di pusat ponsel Malang Plasa misalnya. Di gerai ponsel yang mengkhususkan diri di segmen ponsel bekas banyak disinggahi oleh user yang ingin menjual ponselnya. Mulai dari ponsel kelas high end hingga low end.
“Dari pertama kali buka, banyak user yang mampir untuk menawarkan ponselnya,” ungkap karyawan Sattelite Cell, Titin Sarik. Dia menjelaskan, harga yang diminta oleh user seringkali tidak sesuai dengan harga pasar alias terlalu tinggi. Ia menyontohkan, …

Berita »

[29 Sep 2009 | 6 Comments | ]
Harga Emas Turun, Transaksi Pasca Lebaran Meningkat

Bisnis emas menjadi salah satu bisnis yang sukar untuk diprediksi. Untuk transaksi emas tahun ini misalnya, kondisinya berbanding terbalik dengan tahun kemarin. Jika tahun lalu, peningkatan penjualan emas terjadi sebelum Lebaran, maka untuk tahun ini, lonjakan transaksi emas mulai terjadi.
Hasan, pemilik Toko Emas Utama di Pasar Besar Malang ini mengungkapkan, penjualan emas di tokonya meningkat sejak H +4 Lebaran atau tepatnya Kamis (24/9) lalu.
Transaksinya sendiri banyak didominasi pembelian oleh para pengunjung. Artinya saat ini masyarakat sedang berbondong-bondong memborong emas seusai merayakan Lebaran. “Langsung banyak pembeli waktu pertama kali buka. Kalau …

Pariwisata, Sorotan »

[29 Sep 2009 | 2 Comments | ]
Polisi Pariwisata Harus Ramah dan Rajin Belajar

Kenyamanan puluhan ribu wisatawan yang membanjiri Kota Batu selama liburan Lebaran baru lalu, tak lepas dari peran Unit Polisi Pariwisata Polres Batu. Membekali diri dengan kemampuan berbahasa asing dan rutin berlatih keramahan, anggota Polisi Pariwisata bertugas bagaikan guide.

Kota Malang »

[29 Sep 2009 | 3 Comments | ]
SAP Tak Sinkron dengan Kepmendagri No 13, Pemkot Dapat Catatan BPK

Sistem Akuntansi Pemerintah (SAP) dengan keputusan Mendagri No. 13 banyak yang tidak sinkron antar keduanya. Akibatnya, pemerintah daerah dibuat pusing dengan dua aturan yang harus dipenuhi semuanya.
Karena tidak sinkron, Pemkot Malang mendapat imbasnya. Pada laporan BPK semester pertama tahun ini, Pemkot Malang harus mendapatkan catatan yang cukup mengejutkan dari BPK, karena salah penerapan SAP yang digunakan BPK. Padahal, Pemkot Malang melaksanakan aturan keputusan Mendagri.

Kabupaten Malang »

[29 Sep 2009 | 5 Comments | ]
Perolehan Toilet Wendit Diisukan Bocor

Isu miring sepertinya terus berhembus ke pengelola Wendit Water Park (WWP) di Kecamatan Pakis. Berdasarkan informasi yang diterima Malang Post, kali ini giliran pengelolaan uang perolehan dari pemanfaatan toilet yang diisukan mengalami kebocoran. Pasalnya, dari sejumlah uang yang diperoleh dari pengunjung dan dimasukkan kotak toilet tidak dalam posisi kotaknya terkunci.
Kondisi itulah, yang memang sempat ditemukan di lapangan. Hanya saja, tidak terkuncinya kotak perolehan uang dari toilet, sebelumnya memang sudah ada kesepakatan untuk ‘keperluan kecil’ dari penjaga.

Kabupaten Malang »

[29 Sep 2009 | 4 Comments | ]
PNS Pembolos Terancam Dipecat

Inspeksi absensi yang dilakukan Inspektorat Kabupaten 24 Agustus lalu ternyata benar-benar serius. Satu PNS yang terdata ikut mangkir dari 78 PNS, terancam untuk dipecat sebagai PNS di lingkungan Pemkab Malang. Senin (28/9) kemarin Inspektorat mulai menyiapkan pemanggilan 78 PNS untuk dilakukan BAP. Proses tersebut dilakukan untuk memberikan sanksi yang tepat atas tindakan mangkir mereka pada hari pertama aktif setelah libur lebaran.
Dari inspeksi sebelumnya tercatat 78 PNS yang tidak hadir absen di SKPD masing-masing, 8 diantaranya tidak hadir tanpa ada keterangan sementara 1 diantara 8 tersebut telah tidak masuk bekerja kurang …

Kota Batu »

[29 Sep 2009 | 3 Comments | ]
Pemkot Batu Segera Bangun Rest Area

Pemkot Batu dipastikan segera menambah fasilitas penunjang untuk wisatawan. Ini menyusul meningkatnya kunjungan wisata di Kota Batu selama setahun terakhir.
“Ada beberapa fasilitas yang segera ditambahkan. Fasilitas-fasilitas itu masuk skala prioritas. Tujuannya untuk semakin meningkatkan kunjungan wisata di Kota Wisata Batu,” papar Wali Kota Eddy Rumpoko, kemarin.
Salah satu fasilitas penunjang pariwisata yang segera dibangun yakni rest area atau tempat peristirahatan wisatawan. Dengan adanya rest area, semakin memudahkan dan memberi kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Batu.

Kota Batu »

[29 Sep 2009 | 3 Comments | ]
Berkat Lebaran, Penjual Oleh-oleh Khas Batu Tangguk Untung

MENINGKATNYA kunjungan wisatawan saat liburan Lebaran baru lalu sangat berdampak pada pedagang oleh-oleh khas Kota Batu. Keuntungan para pedagang oleh-oleh, terutama makanan dan minuman melonjak secara drastis.
Pemilik Manunggal Oleh-Oleh, Abdul Rohman mengungkapkan, selama liburan Lebaran, pendapatannya naik rata-rata sekitar Rp 1,6 juta. Sedangkan pada hari-hari biasanya, dalam sehari ia mendapat keuntungan sekitar Rp 500 ribu.
“Umumnya yang dicari itu berupa makanan khas Batu, seperti keripik kentang, nangka dan keripik buah-buahan,” terangnya