Home » Kota Malang

Jumat Puncak Arus Mudik

19 September 2009 One Comment

Puncak arus mudik di Kota Malang diprediksi terjadi hari ini. Perkiraan itu diluncurkan karena hari-hari sebelumnya arus mudik di Terminal Arjosari dan Stasiun Kota Baru masih didominasi arus datang. Sebaliknya, arus pergi masih sangat fluktuatif alias naik turun.

Agus Rustandi -kabid pengendalian angkutan Terminal Arjosari- membeberkan, prediksi puncak arus mudik tersebut didasarkan pengalaman tahun lalu. Yakni puncak arus mudik terjadi pada H-3 -dengan asumsi Lebaran masih dipatok 21 September, bukan 20 September seperti yang gencar disuarakan. “Puncak arus mudik kemungkinan besar memang terjadi di H-3. Sekarang (kemarin), masih H-4 dan cukup normal,” ujar dia.

Berdasarkan data Terminal Arjosari, hingga kemarin arus kedatangan masih mendominasi. Untuk AKAP (antar-kota antar-provinsi), misalnya, arus kedatangan mencapai 1.500 penumpang atau naik sekitar 10 persen dibandingkan hari-hari biasa. Sedangkan arus keberangkatan baru 900 penumpang. Meski begitu, sejak 16 September lalu, total keluar masuk penumpang mencapai 27 ribu orang. Angka itu total penumpang dari AKAP serta AKDP (antar-kota dalam provinsi) kelas ekonomi dan nonekonomi alias patas. “Dari 27 ribu itu, arus datang 13.600 orang dan arus berangkat 12.900-an penumpang,” ungkap Agus.

Karena hari ini diprediksi menjadi puncak arus mudik, jumlah penumpang datang dan berangkat makin banyak. Karena itu, Terminal Arjosari siap mem-back up dengan armada tambahan. Untuk AKAP, misalnya, dicadangkan 28 unit bus. Sedangkan 96 unit lainnya beroperasi rutin. Untuk AKDP, standby 275 unit dengan 60 bus cadangan. “Cadangan bus di tiga terminal mencapai 108 unit. Tapi, untuk Terminal Landungsari dan Gadang tidak ada AKAP maupun AKDP. Hanya bus biasa,” terang Agus yang menyebut bahwa di Gadang siap 183 unit bus dan Landungsari siap 77 bus.

Sementara itu, dari Stasiun Kota Baru dilaporkan hingga kemarin arus mudik makin padat. Hanya, manajemen Stasiun Kota Baru menyebut kondisi itu juga belum mencapai puncak. Dari rekap data penumpang kereta api, total jumlah penumpang yang menggunakan jasa moda angkutan kereta api per 17 September kemarin mencapai 5.080 orang. Dari angka itu, penumpang KA ekonomi jarak pendek atau lokalan paling mendominasi, yakni sebanyak 2.015 orang dengan tujuan Blitar. Sedangkan KA ekonomi jarak pendek dengan tujuan Surabaya mencapai 773 penumpang. Menyusul KA ekonomi jarak jauh sebanyak 1.126 penumpang dan KA Matarmaja 727 penumpang. “KA Gajayana malah sedikit. Hanya 41 penumpang berangkat dari Malang. Sebaliknya arus datang dari Jakarta penuh,” ujar Waka Stasiun Kota Baru M. Irfan Karsidi.

Padahal, kata Irfan, KA Lebaran Gajayana terbaru telah disiapkan dengan delapan rangkaian kereta. KA Lebaran itu dijadwalkan berangkat pukul 14.30. Sedangkan KA Gajayana reguler berangkat pukul 16.25. “Lonjakan penumpang tampaknya akan terjadi besok (hari ini),” tandas mantan kepala Stasiun Singosari itu. (nen/yn/radarmalang)

Keywords: , , ,

One Comment »

  • software.um.ac.id said:

    Karena anggapan Jum’at hari baik untuk pulang, tapi jangan sampai jadi hari baik untuk berpulang =)

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.