Berkedok Pengobatan Tradisional, Kakek-kakek Cabuli 50 Wanita
Amin bin Kakadi, kakek berusia 50 tahun dengan dua istri yang tinggal di Desa Peh Wetan, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, harus berurusan dengan aparat kepolisian. Dia diduga mencabuli lebih dari 50 wanita dengan kedok pengobatan tradisional.
Terungkapnya pencabulan yang dilakukan tersangka bermula dari adanya laporan NS (46), warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, salah satu korban terkait penyakitnya yang tak kunjung sembuh setelah tiga kali menjalani pengobatan. Dari laporan tersebut, petugas melakukan penggrebekan dan mendapati adanya praktik perdukunan palsu.
“Tersangka kami amankan kemarin sore dari rumahnya. Saat petugas datang, dia sedang praktik pengobatan terhadap 2 orang yang selanjutnya juga kami amankan untuk dijadikan saksi,” jelas Kasubbag Reskrim Polwil Kediri Kompol.Andris Wewengkang dalam gelar perkara di Mapolwil, Senin (14/9).
Selain mengamankan tersangka dan 2 saksi korban, petugas juga turut membawa sejumlah alat bukti. Antara lain sepasang tombak dan payung yang diakui tersangka sebagai barang keramat, serta perabotan perdukunan seperti garam, gula, minyak wangi dalam kemasan botol, serta perabotan pendukung lainnya.
“Setelah kami dalami dalam pemeriksaan, piranti tersebut ternyata bukan keramat. Seluruh piranti tersebut didapatkan tersangka dari pasar loak di belakang Pasar Setonobetek Kediri dengan harga 50 sampai 100 ribu,” papar Andris.
Dalam menjalankan praktik perdukunan palsunya tersangka menggunakan sebuah tongkat berkepala naga, yang ditempelkannya pada bagian tubuh korban sesuai keluhan yang disampaikan. Dengan berpura-pura menghisap, tersangka lantas menunjukkan sejumlah barang aneh yang keluar dari tubuh korban. Tak jarang dalam menjalankan praktiknya, tersangka juga meraba bagian tubuh korbannya dengan dalih pemijatan. (ark/surabayapost)
Keywords: kediri, penipuan- Berita Lainnya :
- Banjir Mengancam 22 Desa di Kabupaten
- Pemprov Alokasikan Kredit Mikro Rp 196 Triliun
- Pemkab Jual Sumber Air ke PDAM Pasuruan
- Pemprop Bakal Membentuk 8 Ribu Kopwan
- Pemkab Alokasikan 400 Juta untuk POR-SD Se-Jatim
- Kawasan Tretes tak Peduli Ramadhan demi Mengejar Lebaran
- Tirukan Suara Kapolresta, Menipu Lewat Telepon

















haduh…..bahaya, masyarakat harus lebih berhati-hati jangan mudah percaya.
Leave your response!