Home » Kota Malang

60 Gepeng Terjaring Razia

29 Agustus 2009 One Comment

Jajaran Polresta Malang bekerjasama dengan Satpol PP kian intensif melakukan operasi rutin untuk menggaruk gepeng, anjal, judi dan preman. Dalam operasi yang dilakukan Jumat (28/8) kemarin, berhasil menertibkan 60 gepeng, preman dan anak jalanan. Operasi ini dilakukan di Kawasan Tertib Lalu lintas (KTL).

Setelah ditangkap, puluhan gepeng, anjal dan preman ini langsung dibawa ke Kantor Satpol PP. Di tempat ini mereka didata untuk selanjutnya dibawa ke penampungan. “Kita serahkan ke satpol untuk dibina,” kata Kasat Samapta Polresta Malang AKP Susanto usai menertibkan puluhan gepeng.

Menurut AKP Susanto, operasi ini akan dilakukan terus menjelang Lebaran bersama petugas terkait. Apalagi dari hasil pantauan di lapangan, pihaknya mensinyalir puluhan gepeng yang tersebar di Kota Malang ini sangat terorganisir.

Tak heran saat melakukan operasi di lapangan petugas seringkali kucing-kucingan dengan gepeng. Dicontohkannya saat melakukan operasi di kawasan alun-alun Kota malang. Begitu mereka diciduk, gepeng di lokasi lain tiba-tiba sudah bersih. “Begitu yang di alun-alun ditertibkan, yang di jalan Ahmad Yani sudah tidak ada. Ini menunjukkan kalau mereka ini terorganisir,” kata AKP Susanto.

Puluhan gepeng dan anjal ini diduga didrop dari Pasuruan, Kediri dan kawasan kabupaten Malang bagian selatan. Tak sedikit dari yang tertangkap ini sebelumnya sudah diciduk petugas. Namun setelah keluar, mereka beroperasi lagi.

Siti Romlah, Gepeng asal Jl. Putra Yudha I Kecamatan Sukun ini mengaku sebelumnya sudah pernah ditangkap petugas. Setelah diberi pengarahan dan diperbolehkan pulang, Siti yang membawa ketiga anaknya untuk mengemis ini mangkal kembali di kawasan alun-alun.

Ironisnya, Romlah yang mengaku pendapatannya perhari sekitar Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu ini mangkal diantarkan suaminya. Setiap pagi, dia bersama ketiga anaknya diantarkan suaminya menggunakan becak ke alun-alun. Sore, dijemput suami. “Tapi saya tidak tiap hari mangkal. Cuma hari Jumat saja. Hari-hari biasanya saya jadi tukang cuci,” katanya.
(dan/surabayapost)

Keywords: , , , , ,

One Comment »

  • iwan said:

    Pemerintah kota malang seharusnya memberi tempat rehabilitasi bagi gepeng yang tejaring dalam operasi rutin yang di lakukan oleh sejumlah satpol PP kota malang. Mohon dengan sangat dukungan media untuk membantu para anjal, gepeng dan pengemis, Terima kasih.

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.