Home » Kota Batu

Gazebo Area Bebas Rokok Dianggarkan Rp 400 Juta

27 Agustus 2009 No Comment

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu memastikan pembangunan 7 gazebo area bebas rokok selesai akhir Desember 2009. Pembangunan gazebo ini diperkirakan akan menghabiskan anggaran Rp 400 juta. Rencananya bangunan itu dibuat secara permanen, tidak seperti gazebo yang dibuat sebelumnya yang terbuat dari kayu.

Kepala Dinkes Kota Batu, Wiwiek Sukeisih menuturkan, pembangunan gazebo area bebas merokok yang dibuat kali ini belajar dari gazebo yang sudah ada sebelumnya. Di gazebo lama yang terbuat dari kayu, bangunan mudah lapuk dan digerogoti rayap.

”Area bebas rokok yang baru dibangun nanti itu terbuat dari bangunan permanen, selain lebih kuat juga karena dari sisi perawatan lebih mudah dan juga bagus. Dengan begitu gazebo area bebas rokok ini akan lebih memberikan kenyamanan bagi para perokok,” katanya, Rabu (26/8).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, Wiwik Sukesih

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, Wiwik Sukesih

Rencananya 7 titik yang akan didirikan gazebo area bebas merokok itu yakni di pasar, terminal, samsat, Puskesmas Bumiaji, Puskesmas Batu, dan Pemkot Batu. Pembangunan disetiap titik diperkirakan menggunakan anggaran tidak lebih dari Rp 50 juta.

Artinya, sambung Wiwiek, anggaran pembangunan area bebas rokok ini meningkat dibanding sebelumnya. Pembangunan area bebas rokok pada 2008 lalu missal, disediakan dana Rp 20 juta. Namun konstruksinya terbuat dari kayu, sehingga belum lebih dari setahun sudah keropos dan rusak akibat dimakan rayap.

”Belajar dari itulah kita menaikkan anggaran untuk membuat bangunan permanen, sehingga tidak ada alas an bahwa bangunan yang baru ini akan habis atau keropos dimakan rayap,” tuturnya.
Anggaran pembangunan gazebo bebas rokok ini diambilkan dari dana bagi hasil cukai yang diterima Pemkot lebih dari Rp 5 miliar dari Pemprop Jatim. Salah satu peruntukkannya adalah dibidang kesehatan dengan membangun gazebo bebas merokok.

Namun pada tahun lalu juga dibuat beberapa gazebo yang berbahan dari kayu dengan anggaran sekitar Rp 20 juta. Dibangun pada akhir Desember 2008 namun pada pertengahan Juni lalu sudah keropos dimakan rayap. Diduga ada kesalahan bestek dalam pembangunan area bebas rokok yang ada di Dinas Pendidikan itu.
(ned/surabayapagi)

Keywords: , ,

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar