Home » Kota Malang

Kota Malang Mewakili Indonesia sebagai Duta Kebersihan Asean

23 Agustus 2009 No Comment

Bekal piala adipura yang diraih Kota Malang beberapa waktu lalu, membawa Kota Malang ditunjuk sebagai wakil Indonesia dalam seleksi lomba kebersihan dan keteduhan tingkat Asean. Kota Malang akan ditunjuk pemerintah pusat sebagai kota yang mengikuti seleksi dalam penilaian green land. Karena pada penilaian adipura lalu, Kota Malang meraih adipura taman kota tingkat nasional. Taman Alun-Alun Tugu menjadi taman kota terbaik.

“Ini menjadi kesempatan yang baik bagi Kota Malang untuk berprestasi di tingkat internasional, apalagi dibidang kebersihan dan permananan. Minimal kebersihan dan keindahan Kota Malang sudah diakui tingkat nasional dan internasional,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang, Wasto.

Diakui mantan staf ahli bidang hukum dan pemerintahan Kota Malang itu, keberhasilan Kota Malang dalam meraih adipura menjadi pintu masuk bagi Kota Malang untuk ditunjuk sebagai kota yang mewakili Indonesia dalam seleksi tingkat Asean.

Selain Taman Alun-Alun yang mendapat penilaian terbaik, Pasar Oro-Oro Dowo juga mendapatkan penilain yang baik pula. Keduanya pun mendapatkan piala adipura. Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dimiliki Kota Malang, juga menjadi salah satu penilaian mengapa Kota Malang ditunjuk ditingkat Asean.
Dari hasil penelitian Bappeda Kota Malang terakhir, RTH di Kota Malang mencapai 17 persen. RTH disumbangkan dari hutan-hutan kota yang berhasil dihijaukan DKP antara lain, Hutan Kota Malabar, Velodrom dan beberapa hutan kota lainnya.

“Standarnya RTH di kota mencapai 20 persen. Tapi, pencapaian 17 persen sudah cukup baik dibandingkan dengan daerah lainnya. Rencananya, bulan depan sudah akan dilakukan penilaian seleksi di Kota Malang,” ungkapnya.

Ditambahkannya, secara bertahap Pemkot Malang akan terus menambah RTH hingga 20 persen dalam 20 tahun ke depan. Tiga persen yang kurang akan ditambah selama 20 tahun. Setiap lima tahun akan ada penambahan satu persen RTH yang akan dibuka Pemkot Malang. “Kami juga akan mendorong kawasan perumahan baru, agar membangun jalan menggunakan paving. Karena jalan paving dianggap sebagai RTH. Pasalnya, paving dapat menyerap air ke dalam tanah,” pungkasnya. (aim/mar/malangpost)

Keywords: , , , , , ,

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar