Sidang Gugatan SMK Swasta Diwarnai Pengambilan Foto
Kasus Penerimaan Siswa Baru (PSB) Kota Malang yang digugat sejumlah Kepala SMK swasta kemarin memasuki agenda sidang perdana. Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang itu dihadiri ratusan guru.
Namun, suasana sidang kemarin berlangsung tegang karena ada petugas dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang yang mengambil foto mereka satu persatu.
“Terus terang saja kami dari swasta diintimidasi oleh pihak Disdik Kota Malang, salah satunya dengan cara seperti ini. Mengambil foto kami,†ungkap salah satu guru yang enggan dikorankan namanya.
Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdik Kota Malang, Drs Sugiharto menegaskan pihaknya tidak pernah mengintimidasi para guru. Disdik beralasan hanya ingin mengetahui siapa saja yang terlibat dalam aksi ini. Karena itulah ada yang mengambil foto para guru ini ketika di lokasi PN kemarin. Sementara Kepala Disdik Dr HM Shofwan SH Msi tak nampak di lokasi sidang.
Sementara itu pada sidang pertama kemarin dipimpin Majelis Hakim I Wayan Juliasa, dengan anggota Yulia dan Astuti. Dari pihak tergugat yaitu Disdik Kota Malang dan seluruh Kepala SMK Negeri kecuali SMKN 8 dan SMKN 9 diwakili kuasa hukumnya yaitu M Mochtar, sementara dari pihak penggugat yaitu SMK Swasta Kota Malang diwakili Rudy Santoso.
Agenda sidang pertama kemarin adalah proses mediasi yang dimediatori Hakim Johanes. Hasilnya belum ada titik temu antara ke dua belah pihak, sehingga sidang rencananya akan dilanjutkan kembali pada 25 Agustus mendatang. Agenda sidang ke dua akan menghadirkan Kepala Disdik M Shofwan dan para kepala SMK negeri sebagai tergugat dan kepala SMK swasta sebagai penggugat.
Koordinator MKKS SMK swasta, HM John Nadha Firmana menuturkan dalam proses mediasi kemarin pihak swasta bersedia mencabut gugatan dengan syarat sekolah swasta dilibatkan pada proses PSB tahun mendatang.
“Belum ada kesepakatan pada mediasi pertama, syarat yang kami ajukan ditolak. Bagi kami kuasa hukum Disdik sangat arogan dengan alasannya tidak mau menerima syarat dari kami,†ucap John. (oci/eno/malangpost)
Keywords: pendaftaran SMK, pengadilan, PSB, sekolah swasta, sidang















Tidak ada Komentar »
Belum ada komentar.
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik
Tinggalkan komentar