Dji Sam Soe Gold Bidik Perokok Muda
Meski berhasil menjadi King of Kretek di Indonesia, bukan berarti Dji Sam Soe duduk tenang menikmati kesuksesannya itu. Produk pertama PT HM Sampoerna Tbk ini terus berinovasi dengan meluncurkan varian terbaru hasil pengembangan produk Dji Sam Soe yang menawarkan kenikmatan sempurna sejak 1913, Dji Sam Soe Gold.
Manager PR PT HM Sampoerna Tbk, Yudy Rizard Hakim menjelaskan, nama Dji Sam Soe telah melegenda di benak perokok Indonesia sejak tahun 1913. Agar tetap menjadi yang terdepan dan memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang, Dji Sam Soe meluncurkan varian terbarunya Dji Sam Soe Gold.

(foto:Sandy Wijaya)
‘’Inovasi harus terus kami lakukan meski Dji Sam Soe merupakan produk legendaris dari PT HM Sampoerna Tbk. Salah satunya adalah dengan meluncurkan varian baru bernama Dji Sam Soe Gold pada awal bulan Juli lalu,’’ ungkap Yudy pada Malang Post, kemarin siang.
Produk ini merupakan varian ketujuh dari Dji Sam Soe. Yudy melanjutkan, Dji Sam Soe Gold diracik secara khusus dan sesuai dengan resep orisinal Fatsal 5 namun dengan kandungan tar dan nikotin yang lebih rendah. Yakni kadar tar 32 mg dan nikotin 2.0 mg. Tak heran jika produk ini memiliki karakter dan keunggulan yang tidak kalah dengan pendahulunya, namun tetap mempertahankan cita rasa dan kualitas khas Dji Sam Soe.
‘’Varian terbaru ini diracik sesuai dengan resep orisinal Fatsal 5 yang dikembangkan oleh tim research kami. Dengan peracikan khusus dan kandungan tar dan nikotin yang lebih rendah, Dji Sam Soe Gold menawarkan tarikan yang lebih halus. Namun tetap mengedepankan karakter khas dan keunggulan dari Dji Sam Soe,’’ sambung pria berkacamata ini.
Selain kadar tar dan nikotin yang berbeda dengan generasi pendahulunya, bentuk fisik Dji Sam Soe Gold juga berubah. Jika selama ini fisik produk sigaret tangan Dji Sam Soe dikenal dengan bentuk conical (kerucut), untuk Dji Sam Soe Gold diubah menjadi bentuk cylindrical (silinder).
Yudy menambahkan, yang membuat produk ini kian istimewa adalah bungkusnya yang menggunakan sistem bukaan flavor seal. Sistem bukaan flavor seal ini membuat cita rasa dan kesegaran aroma tetap terjaga serta memperlihatkan kesan modern dan dinamis.
Dengan tarikan yang lebih halus serta desain packing yang modern dan dinamis, produk baru andalan dari Dji Sam Soe ini membidik perokok muda dewasa usia 25-34 tahun. Yudy sendiri mengaku jika Sampoerna tidak menarget penjualan atas produk anyar ini mengingat perusahaannya tersebut adalah market driven company.
‘’Berapapun yang diminta pasar tentunya akan kami penuhi karena kami adalah market driven company. Now, we’ll see what happens next,’’ pungkasnya. (nda/avi/malangpost)
Keywords: rokok, sampoerna- Berita Lainnya :
- Kisah 'Kiamat' 2012 Difilmkan, Raup Penghasilan Rp 2 Triliun
- Developmentalisme itu Bohong Besar
- Harga Tiket Penerbangan Ke Padang Bingungkan Pengusaha Travel
- Hari Minggu Diprediksi Puncak Arus Balik
- Tiket Lebaran Pesawat Surabaya-Balikpapan Habis
- Potongan Tiket KA untuk Pelajar dan Mahasiswa Dihapus seputar Lebaran
- RUU Pemerintah Desa Harus Segerah Disahkan

















Leave your response!