Home » Archive

Arsip selama 10 Juli 2009

Kota Malang »

[10 Jul 2009 | No Comment | ]
Registrasi Mahasiswa Baru UM Langsung Disambut Aktivis UKM

Hari ini adalah hari terakhir registrasi atau daftar ulang bagi mahasiswa baru yang diterima di jalur Mandiri I Universitas Negeri Malang (UM). 1068 Calon Mahasiswa Baru (Camaba) Program Sarjana dan Diploma dinyatakan diterima melalui jalur seleksi Mandiri I dan Diploma Reguler yang diumumkan pada 6 Juli lalu.
Menariknya, selain melakukan daftar ulang, mahasiswa juga bisa mulai memilih jenis aktivitas mahasiswa apa yang akan diikuti selama menjadi mahasiswa UM. Karena para aktivis organisasi dan UKM khusus membuka stand di depan lokasi daftar ulang di depan Gedung Sasana Budaya UM kemarin.

Pendidikan, Sorotan »

[10 Jul 2009 | No Comment | ]
Kursi Kosong SMA Negeri ‘Dihargai’ Rp 3 Juta, Diknas Bantah Jual Beli

Siswa yang tak bisa masuk ke SMAN masih mempunyai kesempatan melalui kursi kosong. Namun, salah satu syarat untuk mengisi kursi kosong ini harus mempunyai prestasi akademik maupun non-akademik yang bagus. Bahkan, biaya mengisi kursi ini sudah dipatok antara Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.

Pendidikan, Utama »

[10 Jul 2009 | No Comment | ]
Hasil PSB Online SMP Diumumkan Pagi Ini

SMP swasta di Kota Malang masih bisa bernafas lega. Karena tidak semua lulusan SD di Kota Malang tertampung di SMPN. Setidaknya itu terlihat dari jumlah siswa yang terlempar dalam PSB Online SMPN hari terakhir kemarin sebanyak 2.920 siswa.
Meski tidak tertampung di negeri, mereka dipastikan akan melanjutkan sekolah di SMP. Sebab, mereka masih masuk dalam program wajib belajar (wajar) sembilan tahun. Karena jalur masuk negeri sudah tidak ada, maka SMP swasta akan jadi jujugan.
Selain angka 2.920 itu, SMP swasta dipastikan juga telah mendapat siswa lulusan SD yang memang telah memutuskan tidak …

Pendidikan, Sorotan »

[10 Jul 2009 | No Comment | ]
Menagih Realisasi Pendidikan Gratis, Minimal untuk Tingkat SD

Komisi D DPRD Kota Malang mendesak dinas pendidikan untuk melaksanakan amanat pendidikan gratis. Jika tak mampu untuk SMP, minimal aturan nol rupiah itu diterapkan untuk tingkat SD. Jika kekurangan BOS (bantuan operasional sekolah), dewan akan meminta pemkot menganggarkan dana pendamping lewat PAK

Pendidikan »

[10 Jul 2009 | No Comment | ]
SMPN 8 Buka Kelas SSN Plus

Tahun ini SMPN 8 Malang kembali menyelenggarakan program Sekolah Standar Nasional (SSN) Plus. Program SSN Plus SMPN 8 Malang ini sudah memasuki angkatan ke tiga. Menurut Kepala SMPN 8, Drs Gunarso, ada satu kelas khusus yang rencananya akan dibuka untuk program SSN plus ini.
“Kami hanya membuka satu kelas saja, dan penerimaanya dilakukan setelah PSB online selesai,” ungkapnya.
Konsep penyelenggaraan program SSN Plus ini hampir sama dengan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Dimana pembelajaran untuk beberapa mata pelajaran tertentu dilakukan dengan pengantar Bahasa Inggris.

Kota Malang »

[10 Jul 2009 | No Comment | ]
SMA Swasta Dukung Gugatan MKKS SMK

Rencana Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK swasta untuk menggugat SMK negeri mendapat sambutan dari Ketua MKKS SMA Swasta.
Ketua MKKS SMA swasta, Ridwan Joharmawan siap bertemu dan berdialog dengan MKKS SMK terkait hal itu. ‘’Besok (hari ini, Red) kalau kami bisa bertemu, akan kami coba membahasnya, termasuk bagaimana sikap kami dengan hal itu,’’ ungkap Ridwan.
Dosen Universitas Negeri Malang (UM) yang juga Kepala SMA Laborarotium UM ini menuturkan, dari pertemuan itu diharapkan ada kejelasan apa sebenarnya materi gugatan yang diajukan MKKS SMK.

Kota Malang »

[10 Jul 2009 | No Comment | ]
Pagu Kosong Terjadi di Sembilan SMA Negeri

Penerimaan Siswa Baru (PSB) SMA Negeri sudah berakhir. Namun masih ada 148 pagu SMA Negeri di Kota Malang yang kosong. Terbanyak di SMAN 6 Malang mencapai 39 orang. Pagu kosong ini disebabkan banyak siswa yang tidak mendaftar ulang. Alasannya pun bermacam-macam, ada yang karena diterima di SMK Negeri, dan ada pula yang karena salah pilih sekolah.
“Mungkin saja karena sudah diterima di SMK Negeri sehingga tidak mendaftar ulang di SMA,” ungkap Kepala SMAN 1, Drs HM Shulton M.Pd kepada Malang Post. Di SMAN I Malang pun juga masih ada pagu …

Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Malang, Malang Raya »

[10 Jul 2009 | No Comment | ]
Tingkat Golput Pilpres Stabil Di Kisaran 30 Persen

Angka golput di Malang Raya dalam pilpres diperkirakan hampir sama dengan pileg 9 Juli lalu. Besarnya, di Kota Malang mencapai 30 persen, Kabupaten Malang sekitar 30 persen, dan Kota Batu 21 persen.
Di Kota Malang, angka 30 persen itu berasal dari total pemilih yang ada dalam DPT (daftar pemilih tetap). DPT pilpres ditetapkan sejumlah 590.021 orang. “Kami hitung secara kasar, partisipasi masyarakat 70 persen. Berarti golputnya 30 persen. Nyaris sama dengan pileg,” kata Alim Mustofa, anggota KPU Kota Malang divisi pemilih, kemarin.