BAT Selaku Pemilik Bentoel Sowan ke Pemkot
Babak baru dari rangkaian proses jual beli saham PT Bentoel Internasional Investama Tbk, dari Grup Rajawali ke British American Tobacco plc (BAT), terus berlangsung.
Terutama menyangkut memperkenalkan BAT di daerah tempat perusahaan rokok Bentoel beroperasi. Termasuk mensupport adanya pergantian kepemilikan tersebut.
Salah satunya di wilayah Kota Malang. Karena di kota pendidikan ini, Bentoel memiliki pabrik yang cukup banyak. Termasuk keterlibatan ribuan karyawan yang notabene adalah warga Kota Malang.

Corporate Secretary Bentoel, Satrija Budi Wibawa
Belum lagi, BAT sebagai pemilik baru Bentoel, harus memperkenalkan diri di tempat Arema, hidup dan besar. Terlebih-lebih disaat Arema sedang dalam persiapan menghadapi Indonesia Super League (ISL) musim 2009-2010.
Kemarin siang, perwakilan Bentoel mendatangi Balai Kota Malang bersama perwakilan BAT. Tujuannya bertemu Wali Kota Malang, Peni Suparto, yang juga ebese arek Malang.
‘’Kedatangan Bentoel ke pemkot adalah suatu tindakan yang wajar. Mengingat perusahaan mereka berada di wilayah Kota Malang. Tentunya mereka ingin silahturahmi kepada pemkot, sekaligus (BAT) memperkenalkan diri sebagai pemilik baru,’’ ungkap Humas Pemkot, Drs Subkhan pada Malang Post, kemarin.
Corporate Secretary Bentoel, Satrija Budi Wibawa yang mewakili Bentoel mengaku kedatangannya kali ini memang untuk memperkenalkan BAT sebagai pemilik Bentoel yang baru kepada Pemkot Malang. Ia datang ke gedung Balai Kota Malang bersama seorang pria yang diakuinya adalah perwakilan dari BAT.
‘’Kedatangan kami ini untuk memperkenalkan pemilik baru kepada Pemkot Malang. Saya ke sini bersama perwakilan dari BAT,’’ kata SBW saat ditemui Malang Post.
Berdasarkan informasi di lapangan, rencananya SBW dan perwakilan BAT akan ditemui langsung oleh Peni Suparto. Tetapi karena wali kota belum datang, mereka ditemui beberapa pejabat Pemkot Malang, termasuk Sekkota Bambang Dh Suyono.
Menurut Bambang, Bentoel bersama perwakilan BAT mendatangi Pemkot Malang setelah mendatangi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya, Malang. Karena tidak berhasil menemui wali kota, keduanya akhirnya dipertemukan dengan Inep di rumah dinasnya, Jl Ijen.
‘’Setelah dari Kantor Cukai, mereka memang mau bertemu pemkot. Tetapi karena Pak Wali sedang berada di rumah dinas, mereka ditemukan dengan Pak Wali di rumah dinasnya,’’ kata Bambang.
Paling tidak, dengan mulai memperkenalkan diri ke Pemkot, BAT sudah benar-benar masuk ke wilayah Kota Malang. Bisa jadi BAT juga akan melihat potensi yang dimiliki Arema. Apalagi, Bentoel selama ini menjadi sponsor utama Arema di ISL.
Pembina Yayasan PS Arema, Darjoto Setiawan sendiri sempat menyebut, kelanjutan Bentoel memberikan sponsor kepada Arema, akan diputuskan oleh BAT sebagai pemilik Bentoel yang baru.
‘’Nantinya tugas Yayasan adalah meyakinkan pemilik (BAT, Red.) agar Bentoel tetap bisa menjadi sponsor Arema. Karena selama ini Bentoel selalu mengucurkan dana untuk operasional tim,’’ tegas Darjoto, beberapa waktu lalu. (nda/avi/malangpost)
Keywords: BAT, Bentoel- Berita Lainnya :
- Bongkaran Gedung Dewan Ditawar Rp 306 Juta
- Salah Satu Korban Kecelakaan Sukhoi Superjet 100 Warga Jalan Lahor
- Ruwetnya Penataan Reklame di Kota Malang
- Reklame Semrawut Kurangi Keindahan Kota
- Perbanyak Peta Wisata Malang untuk Turis Asing
- Klub Motor-Backpacker Siap Ngecat dan Nyapu di Kayutangan
- Pemkot Kirim Data Pegawai Honorer ke BKN















Leave your response!