Pengembangan Wisata Pantai Terhambat Kepemilikan Lahan
Kabupaten Malang memang kaya pantai yang indah. Namun, semua itu belum bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh Pemkab Malang sebagai daya tarik wisata. Pasalnya, sebagian besar wilayah pantai merupakan milik Perhutani. Begitu ada investor yang berminat, mereka terhambat aturan.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Malang Purnadi, hampir semua wilayah pantai di kabupaten milik Perhutani. Kondisi tersebut membuat pemkab kesulitan mempromosikan objek wisata. Terutama menawarkan pengembangan objek wisata kepada para investor.
Purnadi menyebut Pantai Kondangmerak sebagai salah satu pantai yang punya potensi besar. Namun, pantai di wilayah Kecamatan Bantur itu tidak terkelola dengan baik. Selain infrastruktur yang rusak, wilayah tersebut milik Perhutani. “Dahulu sudah ada investor yang sudah meneken MoU. Karena kendala aturan, hingga kini masih belum terlaksana,” ujarnya.
MoU (nota kesepahaman) untuk mengelola Kondangmerak dilakukan pada 2001. Saat itu di kawasan tersebut akan dibangun hotel, lahan berburu, dan lapangan golf. Nilai investasinya mencapai Rp 80 miliar ketika itu.
Namun, ruislag tanah dengan Perhutani tidak menemui titik temu. Akibatnya, proyek pengembangan Kondangmerak tidak bisa dilanjutkan. Padahal, pemkab sudah membangun jalan menuju ke lokasi pantai. Bahkan, di pintu masuk pantai sudah dibagun loket.
Kini, jalan yang sudah dibangun pemkab mengalami kerusakan cukup parah. Jika musim hujan tiba, jalan sulit dilalui. Karena itu, selain butuh pengembangan fasilitas, infrastruktur jalan perlu diperbaiki.
Di kabupaten, objek wisata pantai yang sudah dikelola dengan baik adalah Balekambang dan Sendang Biru. Namun, kedua lokasi itu masih membutuhkan investor untuk pengembangan. “Sebenarnya potensi sangat besar. Karena bukan milik kami, jadi kesulitan dalam pengelolaan,” ungkap Purnadi. (bb/yn/radarmalang)
Keywords: Bantur, Kondangmerak, pantai, perhutani- Berita Lainnya :
- Banjir Mengancam 22 Desa di Kabupaten
- Potensi Wisata Pemandian Sumberringin di Tumpang
- 300 Penambang Tak Berijin
- Diusir Pemilik Lahan Sekolahan, 195 siswa SDN Sumberkerto 1 telantar
- Berkat Tukar Guling Pemkab-Perhutani, Aset Tanah Kota Batu Bertambah
- Aspal Runway 17 Bolong, Jadwal Penerbangan Terganggu
- Penderita Tipes dan Influenza di Kabupaten Malang Meningkat


















Leave your response!