Home » Kota Batu, Sorotan

220 Kelinci Ras Berlomba Di Batu

28 Juni 2009 2 Comments

Kusuma Agrowisata Hotel didukung empat masyarakat peternak kelinci Kota Batu, pagi ini pukul 08.00 WIB, menggelar Batu Rabbit Contest se Malang Raya 2009 dan Bazar Bibit Kelinci Unggulan di Areal Air Softgun Kusuma Agrowisata Hotel.

“Kalau selama ini didominasi oleh kontes untuk hewan piaraan anjing dan kucing, namun apa yang kami gelar kali ini lain daripada yang lain, yakni untuk hewan kelinci. Ini yang kali pertama, tidak saja untuk di Jatim namun juga di tanah air. Kami ingin menegaskan, bahwa kelinci bukan hanya dikenal sebagai hewan pedaging saja, tetapi juga bisa diperlombakan,” jelas sekretaris panitia, Mahbob Ubaidi, S.Ag, kepada Malang Post kemarin.

Dikatakannya, kontes akan berlangsung hingga Minggu (28/6) besok dan memperlombakan kelas-kelas Bulu Panjang, Bulu Pendek, Giant atau Besar (minimal berat 5,5 kg), Mini (kisaran berat antara 0,8 kg-1,5 kg), LOPP, dan Bebas atau Campuran. Even yang diikuti 220 peserta tersebut dijadwalkan akan dibuka oleh Wali Kota Batu Eddy Rumpoko.

“Lebel even ini adalah se Malang Raya, namun ke-220 peserta datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Jogjakarta, Semarang, Bali, dan beberapa daerah di Jatim. Selain hadiah uang, para juara pertama hingga ketiga di semua kelas juga akan mendapatkan tropi. Terpenting adalah sertifikat kejuaraan untuk semua peserta lomba,” imbuh alumni S1 Fakultas Syariah Unisma Malang itu. Juara pertama hingga ketiga di semua kelas mendapat hadiah uang masing-masing, Rp 500 ribu, Rp 300 ribu, dan Rp 200 ribu

Menurutnya, even yang diperuntukkan bagi kelinci jenis ras atau lomba itu merupakan kerja bareng Flying Rabbit, Globe Rabbit Farm, Asosiasi Peternak - Pedagang Kelinci Kayu Bagus, dan Gapoktan Satwa Jaya Kota Batu itu, juga akan menggelar bazar penjualan khusus bibit kelinci ras dan pedaging.

“Antara kelinci pedaging dan jenis ras atau lomba sangat berbeda. Jenis pedaging merupakan kelinci lokal dan jenis ras adalah kelinci impor. Seperti Dutch, Black Tan, Satin, English Angora dan berharga jual di atas Rp 2 juta. Kelinci ras dan pedaging hasil peternakan di Kota Batu paling unggul di tanah air, sehingga banyak diminati,” imbuh Mahbob kemudian.(nov/lim/malangpost)

Keywords: , ,

2 Comments »

  • rrj said:

    Revitalisasi perkelincian. Thanks.

  • Budiman said:

    Selamat & sukses. Apresiasi untul Malang Raya yg memajukan perkelincian. Thanks.

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.