BSNP Minta Waktu Dua-Tiga Hari
Proses klarifikasi yang dilakukan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA masih berlanjut. Saat ini data kelulusan siswa SMA yang dicurigai keliru sedang diklarifikasi di Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sebagai penyelenggara UN.
‘’BSNP menyambut positif klarifikasi ini, karena melihat riwayat siswa yang tidak lulus sangat bagus jadi mustahil tidak lulus,’’ ungkap Ketua MKKS SMA Kota Malang, Try Suharno.
Seperti diketahui, ada nilai yang muncul diluar standar nilai. Misalnya saja jika per item soal dihargai dengan nilai 2,5 ternyata muncul nilai 1,75.
Keganjilan ini terutama pada mata pelajaran Biologi. Di SMA negeri saja, ada 80-an nilai siswa yang jatuh pada mata uji Biologi. Dan nilainya pun tidak sesuai dengan standar minimal.
Try menuturkan, di BSNP ia diterima dengan baik. Namun karena data yang harus di cek ulang banyak dan cukup jlimet, maka akan ada pemeriksaan ulang berkas kelulusan SMA Kota Malang. Bahkan jika perlu LJK akan dicek di propinsi.
‘’BSNP minta waktu dua sampai tiga hari dan akan memberi tahu hasilnya, semoga usaha kita berhasil,’’ ungkapnya.
Karena masih ruwetnya data kelulusan ini, bisa jadi kondisi ini pula yang mungkin menyebabkan tingginya angka ketidaklulusan di SMA Negeri kota Malang.
SMAN 1 yang biasanya lulus 100 persen, terpaksa harus menyisakan satu siswanya untuk tinggal kelas. Sesuai dengan hasil UN, satu siswa tersebut dianggap gagal karena tidak bisa memenuhi kriteria kelulusan minimal 5,5 tahun ini. Padahal menurut riwayat historisnya, siswa tersebut adalah anak pandai di kelas.
Di SMAN 4, sebelas siswa yang tidak lulus jatuhnya pada mata pelajaran Biologi. Sementara nilai lainnya cukup bagus.
Karena itu ia berharap dukungan dari masyarakat sehingga apa yang tengah diperjuangkan MKKS ini bisa diterima baik dan menghasilkan kabar gembira.
Sebab tidak sedikit siswa yang tidak lulus itu yang sudah diterima di berbagai PTN melalui jalur prestasi. Di SMAN 4 saja yang dipimpin Try Suharno ada empat siswa yang sudah diterima di PTN, sementara di SMAN 3 ada satu yang sudah diterima di Fakultas Kedokteran Hewan Unair.
Terkait jebloknya UN SMA pada mata pelajaran Biologi ini, Guru Biologi yang juga Kepala SMAN 3, Ninik Christiani menuturkan tidak ada yang salah pada soal UN biologi.
Soalnya dipandang cukup mudah, bahkan prediksi yang dituangkan dalam try out bisa terbaca. ‘’Seharusnya anak-anak tidak bermasalah dengan UN, karena soalnya hampir sama dengan prediksi try out kota Malang,’’ ucapnya. (oci/avi/malangpost)
Keywords: BSNP, lulus, MKKS, pengumuman hasil UN 2009, SMK, un 2009, UN-SMK, UNAS 2009- Berita Lainnya :
- Pasar Batu Akik di Jalan Majapahit Tetap Eksis Puluhan Tahun
- Dukung FFI, PHRI Diskon Tarif Hotel 50%
- NUN Jadi Syarat Masuk PTN, Unas Makin Ketat
- Kisah 'Kiamat' 2012 Difilmkan, Raup Penghasilan Rp 2 Triliun
- Deadline nominasi Ujian Nasional, Dinas Kalang kabut
- Dispartabud Pastikan FFI di Batu Digelar 6 Desember
- Diusir Pemilik Lahan Sekolahan, 195 siswa SDN Sumberkerto 1 telantar

















Leave your response!