Home » Berita, Utama

Tunggu UNAS Ulangan, Pengumuman UN 2009 Diundur

10 Juni 2009 15 Comments

Para siswa SMA sepertinya masih harus sabar menunggu pengumuman hasil Ujian Nasional (UN). Pasalnya pengumuman yang rencananya akan dilaksanakan Sabtu (13/6) harus diundur karena adanya UN ulang yang rencananya digelar hari ini. Meski belum ada pengumuman resmi, namun sejumlah sekolah sudah memastikan pengumuman diundur. ‘’Logikanya kalau tanggal 10 baru dilakukan ujian ulang, hasilnya tidak mungkin sudah bisa diumumkan Sabtu. Informasinya baru akan diumumkan pada 15 atau 16 Juni,’’ ungkap Kepala SMAN 4, Drs Try Suharno.

Menurutnya memang belum ada pemberitahuan resmi dari pusat soal mundurnya jadwal pengumuman UN ini. Karena sesuai POS UN pengumuman akan digelar pada 13 Juni. Sekolah pun belum menginformasikan perubahan jadwal ini kepada siswa. Harapannya siswa terus mengikuti perkembangan informasi baik melalui media massa atau lainnya.

UN tahun ini boleh dibilang cukup mendebarkan untuk siswa. Selain karena kasus UN yang diulang di beberapa daerah, sepertinya angka ketidaklulusan tahun ini masih cukup tinggi.

Bahkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Dr HM Shofwan SH Msi hanya berani menargetkan angka kelulusan sebesar 80 persen saja untuk SD hingga SMA. ‘’’Kami yakin apa yang diperoleh Kota Malang itu karena murni, bukan karena tim sukses atau SMS,’’ ungkap Shofwan.

Karena itu, ia pun tidak malu kalau Kota Malang hanya ada di urutan dua dari bawah untuk peringkat UN di Jawa Timur seperti tahun lalu. Karena baginya itu adalah hasil sebuah kejujuran. Karena sebenarnya jika melihat prestasi Kota Malang tidak pernah kalah dengan kota lainnya.

Sementara itu jika berkaca pada fakta try out yang diselenggarakan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, ada 25 persen siswa yang masih rawan.

Dari sebanyak 6.908 peserta UN SMA dan Aliyah negeri swasta, sesuai hasil try out maka ada 1.727 siswa yang diprediksikan bisa tidak lulus UN. Fakta ini diambil dari hasil penilaian try out yang soal-soalnya dibuat oleh tim Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kota Malang.

Hanya saja, biasanya pada pelaksanaan UN hasilnya lebih bagus. Kalau prediksi try out ada 25 persen, biasanya saat UN yang tidak lulus lebih kecil dari angka itu.

‘’Kalau try out itu biasanya siswa kan malas-malasan dan tidak menganggap serius, beda dengan UN. Jadi harapan kami hasilnya jauh lebih baik dari prediksi try out,’’ ungkap Kepala SMAN 1, Drs HM Shulton MPd.

Jika membandingkan soal UN dan soal try out, dari hasil analisa guru menurut Shulton tingkat kesukarannya hampir sama. Sehingga prediksi bahwa angka 25 persen yang rawan diharapkan bisa lebih kecil.

Sementara itu Pemerhati Pendidikan Kota Malang HM Kamilun Muhtadin kembali menyuarakan betapa UN telah membuat siswa bersedih.

Dalam bait puisinya yang dikirimkan ke redaksi, mantan kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang ini menegaskan UN seolah sebagai harga mati yang harus ditegakkan. Dari Ebtanas, UAN kini menjadi UN. Menurutnya hanya menyiratkan langit harapan yang tenggelam dalam kecemasan. Ia yakin, saat ini para siswa tengah galau pertentangan antara kejujuran dan kenistaan.

‘’Kita ini hanya berbincang tentang mutu yang semu, kita marah pada siswa, marah pada guru dan kepala sekolah, marah pada sms, tapi tidak sempat memarahi diri kita,’’ sesalnya.

Pagu Tak Dinaikkan

Sementara itu, Komisi D DPRD Kota Malang mendesak Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Shofwan untuk tidak menaikan Pagu sekolah negeri pada penerimaan siswa baru (PSB) yang dilakukan secara online. Agar sekolah swasta juga bisa mendapatkan siswa untuk terus mengembangkan sekolahnya.
Hal itu terungkap dalam rapat tindak lanjut laporan keterangan pertanggungjawaban perhitungan anggaran tahun 2008 antara Dinas Pendidikan dengan Komisi D DPRD Kota Malang, kemarin.

“Itu memang tidak banyak dibahas, karena fokus kami pada pelaksanaan program tahun 2008. Tapi, sempat kami sampaikan untuk tidak menambah pagu PSB tahun ini. Pagu untuk tahun ini bisa sama dengan tahun lalu, begitu juga dengan pagu siswa dari luar Kota Malang,’’ kata Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, H. Anang Sulistyono, SH, MH kepada Malang Post, usai hearing dengan Shofwan, kemarin.

Jika ada penambahan pagu sekolah negeri menurutnya, hal itu membuat sekolah swasta kesulitan untuk mendapatkan siswa baru. Semua siswa akan berbondong-bondong mendaftarkan diri ke sekolah negeri. Lambat laun sekolah swasta bisa kolaps karena kekurangan murid, karena pagu sekolah negeri terus ditambah.

Untuk siswa dari luar kota juga tetap 10 persen pagunya. Anggaran yang dikeluarkan untuk pendidikan dari APBD Kota Malang tentunya untuk masyarakat Kota Malang, meski tidak semua anggaran pendidikan didanai APBD, ada juga dana dari APBN.

“Kalau tidak ada pembatasan, nanti warga Kota Malang bisa tidak bersekolah di daerahnya sendiri,” tambahnya.

Shofwan sendiri meyakinkan jumlah pagu sekolah negeri pada PSB tahun ini tidak ada penambah atau pengurangan dari pagu tahun lalu. Pagu yang ditetapkan untuk PSB tahun ini sama dengan pagu tahun lalu, termasuk kuota 10 persen untuk pagu siswa dari luar Kota Malang.

‘’Pagu tetap seperti tahun lalu, tidak ada pengurangan atau penambahan jumlah pagu untuk tahun ini di masing-masing sekolah,’’ ujar Sofwan yang bergegas meninggalkan gedung dewan. (oci/aim/avi/malangpost)

Keywords: , , , , , , ,

& Komentar »

  1. Kalau menurut saya, lebih adil jika UNAS ulangan diberlakukan kepada semua murid se-Indonesia. Karena mungkin masih ada siswa curang yang tidak ketahuan.. Jadi Lebih efisien, semuanya menunggu, tidak sebagian menunggu sebagiannya lagi.. :(

    Komentar oleh safril — 11 Juni 2009 @ 05:17

  2. lebih cepat diumumkan lebih baik!! kalau ad yang gak lulus ya diadakan unas ulang aj…katanya gak ada paket C kan.. emank BSNP gak punya hati apa?! tega banget si BSNP tu..

    Komentar oleh ahonk — 11 Juni 2009 @ 09:04

  3. kesalahan hanya segelintir yang dianggap favorit ya jangan sampai menodai pendidikan dinas pendidikan dong pak, kalo begini ya adakan ujian ulangan aja semuanya, POS nya jalankan yang bener dong

    Komentar oleh martono — 11 Juni 2009 @ 12:14

  4. tlong segera di umumkan zaw
    saya tunggu Informasi lebih lanjutnya…

    Komentar oleh riskon — 11 Juni 2009 @ 19:45

  5. Bukannya ujian ulang itu diadakan karna adanya kecurangan dari siswa yang mendapatkan kunci jawaban. Kalau begitu kenapa masih dikasih ujian ulang? Seharusnya tidak usah agar lain kali mereka kapok dan tidak menyontek lagi. Kalau begini kan merepotkan banyak orang. Pengumuman juga ditunda. Padahal sudah ditunggu-tunggu.

    Komentar oleh Stevani — 12 Juni 2009 @ 07:49

  6. pak saya mau tanya dong, sebenernya pengumuman tanggal berapa sih ?
    saya udah deg deg ser nih nunggu di rumah T_T

    Komentar oleh lenfa — 12 Juni 2009 @ 09:57

  7. PEMERINTAH KHUSUSNYA DEPDIKNAS HARUS LEBIH MEMPERBAIKI KINERJANYA JANGAN SEPERTI TAHUN INI.AGAR KEDEPANNYA UN BISA BERJALAN DENGAN LANCAR AMIN

    Komentar oleh RIBASH — 12 Juni 2009 @ 12:48

  8. yang betul aja lah ..
    masa si pengumumannya di undur ,,
    gak bsa bobok semaleman mikirin nya,,
    masa suka² aj ngundurinnya…
    gaq konsisten x pun pemerintah ini lah …
    kecewa kami sebagai penerus ..

    Komentar oleh wakilsiswa — 13 Juni 2009 @ 16:18

  9. ah
    mga aj lulus…

    Tuhan brkati

    Komentar oleh ojak — 13 Juni 2009 @ 18:46

  10. knp tdk konsekwen dgn jadwal pgumumannya???

    da pda tarottokon nih…….

    hatoplah pakkk….

    aq aj klo sekolah ga pernah telat……

    jgn gra2 nilai setitik rusak susu sakaranjang!!! ^_^

    Komentar oleh ojak — 13 Juni 2009 @ 18:51

  11. mana hasil ujian ??
    dda mau sebulan nganggur dihump
    mau kerja jddi appa ??
    kuliah jgga masii lam ?????????????????????????????????????????

    Komentar oleh hildha — 13 Juni 2009 @ 19:03

  12. jangan cma naikin standard kelulusan tappi pendidikan malah bobrok .
    fasilitas jgga gg menunjang buat sekola”biasa ..
    fasilitas cuma adda disekola” elite !!

    Komentar oleh hildha — 13 Juni 2009 @ 19:05

  13. untuk paket c jaman sekarang untuk appa ??
    mau kuliah jgga jarang yg mau kecuali swasta yg duitnya gede .
    terus mau kerja cleaning service jja belom tent diterima.
    mending langsung ikut paket c hemat biaya .

    Komentar oleh hildha — 13 Juni 2009 @ 19:08

  14. waduh gmn nich kok gak ON-_-TIME sama sekali hasil PENGUMUMAN UAN nya
    terus apakah pengumuman uan tersebut diantar kerumah para siswa apa melalui sekolah

    Komentar oleh jojoba — 14 Juni 2009 @ 06:36

  15. duuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhhhhhh

    pengumumannya kapan mas/mbak????????

    Komentar oleh ningsih — 14 Juni 2009 @ 13:51

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar